Read more about the article Semua Bersiap-siap Mahargya Jumenengan-nata Sinuhun PB XIV Hangabehi (seri 1-bersambung)
LEBIH 10 TAHUN : Bale Rata (kandang kereta) di kompleks Kamandungan Kraton Mataram Surakarta, adalah wajah depan bangunan utama kraton. Sudah lebih satu dekade tak terurus, kini mendapat giliran direnovasi Bebadan Kabinet 2004. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Semua Bersiap-siap Mahargya Jumenengan-nata Sinuhun PB XIV Hangabehi (seri 1-bersambung)

Bagian yang Terlewatkan di Tahun 2004, Bisa Diwujudkan Kali Ini IMNEWS.ID - TIGA agenda upacara adat penting yang menjadi target Bebadan Kabinet 2004 dan semua elemen masyarakat adatnya, secara umum sudah…

0 Comments
Read more about the article Semangat Baru Penjaga Eksistensi Mataram Surakarta, di Awal Era Baru (seri 3-habis)
SEBAGAI KEWAJARAN : Suasana wilujengan hajad-dalem Gunungan di Masjid Agung seperti ini, menjadi bagian yang selalu tonjolkan Bebadan Kabinet 2004, agar gampang dikenali publik sebagai kewajaran ritual puncak Sekaten Garebeg Mulud. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Semangat Baru Penjaga Eksistensi Mataram Surakarta, di Awal Era Baru (seri 3-habis)

Memberi Contoh Perbedaan Mendasar Antara yang "Njawa" dan "Nyebal" IMNEWS.ID - "DUPLIKASI" upacara adat Sekaten Garebeg Mulud 2026 yang dilakukan kelompok "sebelah" ("sabrang"), terhadap agenda ritual yang sama yang digelar Bebadan…

0 Comments
Read more about the article Semangat Baru Penjaga Eksistensi Mataram Surakarta, di Awal Era Baru (seri 2-bersambung)
HORMATI PROTOKOLER : Walau selaku pimpinan Bebadan Kabinet 2004 dan Ketua Umum LDA, Gusti Moeng tetap mengambil jarak dari Sinuhun PB XIV Hangabehi. Begitu pula KGPH Madu dan Gusti Ayu, yang tetap menghormati protokoler upacara adat. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Semangat Baru Penjaga Eksistensi Mataram Surakarta, di Awal Era Baru (seri 2-bersambung)

Iri, Dengki dan Sifat-sifat Jahat, Bisa Tampak dari Caranya "Memuliakan" IMNEWS.ID - CONTOH perbedaan yang tak diduga karena tak sengaja terjadi dalam gelar puncak upacara hajad-dalem Gunungan Sekaten Garebeg Mulud 2026,…

0 Comments
Read more about the article Semangat Baru Penjaga Eksistensi Mataram Surakarta, di Awal Era Baru (seri 1-bersambung)
"GUNUNGAN KAKUNG" : Hajad-dalem Gunungan "kakung" saat diusung menuju Masjid Agung pada puncak upacara adat Sekaten Garebeg Mulud 2026, yang digelar Bebadan Kabinet 2004, Rabu pagi (26/8) lalu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Semangat Baru Penjaga Eksistensi Mataram Surakarta, di Awal Era Baru (seri 1-bersambung)

Busana "Sikepan Ageng Dodotan Sampir Kunca", Menjadi Pembeda dengan "Sebelah" IMNEWS.ID - TANGGAL 26 Agustus 2026 pada hari Rabu Kliwon, 12 Sapar Tahun Be 1960 (kalender Jawa) yang baru saja berlalu,…

0 Comments
Read more about the article Malam Penutupan “SAF 2026” Menjadi Sajian Anti Klimaks Pentas Seni Sekaten
EFEK WARNA : Sajian tari "Merajut Asa Nusantara" (Sanggar Tari Amarta), Selasa (125/8), dengan permainan kain berkomposisi warna mencolok, memberi efek warna yang estetik saat terkena cahaya panggung di malam terakhir SAF 2026 TARI itu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Malam Penutupan “SAF 2026” Menjadi Sajian Anti Klimaks Pentas Seni Sekaten

Sanggar Tari Amarta Karanganyar "Penyumbang" Suporter Paling Banyak SURAKARTA, iMNews.id - Sanggar Tari Amarta (Karanganyar) "menyumbang" suporter paling banyak dan jumlah penari paling banyak pada malam penutupan event "Sekaten Art…

0 Comments
Read more about the article Siapa yang Bertanggungjawab Melindungi Produk Kerajinan Khas Sekaten? (Seri 3-habis)
FENOMENA PLASTIK : Sekaten tahun 2025 bahkan sebelumnya, fenomena dagang produk pabrikan berbahan plastik sudah bertebaran di arena "Maleman Sekaten" di Alun-alun Lor maupun halaman Masjid Agung. Fenomena ini ancaman serius. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Siapa yang Bertanggungjawab Melindungi Produk Kerajinan Khas Sekaten? (Seri 3-habis)

Benarkah Peradaban Zaman Sudah Tidak Butuh Simbol Khas Ikonik Sekaten? IMNEWS.ID - SETELAH pertanyaan "Siapa yang bertanggungjawab melindungi produk kerajinan khas Sekaten?" sudah terjawab (iMNews.id, 22/8), kini giliran ada pertanyaan berikut…

0 Comments
Read more about the article Semalam, Sanggar Tari “Giri Alit” Sajikan Sendratari “Ramayana”
ANOMAN OBONG : Adegan "Anoman Obong" adalah peristiwa Anoman membakar kedhaton Alengkadiraja yang menjadi bagian epos (Sendratari) Ramayana. Adegan ini masih bisa disajikan walau sekilas dari 14 menit sajian di Sekaten Art Festival 2026. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Semalam, Sanggar Tari “Giri Alit” Sajikan Sendratari “Ramayana”

Digelar di Ajang "Sekaten Art Festival 2026" di Pendapa Sitinggil Lor SURAKARTA, iMNews.id - Pentas seni "Sekaten Art Festival 2026" semalam kembali meneruskan kegiatannya di tengah berlangsungnya "Maleman Sekaten" dan…

0 Comments
Read more about the article Siapa yang Bertanggungjawab Melindungi Produk Kerajinan Khas Sekaten? (Seri 2-bersambung)
HANYA TERSELIP : Jenis mainan dari bambu bernama "Gangsingan" yang tiga dekade lalu masih menjadi simbol ikonik Sekaten di Alun-alun Lor dan Masjid Agung, kini hanya terselip di antara berbagai jenis dagangan salah satu peserta stan. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Siapa yang Bertanggungjawab Melindungi Produk Kerajinan Khas Sekaten? (Seri 2-bersambung)

Jangankan Simbol-simbol Ikonik Sekaten, Kratonnya Dibiarkan Tanpa Proteksi IMNEWS.ID - MASA transisi dari kepemimpinan lama ke tokoh pemimpin yaitu Sinuhun PB XIV Hangabehi, kini menjelang berakhir ketika momentum final yang ditunggu-tunggu…

0 Comments
Read more about the article Siapa yang Bertanggungjawab Melindungi Produk Kerajinan Khas Sekaten? (Seri 1-bersambung)
DIKEPUNG MODERNITAS : Di halapan Masjid Agung yang tiga dekade lalu menjadi tempat "pertahanan terakhir" simbol-simbol ikonik tradisi kerakyatan Sekaten, kini sudah nyaris lenyap terkepung simbol-simbol ekonomi/dagang modernitas. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Siapa yang Bertanggungjawab Melindungi Produk Kerajinan Khas Sekaten? (Seri 1-bersambung)

Kehadiran Ikon Khas Pasar Tradisi yang Merakyat Sudah Tidak Relevan? IMNEWS.ID - MENJAGA eksistensi Kraton Mataram Surakarta, ternyata menjadi salah satu tantangan terbesar bagi kehidupan di peradaban zaman kapanpun, ketika kehidupan…

0 Comments
Read more about the article Prof Fumiko Tamura Teliti “Gong” Gamelan di Asia, Termasuk Milik Kraton (seri 3-habis)
SANG MAESTRO : Reputasi Gusti Moeng sebagai tokoh pelestari seni budaya khas Kraton Mataram Surakarta, karena terjun langsung dalam berbagai peran di seni tari. Kapasitas inilah yang pantas menempatkannya sebagai Mestro Tari. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Prof Fumiko Tamura Teliti “Gong” Gamelan di Asia, Termasuk Milik Kraton (seri 3-habis)

Menempatkan Gusti Moeng Sebagai Maestro Tari, Memberinya Penghargaan Award IMNEWS.ID - DI mata lembaga masyarakat kampus Fukuoka University, Jepang, Prof Fumiko Tamura (70) tahun bukan hanya seorang anggota sivitas akademinya seperti…

0 Comments