Read more about the article Wayang Gedhog Kanjeng Kiai Jayeng Katong, Baru Separo Selesai Dibuat Ditinggal Wafat (seri 1 -bersambung)
ELEMEN BERKELAS : Sekotak wayang kulit Kanjeng Kiai (KK) Jayeng Katong, adalah elemen seni pertunjukan wayang kulit berkelas karya abdidalem Empu wayang di zaman Sinuhun PB IV. Gusti Moeng memimpin tatacara mengeluarkan sekotak wayang ini dalam ritual "Ngesis Wayang weton Anggara Kasih", Selasa Kliwon (28/2) lalu.(foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Wayang Gedhog Kanjeng Kiai Jayeng Katong, Baru Separo Selesai Dibuat Ditinggal Wafat (seri 1 -bersambung)

Karya Fisik dan Non-Fisik Para Empu, yang Berkualitas dan Berkelas IMNEWS.ID - SENI pertunjukan wayang kulit atau pedalangan atau pakeliran, merupakan salah satu puncak peradaban Jawa sekaligus puncak peradaban Mataram, dan…

0 Comments
Abdidalem Bedaya
ABDIDALEM BEDAYA : Mencermati proses masuknya abdidalem bedaya ke ruang tengah Pendapa Sasana Sewaka saat tarian sakral Bedaya Ketawang hendak disajikan pada ritual tingalan jumenengan, jelas sekali melukiskan bahwa Kraton Mataram Surakarta punya sistem tata-nilai paugeran adat yang harus dipatuhi semua warga dinasti itu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Upacara Adat Tingalan Jumenengan, dari Berbagai Aspek dan Beberapa Sinyal Simbolik (seri 4 – habis)

Proses "Perdamaian" dan Penegakan Disiplin Terasa Berat IMNEWS.ID - ASPEK "perdamaian" yang berkelanjutan atau proses yang berjalan di tingkat bawah serta penegakan disiplin menjaga sistem tata-nilai paugeran adat, merupakan dua hal…

0 Comments
Read more about the article Upacara Adat Tingalan Jumenengan, dari Berbagai Aspek dan Beberapa Sinyal Simbolik (seri 3 – bersambung)
SEMANGAT MEMPERBAIKI : Sebagai generasi muda, Gusti Timoer menjadi salah satu simbol semangat untuk memperbaiki tata laksana sistem nilai paugeran adat ke depan, melalui momentum ritual "tingalan jumenengan perdamaian", 16 Februari 2023. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Upacara Adat Tingalan Jumenengan, dari Berbagai Aspek dan Beberapa Sinyal Simbolik (seri 3 – bersambung)

Momentum untuk Mengagumi Diri dan Budayanya IMNEWS.ID - DARI berbagai momentum yang manfaatnya bisa dirasakan saat berada di tengah-tengah peristiwa upacara adat tingalan jumenengandalem SISKS Paku Buwana XIII, Kamis Pon (16/2),…

0 Comments
Upacara adat "tingalan jumenengan perdamaian"
JADI MOMENTUM : Upacara adat "tingalan jumenengan perdamaian" menjadi momentum yang tepat tampilnya generasi muda seperti GKR Timoer Rumbai Kusumadewayani, yang mulai berperan dalam sajian tari Bedaya Ketawang sebagai supremasi kelembagaan Kraton Mataram Surakarta. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Upacara Adat Tingalan Jumenengan, dari Berbagai Aspek dan Beberapa Sinyal Simbolik (seri 2- bersambung)

Menjadi Momentum Bagi Siapa Saja dan Untuk Keperluan Apa Saja IMNEWS.ID - SETELAH aspek popularitas antara supremasi kelembagaan dan figur pemimpin adatnya, aspek "perdamaian" antara SISKS PB XIII dengan adik kandungnya,…

0 Comments
Abdidalem dalang senior Ki KRT Panut Darmoko (alm)
BAGIAN ATRAKSI : Abdidalem dalang senior Ki KRT Panut Darmoko (alm) yang memimpin ritual "Ngesis Wayang" jauh sebelum 2017, terlihat hanya menunjukkan tokoh wayang tertentu. Tetapi cara itu menjadi bagian atraksi yang mengedukasi sangat menarik bagi publik. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Tiap Kotak Wayang Koleksi Kraton, Menunggu 2 Tahun untuk Bisa “Diangini” (seri 4 – habis)

Baru Merawat Alatnya Saja, Sudah Jadi Peristiwa Menarik IMNEWS.ID - RITUAL "Ngesis Wayang" yang digelar saat datang weton Anggara Kasih atau Selasa Kliwon tiap siklus 35 hari sekali itu, adalah upacara…

0 Comments
Read more about the article Sasana Wilapa Gelar Geladi Prajurit untuk Persiapan Tingalan Jumenengan
DEPAN TOPENGAN : Protokol penghormatan pisowanan tingalan jumenengan Sinuhun PB XIII, 16 Februari nanti, siang tadi diperagakan oleh para prajurit dalam gladen yang digelar Pengageng Sasana Wilapa, tepat di depan topengan Pendapa Sasana Sewaka.(foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sasana Wilapa Gelar Geladi Prajurit untuk Persiapan Tingalan Jumenengan

"Angin Perdamaian" Agak Tersendat-sendat di Level Prajurit SURAKARTA, iMNews.id - Mendekati hari pelaksanaan upacara adat "tingalan jumenengandalem" yang ke-19 SISKS Paku Buwana (PB) XIII pada 16 Februari ini, Kraton Mataram…

0 Comments
Read more about the article Tiap Kotak Wayang Koleksi Kraton, Menunggu 2 Tahun untuk Bisa “Diangini” (seri 3 – bersambung)
UNSUR MENARIK : Unsur ritualnya, "Ngesis Wayang" tiap weton Anggara Kasih tentu akan menjadi event menarik, karena ada tatacara baku yang sebenarnya adalah teknis proses perawatan anak wayang. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Tiap Kotak Wayang Koleksi Kraton, Menunggu 2 Tahun untuk Bisa “Diangini” (seri 3 – bersambung)

Keunikan dan Nilainya Dihargai Unesco Sebagai Warisan tak Benda IMNEWS.ID - BAGI publik secara luas, selain bentuk-bentuk upacara adat, tradisi dan budaya serta sistem tata-nilai paugeran adat dan turunannya yang masih…

0 Comments
Ritual "Ngesis Wayang"
TATACARANYA MENARIK : Ritual "Ngesis Wayang" pada weton Anggara Kasih dengan tatacara seperti dilakukan para abdidalem di gedhong Sasana Handrawina, menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan wisatawan karena unik dan eksklusif. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Tiap Kotak Wayang Koleksi Kraton, Menunggu 2 Tahun untuk Bisa “Diangini” (seri 2 – bersambung)

Perlu Dipertimbangkan Menjadi Objek Kunjungan Secara Khusus IMNEWS.ID - MELIHAT keunikan format upacara adatnya begitu pula materi yang menjadi objek upacara adat "Ngesis Wayang" tiap datang "weton" Anggara Kasih atau Selasa…

0 Comments
Gusti Moeng
PUNYA DATA : Gusti Moeng punya data tertulis dan audio-visual seisi kotak wayang KK Jimat dan 16 kotak wayang lainnya, karena sebelum tahun 2017 semua kotak dan isinya didata-ulang satu-persatu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Tiap Kotak Wayang Koleksi Kraton, Menunggu 2 Tahun untuk Bisa “Diangini” (seri 1 – bersambung)

Koleksinya 17 Kotak, Jadi "Babon" Wayang "Gagrag" Surakarta IMNEWS.ID - UPACARA adat "ngesis wayang" atau ritual mengeluarkan wayang dari kotak penyimpanan dan diangin-anginkan atau "diangini" selama dua jam untuk kali pertama…

0 Comments