26.3 C
Surakarta
Regional Copot Lurah Gajahan, Gibran Tak Terpengaruh Protes Warga

Copot Lurah Gajahan, Gibran Tak Terpengaruh Protes Warga

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Protes warga Kelurahan Gajahan atas pencopotan lurah mereka, tidak mempengaruhi kebijakan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.

Gibran mengaku, tetap memberhentikan Suparno dari jabatan lurah. “Saya tidak menghalangi (pemasangan spanduk dan pengumpulan tanda tangan warga). Tapi kesalahannya kan udah jelas. Suratnya juga jelas seperti apa redaksinya,” tandas Wali Kota, Senin (3/5).

Gibran menambahkan jika Suparno telah menjalani proses pemeriksaan atas kesalahannya tersebut. “Kemarin sudah menghadap Inspektorat. Ya prosesnya dilalui saja. Kesalahannya apa pelanggarannya apa.”

Wali Kota menekankan bahwa kesalahan Suparno tidak bisa dihapus, kendati yang bersangkutan tidak menerima uang hasil pungutan liar (pungli). “Dia tetap salah. Kan yang bertanggungjawab (atas perilaku para Linmas),” tegasnya.

Seperti diketahui, Lurah Gajahan Suparno diberhentikan dari jabatannya oleh Wali Kota lantaran dinilai bertanggungjawab atas pungli di wilayah tersebut. Pencopotan Suparno itu menuai protes warga.

Sementara itu Suparno mengaku pasrah akan nasibnya. “Sampun, sudahlah. Intinya saya salah. Saya mengakui salah. Sudah nggak apa-apa,” kata dia.

Suparno juga tidak bayak berkomentar terkait pungli yang menjeratnya. “Sudahlah kemarin sudah dijelaskan kok tanya lagi. Tanya siapa yang berhak, BKD atau siapa. Saya inginnya suasana kondusif, nggak ada masalah, kita semua bisa bekerja dengan baik.”

Perihal aksi dukungan warga Gajahan, Suparno mengaku tidak mengetahuinya. “Demi Allah saya tidak tahu. Kalau tahu malah saya setop. Sudahlah kita lakukan sesuai prosedurnya pemerintah, sudah ada yang mengurusi sendiri-sendiri. Lagipula saya tulus bekerja dengan baik,” tuturnya. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait