Sabtu, 27 November 2021
Regional Warga Gajahan Protes Pencopotan Lurah

Warga Gajahan Protes Pencopotan Lurah

Baca Juga

Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif Jadi Ciri Peringatan 90 Tahun Pakasa

Didirikan Sinuhun PB X, Sebagai Embrio Demokrasi SOLO, iMNews.id - Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif akan digelar Lembaga Dewan Adat...

Kerja-Bhakti Resik-resik Alun-alun dan Pagelaran, Awali HUT 90 Tahun Pakasa

Para Sesepuh Ajak KGPH Mangkubumi Pimpin Adik-adiknya Bergabung SOLO, iMNewsid – Setelah berhenti ketika memasuki Lebaran 2021 dan beristirahat beberapa...

Gusti Moeng Diminta Bicara Soal Pelestarian Bahasa Jawa di FGD pra-KBJ VII

Bahasa Daerah Lainnya Wajib Dipelihara Negara SOLO, iMNews.id – Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Mataram Surakarta GKR Wandansari Koes...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Warga Kelurahan Gajahan Kecamatan Pasarkliwon memprotes pencopotan lurah mereka, Suparno, oleh Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka.

Protes itu dilakukan dengan pemasangan spanduk di kantor Kelurahan Gajahan, Senin (3/5). “Masyarakat tidak terima kalau lurahnya dipecat. Kami kecewa. Orangnya baik di masyarakat,” beber Ketua RT 1 RW 5, Joko Purwanto.

Spanduk-spanduk yang dipasang Senin dini hari tersebut bertuliskan berbagai kalimat bernada mengecam kebijakan Wali Kota, seperti “Lurah Hebat Kok Dipecat? Di Mana Hati Nurani?” maupun kalimat dukungan terhadap Suparno. Seperti “We Trust Suparno” dan “Save Lurah.”

Namun pada Senin pagi, spanduk-spanduk tersebut tidak lagi terpasang di tempat semula. Menurut Joko, perangkat kecamatan dan petugas Satpol PP telah meminta agar spanduk itu diturunkan. Warga lalu menyimpan spanduk-spanduk tersebut di tempat lain.

Joko mengatakan, warga mengapresiasi kinerja Suparno sebagai Lurah Gajahan. Selain dikenal dekat dengan warga, Suparno juga kerap menalangi biaya administrasi yang belum dibayar warga.

“Kalau soal pungli, sebetulnya Pak Lurah sudah dua kali tidak mau tanda tangan suratnya. Tapi yang minta kan Linmas. Lha kok tahu-tahu langsung dipecat saja,” keluh Joko.

Terpisah Camat Pasarkliwon Ari Dwi Daryatmo membenarkan jika pemasangan spanduk tersebut dilakukan warga Gajahan.

“Ada beberapa warga yang mengatasnamakan Pemuda Reksoniten. Intinya meminta kejelasan atas kejadian kemarin (pemecatan Suparno). Lalu kami jelaskan masalahnya dan kami arahkan agar mereka menyampaikan aspirasi secara lebih terarah, misalnya lewat surat,” papar Ari

Sebagaimana diberitakan, Lurah Gajahan Suparno dicopot dari jabatannya oleh Gibran. Penyebabnya adalah Suparno dianggap bertanggungjawab atas pungli yang dilakukan petugas Linmas setempat kepada para pelaku usaha di Gajahan. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif Jadi Ciri Peringatan 90 Tahun Pakasa

Didirikan Sinuhun PB X, Sebagai Embrio Demokrasi SOLO, iMNews.id - Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif akan digelar Lembaga Dewan Adat...

More Articles Like This