Read more about the article “Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 8 – bersambung)
ABDI-DALEM CAMPURAN : Suasana upacara wisuda yang digelar di Bangsal Smarakata, 14 Desember 2024 lalu, sering terjadi di luar kraton selama 2017-2022. Abdi-dalem yang diwisuda campuran, antara yang suwita melalui Pakasa, maupun tak punya saluran pasuwitan. Tetapi, semuanya masih minim pembekalan pengetahun dan pedomannya. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 8 – bersambung)

KP Budayaningrat : "Pangkat dan gelar abdi-dalem anon-anon bisa naik, itu karena gawa-gawe". IMNEWS.ID - SEMULA, apa yang pernah dialaminya dianggap sebagai kondisi yang luar biasa (force majeur) karena tidak ditemukan…

0 Comments
Read more about the article Kraton Gelar Wilujengan “Mapag Ruwah”, Sekaligus “Sungsuman” Sehabis Tingalan Jumenengan
MEMBERI SAMBUTAN : Gusti Moeng saat memberi sambutan di sela-sela ritual donga wilujengan "Mapag Wulan Ruwah" yang digelar di Bangsal Smarakata, Jumat (31/1) siang tadi. Selanjutnya, ritual Nyadran akan mulai dilaksanakan dengan ziarah di Astana Pajimatan Laweyan dan Pengging (Boyolali), Minggu (2/2). (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Kraton Gelar Wilujengan “Mapag Ruwah”, Sekaligus “Sungsuman” Sehabis Tingalan Jumenengan

Minggu 2 Februari Mulai Nyadran di Astana Pajimatan Laweyan dan Pengging (Boyolali) SURAKARTA, iMNews.id - Jumat (31/1) siang tadi mulai pukul 13.00 WIB, Kraton Mataram Surakarta menggelar donga wilujengan "Mapag…

0 Comments
Read more about the article “Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 7 – bersambung)
BISA DINILAI : Melalui pisowanan dalam upacara adat di kraton seperti ini, cara berbusana para abdi-dalem bisa dinilai apakah sudah sesuai dengan aturan adat baku yang berlaku atau tidak? Kekeliruan atau pelanggaran yang terjadi, perlu dirunut ke belakangan bagaimana proses seleksi dan edukasinya?. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 7 – bersambung)

KP Budayaningrat : "Saya dulu juga dari pangkat Mantri dan Penewu. Pakasa-pun juga bisa begitu". IMNEWS.ID - MASA transisi dari Sinuhun PB X (1893-1939) ke penggantinya, Sinuhun PB XI (1939-1945) kemudian…

0 Comments
Read more about the article “Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 6 – bersambung)
EXTRA-ORDINARY : Dalam kesempatan "extra-ordinary" seperti perayaan HUT Pakasa seperti yang digelar Desember 2024 lalu, busana adat kebesaran untuk jabatan "Bupati Manca" diperagakan sejumlah figur Ketua Pakasa Cabang karena jabatannya mirip pejabat "Bupati" di zaman "nagari" Mataram Surakarta (1745-1945). (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 6 – bersambung)

"Gawa-gawe" Menjadi Dasar Menilai Kepantasan "Gelar-Kepangkatan" Abdi-dalem   IMNEWS.ID - SELAIN susunan gelar-kepangkatan, jenis kelengkapan busana adat yang sesuai dan atribut perlengkapan sebagai simbolnya seperti songsong misalnya, KRRA Panembahan Didik Alap-alap…

0 Comments
Read more about the article Anggara Kasih Siang Tadi, Kraton “Ngisis Ringgit” Seisi Kotak Kanjeng Kiai Kadung
MEMBUNGKUS KEMBALI : Gusti Moeng bersama para abdi-dalem yang bertugas tampak membungkus kembali anak wayang Bathara Guru dengan kantong khusus, saat ritual "Ngisis Ringgit" sekotak wayang Kanjeng Kiai Kadung digelar di "gedhong" Sasana Handrawina, pada weton Anggara Kasih atau Selasa Kliwon, (28/1) siang tadi. (foto : iMNews/id/Won Poerwono)

Anggara Kasih Siang Tadi, Kraton “Ngisis Ringgit” Seisi Kotak Kanjeng Kiai Kadung

Dipimpin Langsung Gusti Moeng, 400 Lebih Anak Wayang tak Ada yang Rusak SURAKARTA, iMNews.id - Selasa, 28 Januari yang tepat pada weton Kliwon atau dalam penanggalan Jawa disebut Anggara Kasih,…

0 Comments
Read more about the article “Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 5 – bersambung)
PALING TEPAT : Salah satu cara transfer knowledge pengetahuan "pasuwitan" dan segala prasyarat adatnya, paling tepat memang melalui saluran Sanggar Pasinaon Pambiwara. Untuk efisiensi dan efektivitas waktu tetapi kebutuhan terpenuhi, bisakah "pasuwitan" warga Pakasa melalui saluran ini?. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 5 – bersambung)

Sanggar Pasinaon dan Pasipamarta, Wajib Mengurus Kesiapan Bekal Adat Elemen Pakasa IMNEWS.ID - SEBAGAI salah seorang yang pernah banyak "membantu" KPA Winarno Kusumo (alm) berkecimpung di bidang penyiapan perangkat spriritual keperluan…

0 Comments
Read more about the article “Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 4 – bersambung)
TAAT DAN PATUH : Rombongan warga Pakasa Cabang Kudus yang dipimpin langsung ketuanya, KRRA Panembahan Didik Gilingwesi, di dalam berbagai kesempatan seperti ritual tingalan jumenengan seperti yang digelar, Sabtu (25/1), selalu memperlihatkan sikap abdi-dalem yang taaat dan patuh aturan adat, terutama dalam berbusana. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 4 – bersambung)

Untuk Kebutuhan Mendasar dan Mendesak, Pakasa Cabang Kudus Sudah Bisa Menjadi Contoh Ideal IMNEWS.ID - SEPULANG dari mengikuti "pisowanan" upacara adat tingalan jumenengan yang digelar di Pendapa Sasana Sewaka, Sabtu (25/1),…

0 Comments
Read more about the article “Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 3 – bersambung)
PERLU DICERMATI : Songsong dan segala atribut perlengkapan untuk seorang pangeran putra-dalem sebagai putra-mahkota, pasti dipersiapkan aturan protokolernya, di manapaun, seperti yang dikenakan oleh KGPH Hangabehi saat hadir di haul Ki Ageng Ngerang, di Desa Ngerang, Patim beberapa waktu lalu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Gelar-Sesebutan” Berubah Ketika Lembaga (Pemerintahan) Normatif Menjadi Lembaga Budaya (seri 3 – bersambung)

Soal Gelar Kepangkatan Mungkin Awam Bagi Warga Pakasa, Tetapi Tidak Bagi Ketua Pakasa Kudus IMNEWS.ID - KALAU referensi, definisi dan makna filosofi gelar sesebutan mungkin masih "gelap-gulita" bagi warga Pakasa dan…

0 Comments
Read more about the article Esensi Tingalan Jumenengan, “Njumenengaken” Kagungan-dalem Pusaka Bedhaya Ketawang
GLADEN TARI : Selama sepekan menjelang ritual tingalan jumenengan seperti yang baru saja lewat, tarian sakral Bedhaya Ketawang selalu disajikan rutin tiap malam di Pendapa Sasana Sewaka, sampai Rabu (22/1) malam. Latihan atau gladen tari itu juga merupakan rangkaian tatacara tahapan upacara tingalan. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Esensi Tingalan Jumenengan, “Njumenengaken” Kagungan-dalem Pusaka Bedhaya Ketawang

Besok Upacara Adat Ulang Tahun Tahta Digelar, Bebadan Kabinet 2004 tak Mengundang Siapapun SURAKARTA, iMNews.id - Sabtu, (25/1) besok tepat tanggal 25 Rejeb/Rajab Tahun Je 1958, Kraton Mataram Surakarta akan…

0 Comments
Read more about the article Seribuan Warga Pakasa Cabang Kudus Akan Meriahkan Event-nya, Kirab Ritual “Mapag Wulan Ruwah”
SIMBOL KHAS : Songsong bersusun, walau banyak kemiripan dengan yang ada di Pulau Dewata, tetapi songsong milik warga Pakasa Cabang Kudus ini sangat khas. Menjadi tampak indah, meriah dan megah saat digunakan sebagai atribut kirab pada ritual "Mapag Wulan Ruwah" tahun lalu. (foto : iMNews.id/Dok)

Seribuan Warga Pakasa Cabang Kudus Akan Meriahkan Event-nya, Kirab Ritual “Mapag Wulan Ruwah”

Diminta Grup "Kafari", Rutenya Keliling Desa Margorejo (Dawe) untuk "Perkenalkan" Kembali Budaya Jawa KUDUS, iMNews.id - Pengurus Pakasa Cabang Kudus akan kembali menggelar kirab budaya untuk menyambut datangnya bulan Ruwah…

0 Comments