28.4 C
Surakarta
Regional Tekan Penularan Covid-19 Jurug Solo Kembali Ditutup

Tekan Penularan Covid-19 Jurug Solo Kembali Ditutup

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Guna menekan potensi penularan Covid-19, Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Solo  kembali ditutup untuk umum. Penutupan itu berlaku mulai Senin (1/2) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Dirut Perumda TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, mengatakan jika  penutupan taman satwa itu hampir sama dengan penutupan pada Maret-Juni 2020. Saat itu TSTJ tidak menerima pengunjung sama sekali.

“Sampai kapan penutupannya, kami menunggu kebijakan Pemkot,” kata dia.

Saat ini manajemen masih berkoordinasi dengan Pemkot Surakarta untuk membahas nasib para pegawai dan keberlangsungan konservasi fauna, selama penutupan taman satwa tersebut. Manajemen juga sudah memperpanjang masa berlaku tiket presale yang sudah dibeli masyarakat, saat penggalangan donasi pakan pada tahun lalu. Masa berlaku tiket itu diperpanjang dari akhir tahun ini menjadi 31 Desember 2022.

Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), TSTJ masih tetap beroperasi dengan pembatasan usia dan jumlah pengunjung serta penerapan protokol kesehatan lain.

Berdasarkan catatan manajemen, jumlah rata-rata harian pengunjung TSTJ sejak dibuka kembali pada 19 Juni 2020 terbilang minim. Berkisar 20-25 orang perhari.

Sementara itu Wali Kota FX Hadi Rudyatmo membenarkan penutupan TSTJ tersebut. Ia bahkan menyebut jika penutupan itu direncanakan berlangsung selama setahun.

“Ini baru dibahas untuk ditangani oleh dinas terkait. Yang paling penting hewannya selamet, pegawainya bisa ngliwet,” tandas Wali Kota. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait