Read more about the article Safari “Tour de Makam” di Kabupaten Ponorogo, Gusti Moeng dan Rombongan Nyadran di Dua Makam
PINTU CUNGKUP : Pintu cungkup makam Bathara Katong, hanya cukup dilewati sebesar orang dewasa. Gusti Moeng terpaksa agak miring untuk keluar dari dalam cungkup, setelah berdoa dan "nyekar" tokoh Bupati Ponorogo pertama itu, dalam safari "nyadran" bersama rombongan "Tour de Makam" kraton di Kabupaten Ponorogo, tadi pagi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Safari “Tour de Makam” di Kabupaten Ponorogo, Gusti Moeng dan Rombongan Nyadran di Dua Makam

Disambut Hujan Deras Setiba di Makam Kyai Hasan Besari Astana Pajimatan Tegalsari PONOROGO, iMNews.id - Safari "Tour de Makam" rombongan Bebadan Kabinet 2004 yang dipimpin Gusti Moeng di agenda ke-4…

0 Comments
Read more about the article Masih Ada Tiga Kabupaten yang Jadi Tujuan Safari “Nyadran” Bebadan Kabinet 2004
PINTU CUNGKUP : Gusti Moeng saat hendak memasang "sangsangan" bunga di ruang cungkup makam Bathara Katong, harus membungkuk untuk melewati ambang pintu cungkup kompleks Astana Pajimatan Desa Sentono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo saat safari "nyadran" Bupati Ponorogo pertama itu, beberapa tahun lalu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Masih Ada Tiga Kabupaten yang Jadi Tujuan Safari “Nyadran” Bebadan Kabinet 2004

Yang ke Grobogan Dibagi Dua Rombongan, Utusan Sesi Siang dan Sesi Malam SURAKARTA, iMNews.id - Setelah menyelesaikan tugas safari "Tour de Makam" Nyadran di 6 kabupaten/kota dalam tiga kesempatan masing-masing…

0 Comments
Read more about the article Safari “Tour de Makam” Nyadran Bulan Ruwah 2024, Sampai di Tegal dan Sragen
HENDAK MEMULAI : GKR Timoer Rumbai Kusumadewayani, tampak memastikan juru-kunci makam MNg Ilham Reksopustoko yang akan diberi "ujub dhawuh", untuk memimpin doa dan tahlil "Nyadran" di dalam "cungkup" makam Sinuhun Amangkurat Agung, di Desa Pasarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Slawi/Tegal, Selasa (13/2) kemarin. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Safari “Tour de Makam” Nyadran Bulan Ruwah 2024, Sampai di Tegal dan Sragen

SRAGEN, iMNews.id - Hari keempat safari "Tour de Makam" yang dilakukan "Bebadan Kabinet 2004 Kraton Mataram Surakarta pimpinan Gusti Moeng untuk "Nyadran" di bulan Ruwah tahun Jimawal 1957 atau 2024…

0 Comments
Read more about the article Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 5 – habis)
FORUM PENGINGAT : Ritual "wilujengan nagari" Mataram Surakarta yang selalu digelar kraton setiap tanggal 17 Sura/Muharam kalender Jawa/Hijriyah, merupakan forum pengingat yang patut dipahami publik peradaban secara luas. Karena, doa yang dipanjatkan di hari lahir Kota Surakarta itu, juga memohon keselamatan untuk bangsa dan republik ini. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 5 – habis)

Trah Sunan Kudus dan Keluarga Bupati Lamongan, Andil Besar pada Lahirnya Kota Surakarta IMNEWS.ID - SUNAN Kudus atau Kandjeng Soesoehoenan Koedoes Djakpar Sodik yang hidup antara tahun 1400-an hingga 1550-an (M),…

0 Comments
Read more about the article Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 4 – bersambung)
TIDAK LUPA : Gusti Moeng tidak pernah lupa untuk selalu memberitahukan hal yang paling penting dalam setiap gelar ritual peringatan adeging nagari Mataram Surakarta pada 17 Sura tahun Je 1670 atau 20 Februari 1745 sebagai hari lahir Kota Surakarta Hadiningrat, yang sebelum 1945 menjadi Ibu Kota Kraton Mataram Surakarta. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 4 – bersambung)

Lahirnya Kota Surakarta Juga Ditandai Pemberian Gelar "Mas Ngabehi" Kepada Ki Singandaka IMNEWS.ID - SETELAH arak-arakan panjang "boyong kedhaton" Kraton Mataram Islam yang dilakukan Sinuhun PB II tiba di Ibu Kota…

0 Comments
Read more about the article Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 3 – bersambung)
TUGU BERHIAS : Tugu Pemandengan yang tampak berhias, adalah bangunan monumen bersejarah sebagai tanda lahirnya nama Surakarta Hadiningrat sebagai kota dan Ibu Kota "negara" Mataram Surakarta pada 20 Februari 1745. Tetapi, apresiasi berbagai elemen masyarakat setempat termasuk pemerintahan daerah, tak menggembirakan. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 3 – bersambung)

Tanggal 17 Februari, Sinuhun PB II Baru Berangkat dari Kartasura IMNEWS.ID - TANGGAL 17 dalam rangkaian makna Hari Kemerdekaan RI yang lengkapnya 17 Agustus 1945, kini menjadi angka yang dianggap "keramat".…

0 Comments
Read more about the article Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 2 – bersambung)
JADI PEDOMAN : Kraton Mataram Surakarta yang masih menyimpan data-data informasi penting sejarah sebelum ada NKRI atau sebelum 1945, tentu sepatutnya dipedomani sebagai petunjuk yang meyakinkan, kalau hanya soal tanggal Hari Jadi Kota Surakarta. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 2 – bersambung)

Desa Sala Dijual 3.500 Gulden, Diganti Surakarta Hadiningrat Pada 17 Sura Tahun Je 1670 IMNEWS.ID - PERILAKU penguasa sejak zaman Orde Reformasi hingga kini berusia 25 tahunan itu, memang beda dengan…

0 Comments
Read more about the article Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 1 – bersambung)
ADEGING NAGARI : Gusti Moeng (Pengageng Sasana Wilapa/Pangarsa Lembaga Dewan Adat) menjelaskan soal ritual peringatan "adeging nagari" Surakarta Hadiningrat saat diwawancarai para aawak media, pada doa wilujengan tepat tanggal 17 Sura di tahun 2023 lalu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 1 – bersambung)

17 Sura Tahun Je 1670, Nama Kota Dideklarasikan untuk Mengganti Nama "Desa Sala" IMNEWS.ID - UNTUK kesekian kali sebuah peristiwa peringatan dan perayaan terjadi di Kota Surakarta sejak menjelang tahun 2000…

0 Comments
Read more about the article Masyarakat Tegal yang Minta, Jasad Sinuhun Amangkurat Agung Tidak Dipindah Ke Imogiri
PROSESI "NYADRAN" : Prosesi ritual "Nyadran" di Astana Pajimatan Imogiri, masih mengikuti tatacara adat yang dijaga ketat oleh "Bebadan Kabinet 2004" yang dipimpin Gusti Moeng sebagai Pengageng Sasana Wilapa/Pangarsa Lembaga Dewan Adat. "Nyadran" hari ini, mulai disambut Bupati Juru-Kunci yang baru, KPH Bimo Djoyo Adilaga. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Masyarakat Tegal yang Minta, Jasad Sinuhun Amangkurat Agung Tidak Dipindah Ke Imogiri

Akan Dijaga dan Dirawat, Karena "Label" Mataram Surakarta Menjadi Kebanggaan TEGAL, iMNews.id - Salah satu di antara jasad beberapa tokoh penting leluhur Dinasti Mataram yang "tidak direlokasi", adalah jasad Sinuhun…

0 Comments
Read more about the article Libur Sehari Untuk “Coblosan”, Besok Safari Nyadran Berlanjut ke Imogiri dan Kutha Gedhe
BERDOA DI PUSARA : Gusti Moeng saat berdoa di pusara RT Padmanagara, seorang tokoh leluhur Dinasti Mataram dari garis ibunda, KRAy Pradapaningrum di kompleks Astana Pajimatan Padmanagaran, Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, pada safari "nyadran" pertama, Selasa (13/2). (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Libur Sehari Untuk “Coblosan”, Besok Safari Nyadran Berlanjut ke Imogiri dan Kutha Gedhe

Semua Jasad Para Tokoh Leluhur Dinasti Mataram Sudah Dipindah ke Astana Pajimatan Imogiri SURAKARTA, iMNews.id - Perjalanan safari "Nyadran" tombongan Kraton Mataram Surakarta yang dipimpin Gusti Moeng, libur sehari pada…

0 Comments