Read more about the article “Membaca” Peristiwa Sejarah Melalui Berbagai Karya Seni Koleksi Kraton Surakarta (seri 2 – bersambung)
BANYAK HIBURAN : Karena disatukan dalam kotak yang diberi nama "Kiai Dagelan", maka banyak hiburan bisa terjadi secara spontanitas ketika mengulas satu demi satu isi kotak wayang pusaka Kraton Mataram Surakarta itu. Ritualnya, "ngisis wayang", tentu punya daya tarik wisata tinggi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Membaca” Peristiwa Sejarah Melalui Berbagai Karya Seni Koleksi Kraton Surakarta (seri 2 – bersambung)

Menyimpan Informasi Tentang Peristiwa Penting Pada Masa Sinuhun Jumeneng Nata IMNEWS.ID - DARI satu sisi penggunaan teknologi pewarnaan, wayang pusaka kraton yang diangin-anginkan atau diangini dalam ritual "ngisis wayang" tiap 35…

0 Comments
Read more about the article “Membaca” Peristiwa Sejarah Melalui Berbagai Karya Seni Koleksi Kraton Surakarta (seri 1 – bersambung)
INFORMASI TEKNOLOGI : Angka tahun pembuatan yang biasanya tertulis dalam angka Jawa di "pelemahan" atau pembatasan yang menyatu dengan organ kaki anak wayang Kiai Sri Wibawa ini misalnya, bisa di analisis teknologi "colouring" (pewarnaan) yang sedang berkembang saat wayang diproduksi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Membaca” Peristiwa Sejarah Melalui Berbagai Karya Seni Koleksi Kraton Surakarta (seri 1 – bersambung)

Tempat Menggali Banyak Data dan Informasi Berbagai Peristiwa Masa lalu   IMNEWS.ID - SUDAH kurang-lebih 10 kali Kraton Mataram Surakarta menggelar upacara adat "ngisis wayang", mulai dari tiga wayang pusaka kelas…

0 Comments
Read more about the article Tujuh Penari Bedaya Ketawang Asal “Diklat” Jogja, Tiba-tiba Datang Bergabung
IKUT GERONG : Gusti Moeng selain sebagai pejabat pemegang otoritas di Kraton Mataram Surakarta, juga pelaku seni berkelas maestro. Dia selalu berada di antara barisan vokal "gerong" pesinden, di berbagai kesempatan gelar seni, seperti gladen tari Bedaya Ketawang weton Anggara Kasih di Pendapa Sasana Sewaka, Selasa Kliwon kemarin. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Tujuh Penari Bedaya Ketawang Asal “Diklat” Jogja, Tiba-tiba Datang Bergabung

Setelah "Menghilang" Sejak Menjelang Tingalan "Perdamaian" 16 Februari SURAKARTA, iMNews.id - Tidak pernah terdengar ada pembicaraan sebelumnya, tiba-tiba tujuh penari Bedaya Ketawang eks "diklat (pendidikan dan latihan) di Jogja" muncul…

0 Comments
Read more about the article Ritual Anggara Kasih, “Ngisis Wayang” Kiai Dagelan yang Hampir Semua Isinya Bikin Geli
"JONG PAPUA" Sepasang anak wayang replika pemuda-pemudi dari suku di Papua itu, diperlihatkan Gusti Moeng dari kotak wayang Kiai Dagelan yang "diisis" dalam ritual "Ngisis Wayang" weton Anggara Kasih, Selasa Kliwon (13/6), siang tadi. Replika itu mengingatkan peristiwa "Sumpah Pemuda" 1928 yang antara diikuti para pemuda, di antaranya "Jong Papua". (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Ritual Anggara Kasih, “Ngisis Wayang” Kiai Dagelan yang Hampir Semua Isinya Bikin Geli

Ada "Senggot", "Pit Onthel", Aneka Tanaman Sayur-Mayur dan Buah-buahan SURAKARTA, iMNews.id - Upacara adat tiap weton Anggara Kasih atau Selasa Kliwon datang lagi, Selasa hari ini, yang digelar di gedhong…

0 Comments
Read more about the article “Nyebar Kabecikan” di Taman Maha Bodhi, Lompatan Jauh yang Tidak Pernah Terprediksi (seri 3-bersambung)
MENJADI PANUTAN : Secara simbolik, bila paham maknanya, ketika melihat halaman Pendapa Sasana Sewaka yang banyak ditumbuhi pohon Sawo Kecik, pasti akan bisa memahami makna dan manfaat keberadaan Kraton Mataram Surakarta bagi kehidupan yang masih eksis hingga kini dan terus diperjuangkan eksistensi hingga akhir zaman. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Nyebar Kabecikan” di Taman Maha Bodhi, Lompatan Jauh yang Tidak Pernah Terprediksi (seri 3-bersambung)

"Hamemayu-hayuning Bawana" Juga Bermakna Menjaga Keseimbangan Alam IMNEWS.ID - BILA dipahami lebih dalam, makna dari "prasetya" pertama  dari "Tri Prasetya" yang ditegaskan Sultan Agung Prabu Hanyakrakusuma dalam kalimat "Hamemayu-hayuning Bawana", sangat…

0 Comments
Read more about the article Penuh Canda-Tawa Ketika Membahas Tokoh “Limbuk” dari Kotak Wayang Kiai Mangu
"WANDA SRAGENTINA" : Aanak wayang tokoh Limbuk yang sedang dipegang salah seorang abdi-dalem, sempat menjadi bahan ulasan yang menundang canda-tawa ketika disebut Gusti Moeng punya "wanda Sragentina". Anak wayang itu termasuk yang akan direparasi karena gapitnya putus di tengah yang diketahui saat ritual "ngisis wayang", Kamis (8/6) siang tadi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Penuh Canda-Tawa Ketika Membahas Tokoh “Limbuk” dari Kotak Wayang Kiai Mangu

Terjadi Saat Ritual "Ngisis Wayang Padintenan" Kamis Siang Tadi SURAKARTA, iMNews.id - Suasana segar penuh canda-tawa bahkan "ger-geran" terjadi di teras gedhong Sasana Handrawina, ketika Kraton Mataram Surakarta menggelar ritual…

0 Comments
Read more about the article Banyak Pesan Disampaikan Gusti Moeng dalam Peringatan 92 Tahun Putri Narpa Wandawa (seri 1 – bersambung)
PEMIMPIN BARU : Tampilnya GKR Timoer Rumbai Kusumadewayani sebagai Ketua Perkumpulan Putri Narpa Wandawa di ajang resepsi peringatan hari jadi ke-92 organisasi itu, Senin (5/6) lalu, menjadi penegas proses regenerasi sedang berlangsung dan pemimpin baru mulai datang. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Banyak Pesan Disampaikan Gusti Moeng dalam Peringatan 92 Tahun Putri Narpa Wandawa (seri 1 – bersambung)

"Warning" untuk Perjalanan Kraton Mataram Surakarta ke Depan IMNEWS.ID - HARI Senin tanggal 5 Juni tahun 2023 ini, organisasi Perkumpulan Putri Narpa Wandawa yang pernah diinisiasi kelahirannya pada tanggal 5 Juni…

0 Comments
Read more about the article “Nyebar Kabecikan” di Taman Maha Bodhi, Lompatan Jauh yang Tidak Pernah Terprediksi (seri 1-bersambung)
DIALOG PERADABAN : Dialog dua peradaban dalam rangka "Nyebar Kabecikan" sedang berlangsung dengan kehadiran Gusti Moeng dan tokoh pimpinan Budha, Serling Tulku Yongdzin Rinpoche dari Thailand, saat berlangsung ritual tanam pohon "Sarwa becik" di Taman Maha Bodhi di Desa Majaksingi, Kecamatan Borobudur, Magelang, Sabtu sore (3/6). (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Nyebar Kabecikan” di Taman Maha Bodhi, Lompatan Jauh yang Tidak Pernah Terprediksi (seri 1-bersambung)

Semangat Kebesaran Mataram Islam untuk Melindungi Seluruh Kehidupan IMNEWS.ID - PERINGATAN Hari Raya Waisak ke-2567 BE yang dipusatkan di kompleks Candi Borobudur, Minggu (4/6) dan berbagai rangkaian kegiatan pendukungnya yang digelar…

0 Comments
Read more about the article Kraton Mataram Surakarta Tanam Pohon “Sarwa Becik” di Kompleks Candi Borobudur
"SARWA BECIK" : Jagongan santai di halaman Pendapa Sasana Sewaka yang penuh pohon "Sarwa Becik" di malam menjelang upacara adat "tingalan jumenengan", 16 Februari 2023, memberi inspirasi untuk menyebar "kabecikan" dengan menanam bibit pohon "Sawo Kecik" itu di Taman Maha Bodhi, kompleks Candi Borobudur, 3-4 Juni. (foto : iMNews.id/dok)

Kraton Mataram Surakarta Tanam Pohon “Sarwa Becik” di Kompleks Candi Borobudur

Wujud "Tri Prasetya" Sultan Agung dan Pengayom yang "Rahmatan Lil 'Alamin" SURAKARTA, iMNews.id - Peristiwa kembalinya Gusti Moeng menjalankan tugas penuh sebagai Pengageng Sasana Wilapa mulai 17 Desember 2022, dijadikan…

0 Comments
Read more about the article Ritual Ngisis Wayang Menjadi Ajang Studi Para Mahasiswa Sebelum Sasana Pustaka Dibuka (seri 5-habis)
MENGIRIM PESAN : Tak sekadar menggelar ritual "ngisis wayang padintenan", Kamis 18/5 lalu, melalui aktivitas adat merawat pusaka leluhur sekotak wayang Kiai Pramukanya aset Kraton Mataram Surakarta itu, Gusti Moeng menyampaikan banyak pesan, antara lain soal tokoh Resi Durna di tangannya. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Ritual Ngisis Wayang Menjadi Ajang Studi Para Mahasiswa Sebelum Sasana Pustaka Dibuka (seri 5-habis)

KP Probonagoro : "...Sekarang Sudah Aman, Sengkuninya Sudah Tertangkap..." IMNEWS.ID - KEBERADAAN Kraton Mataram Surakarta beserta seluruh aset koleksinya yang "tangible" maupun "intangible" termasuk karya-karya seni budaya Jawa yang bersumber dari…

0 Comments