Read more about the article “Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 2 – bersambung)
TANGAN PANJANG : KRRA Panembahan Didik Alap-alap Gilingwesi Singonagoro ini, bersama para warga Pakasa Cabang Kudus yang dipimpinnya, telah menjadi "tangan panjang" Pakasa Punjer dan Kraton Mataram Surakarta, dalam tugas-tugas pelestarian Budaya Jawa. Jasa-jasa Pakasa menjadi tulang-punggung kraton, patut dihargai. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 2 – bersambung)

TANGAN PANJANG : KRRA Panembahan Didik Alap-alap Gilingwesi Singonagoro ini, bersama para warga Pakasa Cabang Kudus yang dipimpinnya, telah menjadi "tangan panjang" Pakasa Punjer dan Kraton Mataram Surakarta, dalam tugas-tugas pelestarian Budaya Jawa. Jasa-jasa Pakasa menjadi tulang-punggung kraton, patut dihargai. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

0 Comments
Read more about the article “Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 1 – bersambung)
PRESIDEN RI : Kepada Presiden RI ke-4 Gus Dur, hadiah gelar kehormatan atau "Anon-anon" Kanjeng Pangeran (KP) diserahkan Sinuhun PB XII kepada Presiden RI ke-4 Gus Dur yang saat itu bersama Mensesneg Moerdiono, dalam sebuah upacara di Pendapa Sasana Sewaka, awal tahun 2000. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 1 – bersambung)

KP Budayaningrat : "Gelar Anon-anon Itu Hadiah Kehormatan. Sebenarnya tak Mengenal Naik Pangkat" IMNEWS.ID - BELUM lama ini sebuah media online memberitakan soal gelar kekerabatan yang masih banyak dipakai masyarakat etnis Jawa,…

0 Comments
Read more about the article “Dukungan Pemerintah” Untuk Para “Pembangkang” Putusan MA di Kraton Mataram Surakarta (seri 2 – habis)
HADAPI PEMBANGKANGAN : Putra mahkota KGPH Hangabehi menjadi salah satu tokoh generasi pemuda calon pemimpin Kraton Mataram Surakarta yang harus ikut menghadapi sikap "pembangkangan" lembaga ayahandanya, Sinuhun PB XIII, ketika memimpin utusan-dalem di ritual Garebeg Mulud, tahun lalu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Dukungan Pemerintah” Untuk Para “Pembangkang” Putusan MA di Kraton Mataram Surakarta (seri 2 – habis)

Kini, "Solusi" untuk Kerukunan Semua Kerabat Besar Itu Sudah Mustahil, Entah Nanti IMNEWS.ID - TELAAH dari sisi hukum untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi sejak putusan Mahkamah Agung (MA) terbit pada…

0 Comments
Read more about the article Amangkurat Mas Tokoh yang Mempersingkat Jarak Kekerabatan Mataram dan Leluhur Kediri (Seri 2 – habis)
SEPERTI ORANG LAIN : Karena tinggal beberapa benda fisik dan sulit dilihat publik secara luas, maka sulit sekali mengidentifikasi dari yang tampak di Kraton Mataram Surakarta ini, ketika hendak melihat jejak kedekatan dengan para leluhurnya di Kediri (abad 12). (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Amangkurat Mas Tokoh yang Mempersingkat Jarak Kekerabatan Mataram dan Leluhur Kediri (Seri 2 – habis)

Antara Mataram dan Kediri, Terlalu Lama "Dibiarkan Terpenggal", Seakan-akan tak Ada Hubungannya IMNEWS.ID - ADA rentang waktu yang sangat panjang antara zaman Kraton Kediri (abad 12), ketika dikoneksikan ke zaman Kraton…

0 Comments
Read more about the article Pakasa Cabang Jepara Memulai “Ngaloka Budaya” dengan “Bukak Kendang” di Tahun Kegiatan 2025
TANDA PEMBUKAAN : Nur Hidayat selaku Ketua Komisi C DPRD Jepara, memukul gong tanda pembukaan resmi upacara peluncuran buku cerpen "Wayang Kulit Purwo" yang digelar Pakasa Cabang Jepara di sekretariat cabang yang juga kediaman KP Bambang S Adiningrat (Ketua Pakasa), di Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, Sabtu siang (18/1). (foto : iMNews/Dok)

Pakasa Cabang Jepara Memulai “Ngaloka Budaya” dengan “Bukak Kendang” di Tahun Kegiatan 2025

Luncurkan Buku "Cerpen Wayang Kulit" di Tengah Gelombang Generasi "Gila Dunia Maya" JEPARA, iMNews.id - Untuk kali keempat di tahun 2025 ini, Pakasa Cabang Jepara kembali menjalankan kegiatannya dalam rangka…

0 Comments
Read more about the article Amangkurat Mas Tokoh yang Mempersingkat Jarak Kekerabatan Mataram dan Leluhur Kediri (Seri 1 – bersambung)
TAK KELIHATAN : Secara fisik, wajah bangunan depan Kraton Mataram Surakarta ini memang sama sekali tidak kelihatan sedikitpun mewarisi gaya arsitektur atau simbol-simbol kebesaran Kraton Kediri (abad 12). Tetapi, dalam beberapa kepemimpinan Raja Mataram dari Kartasura hingga Surakarta, punya simbol kekagumannya. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Amangkurat Mas Tokoh yang Mempersingkat Jarak Kekerabatan Mataram dan Leluhur Kediri (Seri 1 – bersambung)

Heboh Silang-Pendapat Soal Makamnya, Positif untuk Menggugah Kesadaran Publik IMNEWS.ID - BELUM LAMA ini, di dunia maya kembali muncul perbincangan hangat karena terjadi silang-pendapat yang membahas soal lokasi makam Raja ke-6…

0 Comments
Read more about the article “Dukungan Pemerintah” Untuk Para “Pembangkang” Putusan MA di Kraton Mataram Surakarta (seri 1 – bersambung)
MEMBERI PENJELASAN : KPH Edy Wirabhumi selaku Pimpinan Eksekutif LHKS saat memberi penjelasan mengenai peristiwa bersejarah eksekusi putusan MA atau "Dekrit LDA", yang dilakukan tim eksekusi PN Surakarta di sela-sela ritual haul Sultan Agung yang digelar di Sasana Handrawina, 8 Agustus 2024. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Dukungan Pemerintah” Untuk Para “Pembangkang” Putusan MA di Kraton Mataram Surakarta (seri 1 – bersambung)

Akibat "Over Sensitivitas" Atau Memang Punya Maksud Lain? IMNEWS.ID - SECARA langsung atau tidak, di berbagai jenjang kelembagaan struktural pemerintahan, legislatif, yudikatif dan lembaga TNI maupun Polri, sangat pantas diasumsikan mengetahui…

0 Comments
Read more about the article Hampir Tiap Kabupaten di Zaman Mataram, Punya Besalen dan Pande Besi (seri 12 – habis)
TEMPA KERIS : Gusti Moeng mendapat kesempatan menempa keris di ajang "Pekan Keris" yang digelar di Museum Keris Nusantara, tahun 2021. Kegiatan pameran dan bursa Tosan Aji untuk memeriahkan pengembalian salah satu keris aset Mataram Surakarta waktu itu, disertai demo para empu pengelola besalen setempat. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Hampir Tiap Kabupaten di Zaman Mataram, Punya Besalen dan Pande Besi (seri 12 – habis)

Pakasa Cabang Kudus "Menguasai" Dekat Sekali Objek Materi yang Akan Dilestarikannya IMNEWS.ID - SAMPAI seri 12 artikel yang mengungkap hal-ikhwal tentang keris, besalen pusaka tradisional, besalen gamelan dan latar-belakang kesejarahan pihak…

0 Comments
Read more about the article Hampir Tiap Kabupaten di Zaman Mataram, Punya Besalen dan Pande Besi (seri 11 – bersambung)
PRODUK BESALEN : Gamelan Sekaten Kiai Guntur Sari, dari buku "Sinuhun Sugih" disebut sebagai produk besalen yang ada pada zaman Sinuhun PB IV. Bila benar demikian, bisa produk besalen yang ada di Kampung Kemlayan, Kota Surakarta, atau bisa juga produk besalen gamelan di Kabupaten Kudus. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Hampir Tiap Kabupaten di Zaman Mataram, Punya Besalen dan Pande Besi (seri 11 – bersambung)

Mungkinkah Besalen-besalen di Kudus "Memasok" Senjata dan Gamelan Sampai Sinuhun PB IV? IMNEWS.ID - HINGGA kini memang belum ada studi penelitian yang secara khusus menggali informasi dan fakta sejarah soal keberadaan…

0 Comments
Read more about the article Hampir Tiap Kabupaten di Zaman Mataram, Punya Besalen dan Pande Besi (seri 10 – bersambung)
DAYA TARIK : Untuk "memasyarakatkan" kembali agar generasi masa kini mencitai keris sebagai kekayaan kehidupan pribadi setiap insan Jawa, Pakasa Cabang Kudus punya cara sendiri. Yaitu membuat replika keris ukuran jumbo sampai 4 meter panjangnya, untuk keperluan properti kirab sebagai daya tarik. (foto : iMNews.id/Dok)

Hampir Tiap Kabupaten di Zaman Mataram, Punya Besalen dan Pande Besi (seri 10 – bersambung)

Bagaimana Jika dari Kyai Glongsor Bisa Membuka Fakta Lebih Luas Lagi Tentang Kudus? IMNEWS.ID - BESALEN di Desa Sumber Hadipolo dan Desa Bareng (Kecamatan Jekulo), di Desa Sumber (Kecamatan Tenggeles) dan…

0 Comments