28.4 C
Surakarta
Kesehatan Lima Faskes Tambahan untuk Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

Lima Faskes Tambahan untuk Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id  – Jumlah fasilitas kesehatan (faskes) penyelenggara Vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Kota Solo akan bertambah lima lokasi. Pemkot Surakarta menilai, penambahan faskes itu diharapkan mampu mengoptimalkan vaksinasi terhadap para penerimanya.

Kepala Dinas Kesehatan, Siti  Wahyuningsih, menerangkan jika dalam tahap pertama vaksinasi dilayani 33 faskes, maka dalam tahap kedua nanti vaksinasi bisa diselenggarakan di 38 faskes.

“Hari ini kami sudah berkoordinasi dengan beberapa faskes. Tahap kedua, ketiga dan keempat itu sasarannya lebih banyak. Jadi kami memutuskan untuk menambah lima faskes sehingga totalnya jadi 38 faskes,” ungkap Siti, Kamis (28/1).

Beberapa faskes tambahan itu yakni RS Mata, RS Gigi dan Mulut serta RS Onkologi. “Insya Allah faskes-faskes tersebut bisa menyelenggarakan vaksinasi sesuai jumlah penduduk.”

Sementara itu pemberian dosis kedua untuk vaksinasi tahap pertama telah dimulai di Solo pada hari ini. Penyuntikan vaksin dosis kedua tersebut merupakan kelanjutan dari pemberian dosis pertama, yang dilakukan bertahap sejak 14 Januari.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, hingga 27 Januari sebanyak 8.058 tenaga kesehatan (nakes) dari 10.725 nakes yang sudah terdata di database sumber daya manusia kesehatan (SDMK) sudah mendapatkan suntikan vaksin tahap pertama.

Sisanya yakni 1.234 nakes terpaksa menunda atau membatalkan vaksinasi lantaran berbagai sebab. “Bisa karena tensinya tinggi, batuk pilek, tidak memenuhi kriteria karena hamil atau menyusui, maupun memiliki penyakit komorbid,” beber Siti. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait