Read more about the article Prajurit Kraton Mataram Surakarta Meriahkan Kirab Suran Agung yang Digelar Masyarakat Adat
INOVASI MODERN : Kekayaan seni budaya Jawa yang bersumber dari Kraton Mataram Surakarta dan berkembang di Kota Madiun, mendapat sentuhan inovasi modern seperti desain kostum yang dikenakan kelompok peserta kirab budaya dalam kirab "Suran Agung" yang digelar masyarakat adat setempat, Minggu (21/7) siang tadi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Prajurit Kraton Mataram Surakarta Meriahkan Kirab Suran Agung yang Digelar Masyarakat Adat

Sebagai Salah Satu Agenda Kegiatan Kraton di Bulan Sura Tahun Je 1958 MADIUN, iMNews.id - Sekitar 50-an orang terdiri dari beberapa Bregada Prajurit Kraton Mataram Surakarta, ikut memeriahkan kirab budaya…

0 Comments
Read more about the article Setelah Abad 15, Kabupaten Kudus Tetap Menjadi Kota Religi, Kawasan Industri dan Dagang (seri 2 – bersambung)
SIMBOL IKONIK : Menara Kudus yang menjadi satu kompleks dengan taman Masjid Agung dan makam Sunan Kudus merupakan titik kawasan paling menonjol sebagai simbol ikonik khas Kabupaten Kudus. Simbol ini yang membesarkan dan menjadikannya semakin dikenal luas sebagai Kota Santri, Priyayi, Industri dan Dagang. (foto : iMNews.id/Dok)

Setelah Abad 15, Kabupaten Kudus Tetap Menjadi Kota Religi, Kawasan Industri dan Dagang (seri 2 – bersambung)

Supremasinya Hendak Diruntuhkan, Sejak "Anasir Kiri" Berkembang di Nusantara IMNEWS.ID - PERJALANAN sejarah sebuah peradaban, yang terus berubah dari zaman ke zaman, faktanya selalu diikuti sisi gelap atau negatifnya sebagai sebuah…

0 Comments
Read more about the article Setelah Abad 15, Kabupaten Kudus Tetap Menjadi Kota Religi, Kawasan Industri dan Dagang (seri 1 – bersambung)
MAJLIS KALIJAGA : Pakasa Cabang Kudus juga menurunkan pasukan peserta dengan kostum khas dari Majlis Kalijaga, saat mendukung kirab budaya haul "Mbah Nyai Sindu" yang berada di wilayah Desa Kuthuk, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Kamis (18/7). (foto : iMNews.id/Dok)

Setelah Abad 15, Kabupaten Kudus Tetap Menjadi Kota Religi, Kawasan Industri dan Dagang (seri 1 – bersambung)

Haul "Mbah Nyai Sindu" Jadi Modal Pengembangan Pakasa, Untuk "Mendapatkan" Event Andalan   IMNEWS.ID - PERISTIWA ritual haul wafat seorang tokoh yang dikenal akrab masyarakat Desa Kuthuk, Kecamatan Undaan (Undakan-red), Kabupaten…

0 Comments
Read more about the article Rombongan Mahasiswa China Program “Kursus Budaya Jawa” Berkunjung ke Kraton
CINDERA-MATA : Pimpinan rombongan mahasiswa dari Xihua University yang didampingi Dr Yusana Sasanti Dadtun selaku ketua program/rombongan, saat menerima cinderamata dari Gusti Moeng di akhir kunjungan program "Kursus Budaya Jawa" yang dibuka Jurusan Sastra FIB UNS itu di kraton, Kamis siang (18/7). (foto : iMNews.id/dok)

Rombongan Mahasiswa China Program “Kursus Budaya Jawa” Berkunjung ke Kraton

Mulai Abad 16, China Menularkan Ketrampilan Memasak dan Ukir Kayu SURAKARTA, iMNews.id - Belasan mahasiswa Xihua University, China, Kamis siang (18/7) kemarin berkunjung ke Kraton Mataram Surakarta. Para mahasiswa program…

0 Comments
Read more about the article Makna 1 Sura Tahun Baru 1958 Je Bagi Peradaban Mataram Surakarta di Alam Republik (seri 3 – habis)
PADA POSISINYA : Walau zaman berganti dan berubah menjadi apapun, keberadaan kawanan mahesa bula pusaka kraton keturunan Kiai Slamet tetap pada posisinya sebagai satwa piaraan yang dilindungi dan dikeramatkan. Bahkan selalu menjadi "cucuk lampah" di barisan paling depan dalam kirab pusaka di malam 1 Sura. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Makna 1 Sura Tahun Baru 1958 Je Bagi Peradaban Mataram Surakarta di Alam Republik (seri 3 – habis)

Sudah Teruji dan "Survive" Ratusan Tahun, Dan Akan Terus Dibutuhkan Sepanjang Zaman IMNEWS.ID - DENGAN mencermati peristiwa kirab menyambut Tahun Baru Jawa/Hijriyah di malam 1 Sura dari tahun ke tahun, dari…

0 Comments
Read more about the article Makna 1 Sura Tahun Baru 1958 Je Bagi Peradaban Mataram Surakarta di Alam Republik (seri 2 – Won Poerwono)
TANDA-TANDA : Melihat suasana berebut janur penghias topengan Kori Kamandungan saat berlangsung ritual kirab pusaka menyambut Tahun Baru Jawa/Hijriyah, Minggu malam (7/7) itu, terkesan ada tanda-tanda kembalinya kegitimasi terhadap agenda upacara adat dan eksistensi Kraton Mataram Surakarta. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Makna 1 Sura Tahun Baru 1958 Je Bagi Peradaban Mataram Surakarta di Alam Republik (seri 2 – Won Poerwono)

Ada Tanda-tanda Kembalinya Daya Dukung Legitimasi dari Masyarakat yang Ikut Menyaksikan IMNEWS.ID - PERSOALAN sesi pendataan ulang para petugas pembawa pusaka yang disuguhkan agak menyimpang dari supremasi etika dan estetika yang…

0 Comments
Read more about the article Makna 1 Sura Tahun Baru 1958 Je Bagi Peradaban Mataram Surakarta di Alam Republik ( seri 1 – Won Poerwono)
HENDAK DIBERANGKATKAN : Kawanan mahesa pusaka keturunan Kiai Slamet disiapkan di dekat Kori Brajanala Lor atau halaman Kamandungan, menjelang diberangkatkan menjadi "cucuk lampah" kirab pusaka menyambut Tahun Baru Jawa/Hijriyah pada malam 1 Sura/Muharam yang tepat, Minggu malam (7/7) lalu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Makna 1 Sura Tahun Baru 1958 Je Bagi Peradaban Mataram Surakarta di Alam Republik ( seri 1 – Won Poerwono)

Kehilangan Daya Dukung Pada Masa Transisi, Menandai Fenomena "Nut Jaman Kelakone" IMNEWS.ID - PERISTIWA upacara adat kirab pusaka menyambut pergantian Tahun Jawa dari 1957 Jumawal ke Tahun 1958 Je dimulai 1…

0 Comments
Read more about the article Kirab Pusaka Menyambut Tahun Baru Jawa/Hijriyah, Justru Tidak Menyertakan Prajurit dan Korsik
PENJOR JANUR : di Sepanjang Jalan Veteran, hiasan pemeriah kirab pusaka menyambut Tahun Baru Jawa/Hijriyah 1 Sura berupa penjor janur, hanya terpasang di gapura Gading pintu masuk ke Alun-alun Kidul. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Kirab Pusaka Menyambut Tahun Baru Jawa/Hijriyah, Justru Tidak Menyertakan Prajurit dan Korsik

Sudah Ada Sejak Zaman Sultan Agung, Diikuti Mahesa Kiai Slamet Mulai Zaman Mataram Surakarta SURAKARTA, iMNews.id - Kirab pusaka menyambut datangnya Tahun Baru Jawa sekaligus Tahun Baru Hijriyah yang akan…

0 Comments
Read more about the article Pembelajaran Musik Iringan Berbaris Prajurit, Demi Kelangsungan Kraton Mataram Surakarta (seri 2- habis)
TEKNIS MENIUP : MNg Rahmad Setyo Suwitodharma (instruktur Korsik Sura Praja) sedang memperagakan meniup terompet yang menggunakan tombol atau "tut", karena jenis suara instrumen terompet yang hendak ditularkan KRAT Hendro Yudonagoro adalah terompet tanpa "tut. Perbedaan antara kedua instrumen itu sedang dibicarakan, siang itu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Pembelajaran Musik Iringan Berbaris Prajurit, Demi Kelangsungan Kraton Mataram Surakarta (seri 2- habis)

"Vokalisasi" yang Terdengar "Baris Terik-Tempe", Menjadi "Lirik" yang Pas, Khas dan Ikonik IMNEWS.ID - SEBUAH diskusi kecil antara empat prajurit Kraton Mataram Surakarta yang dipimpin KRAT Hendro Joyonagoro dengan KRA Bambang…

0 Comments