26.3 C
Surakarta
Kesehatan Tak Lulus Penapisan, 18 Nakes di Solo Batal Divaksin

Tak Lulus Penapisan, 18 Nakes di Solo Batal Divaksin

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO – iMNews.id – Vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Solo telah dimulai Kamis (14/1). Sebanyak 18 tenaga kesehatan (nakes) batal disuntik vaksin Covid-19, lantaran tidak lulus penapisan (skrining) sebelum penyuntikan vaksin.

“Vaksinasi kemarin sudah berjalan dengan baik dan lancar. Kemarin yang diimunisasi ada 330 orang, tapi 18 orang diantaranya terpaksa ditunda vaksinasinya,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Surakarta, Siti Wahyuningsih, Jumat (15/1).

Menurut Siti, batalnya vaksinasi terhadap 18 calon penerima pada hari pertama itu disebabkan pertimbangan medis. “Bisa karena tensinya tinggi atau sebab lain.”

Meski demikian Siti mengaku belum bisa memastikan, apakah para nakes tersebut bisa dijadwalkan kembali untuk mendapatkan suntikan pertama vaksin Covid-19. Sebab data penerima vaksin tersebut langsung dikirimkan Pemkot kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes), melalui sistem data terpadu.

“Tunggu dulu bagaimana sistemnya nanti.”

Untuk diketahui, tahap pertama vaksinasi Covid-19 diprioritaskan bagi para nakes dan tenaga pendukungnya.Mereka direncanakan mendapatkan dua suntikan dosis vaksin, dalam rentang waktu 14 hari.

Sementara itu vaksinasi hari kedua dilaksanakan di 11 puskesmas, yakni Puskesmas Pajang, Penumping, Purwosari, Gajahan, Sangkrah, Purwodiningratan, Ngoresan, Sibela, Nusukan, Gilingan, Stabelan dan Banjarsari. Selain itu vaksinasi juga berlangsung di sejumlah rumah sakit.

“Kami meminta puskesmas yang menentukan sendiri jadwal vaksinasi. Biar sesuai dengan kesibukan masing-masing puskesmas,” terang Siti. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait