Kamis, 2 Desember 2021
Kesehatan Lima Faskes Tambahan untuk Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

Lima Faskes Tambahan untuk Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

Baca Juga

Seakan tak Mengenal Lelah, Terus Bergerak Memimpin Upaya Pelestarian Budaya

Belum Selesai Menggelar Hari Jadi Pakasa, Sudah Diselingi Ritual Mahesa Lawung SOLO, iMNews.id – Seakan tak mengenal lelah, belum selesai...

Golkar “Memberanikan Diri” Membuka Sejarah Para Pahlawan Lewat Sarasehan

Jadi Ajang ‘’Menagih Janji’’ Wali Kota Gibran Rakabuming SOLO, iMNews.id – Dalam sepanjang sejarah NKRI lahir (1945) hingga kini, baru...

Wakil Wali Kota : “Kalau Tidak Mau Dihormati, ya………..”

Sumbang Rp 5 Juta untuk Pekan Seni 90 Tahun Pakasa SOLO, iMNews.id – Pembukaan Pekan Seni dan Ekraf (Ekonomi Kreatif)...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id  – Jumlah fasilitas kesehatan (faskes) penyelenggara Vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kota Solo akan bertambah lima lokasi. Pemkot Surakarta menilai, penambahan faskes itu diharapkan mampu mengoptimalkan vaksinasi terhadap para penerimanya.

Kepala Dinas Kesehatan, Siti  Wahyuningsih, menerangkan jika dalam tahap pertama vaksinasi dilayani 33 faskes, maka dalam tahap kedua nanti vaksinasi bisa diselenggarakan di 38 faskes.

“Hari ini kami sudah berkoordinasi dengan beberapa faskes. Tahap kedua, ketiga dan keempat itu sasarannya lebih banyak. Jadi kami memutuskan untuk menambah lima faskes sehingga totalnya jadi 38 faskes,” ungkap Siti, Kamis (28/1).

Beberapa faskes tambahan itu yakni RS Mata, RS Gigi dan Mulut serta RS Onkologi. “Insya Allah faskes-faskes tersebut bisa menyelenggarakan vaksinasi sesuai jumlah penduduk.”

Sementara itu pemberian dosis kedua untuk vaksinasi tahap pertama telah dimulai di Solo pada hari ini. Penyuntikan vaksin dosis kedua tersebut merupakan kelanjutan dari pemberian dosis pertama, yang dilakukan bertahap sejak 14 Januari.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, hingga 27 Januari sebanyak 8.058 tenaga kesehatan (nakes) dari 10.725 nakes yang sudah terdata di database sumber daya manusia kesehatan (SDMK) sudah mendapatkan suntikan vaksin tahap pertama.

Sisanya yakni 1.234 nakes terpaksa menunda atau membatalkan vaksinasi lantaran berbagai sebab. “Bisa karena tensinya tinggi, batuk pilek, tidak memenuhi kriteria karena hamil atau menyusui, maupun memiliki penyakit komorbid,” beber Siti. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Seakan tak Mengenal Lelah, Terus Bergerak Memimpin Upaya Pelestarian Budaya

Belum Selesai Menggelar Hari Jadi Pakasa, Sudah Diselingi Ritual Mahesa Lawung SOLO, iMNews.id – Seakan tak mengenal lelah, belum selesai...

More Articles Like This