Kamis, 2 Desember 2021
Regional Patroli Cipta Kondisi Digencarkan Selama PPKM

Patroli Cipta Kondisi Digencarkan Selama PPKM

Baca Juga

Golkar “Memberanikan Diri” Membuka Sejarah Para Pahlawan Lewat Sarasehan

Jadi Ajang ‘’Menagih Janji’’ Wali Kota Gibran Rakabuming SOLO, iMNews.id – Dalam sepanjang sejarah NKRI lahir (1945) hingga kini, baru...

Wakil Wali Kota : “Kalau Tidak Mau Dihormati, ya………..”

Sumbang Rp 5 Juta untuk Pekan Seni 90 Tahun Pakasa SOLO, iMNews.id – Pembukaan Pekan Seni dan Ekraf (Ekonomi Kreatif)...

Istana Maimun Medan Akan Dikembalikan Menjadi Ikon Kota

Dikunjungi Ketua DPD RI dan Disaksikan Ketua MAKN MEDAN, iMNews.id – Ketua DPD RI AA LaNyala Mahmud Mattalitti yang belakangan...
~Pariwara~

SOLO – iMNews.id – Satpol PP Kota Surakarta bakal menggencarkan patroli Cipta Kondisi, guna mendukung efektivitas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlangsung mulai besok pagi.

Kepala Satpol PP Arif Darmawan meyakinkan jika petugas akan memaksimalkan pemantauan lapangan agar aturan PPKM dan protokol kesehatan ditaati masyarakat. Patroli tersebut juga melibatkan aparat TNI/Polri dan kejaksaan.

“Kami akan bersinergi dalam melaksanakan patroli Cipta Kondisi, minimal tiga kali dalam sehari,” tandas Arif.

Jika ditemukan pelanggaran, maka petugas akan memberikan sanksi sesuai aturan. “Sanksinya bertahap. Apabila sanksi pertama yakni teguran lisan tidak berhasil, ya dilanjutkan teguran tertulis. Kemudian pembubaran kegiatan, harus mengikuti rapid test, dan/atau kerja sosial paling lama delapan jam di fasilitas umum yang ditentukan,” bebernya. Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, menegaskan bahwa kepolisian mendukung PPKM yang diterapkan Pemkot.

Sinergi dengan TNI dan Satpol PP dalam menegakkan aturan pembatasan akan dioptimalkan pihaknya.“Kami juga akan mengerahkan tim pengurai kerumunan yang terdiri dari Polri, TNI dan Satpol PP. Apabila nanti dalam pembubaran kerumunan yang dilakukan petugas ada perlawanan atau tidak dihiraukan, maka penyidik akan menjerat pasal pidana bagi pelaku kerumunan maupun penyelenggara kegiatan kerumunan,” tandas Ade.

Kapolresta menerangkan aparat tidak akan melakukan penyekatan, guna membatasi mobilitas warga. “Ruang lingkup penegakan yang akan kami lakukan sesuai surat edaran (SE) Wali Kota,” jelasnya. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Golkar “Memberanikan Diri” Membuka Sejarah Para Pahlawan Lewat Sarasehan

Jadi Ajang ‘’Menagih Janji’’ Wali Kota Gibran Rakabuming SOLO, iMNews.id – Dalam sepanjang sejarah NKRI lahir (1945) hingga kini, baru...

More Articles Like This