Selasa, 30 November 2021
Kesehatan Tak Lulus Penapisan, 18 Nakes di Solo Batal Divaksin

Tak Lulus Penapisan, 18 Nakes di Solo Batal Divaksin

Baca Juga

Istana Maimun Medan Akan Dikembalikan Menjadi Ikon Kota

Dikunjungi Ketua DPD RI dan Disaksikan Ketua MAKN MEDAN, iMNews.id – Ketua DPD RI AA LaNyala Mahmud Mattalitti yang belakangan...

Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif Jadi Ciri Peringatan 90 Tahun Pakasa

Didirikan Sinuhun PB X, Sebagai Embrio Demokrasi SOLO, iMNews.id - Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif akan digelar Lembaga Dewan Adat...

Kerja-Bhakti Resik-resik Alun-alun dan Pagelaran, Awali HUT 90 Tahun Pakasa

Para Sesepuh Ajak KGPH Mangkubumi Pimpin Adik-adiknya Bergabung SOLO, iMNewsid – Setelah berhenti ketika memasuki Lebaran 2021 dan beristirahat beberapa...
~Pariwara~

SOLO – iMNews.id – Vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Solo telah dimulai Kamis (14/1). Sebanyak 18 tenaga kesehatan (nakes) batal disuntik vaksin Covid-19, lantaran tidak lulus penapisan (skrining) sebelum penyuntikan vaksin.

“Vaksinasi kemarin sudah berjalan dengan baik dan lancar. Kemarin yang diimunisasi ada 330 orang, tapi 18 orang diantaranya terpaksa ditunda vaksinasinya,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Surakarta, Siti Wahyuningsih, Jumat (15/1).

Menurut Siti, batalnya vaksinasi terhadap 18 calon penerima pada hari pertama itu disebabkan pertimbangan medis. “Bisa karena tensinya tinggi atau sebab lain.”

Meski demikian Siti mengaku belum bisa memastikan, apakah para nakes tersebut bisa dijadwalkan kembali untuk mendapatkan suntikan pertama vaksin Covid-19. Sebab data penerima vaksin tersebut langsung dikirimkan Pemkot kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes), melalui sistem data terpadu.

“Tunggu dulu bagaimana sistemnya nanti.”

Untuk diketahui, tahap pertama vaksinasi Covid-19 diprioritaskan bagi para nakes dan tenaga pendukungnya.Mereka direncanakan mendapatkan dua suntikan dosis vaksin, dalam rentang waktu 14 hari.

Sementara itu vaksinasi hari kedua dilaksanakan di 11 puskesmas, yakni Puskesmas Pajang, Penumping, Purwosari, Gajahan, Sangkrah, Purwodiningratan, Ngoresan, Sibela, Nusukan, Gilingan, Stabelan dan Banjarsari. Selain itu vaksinasi juga berlangsung di sejumlah rumah sakit.

“Kami meminta puskesmas yang menentukan sendiri jadwal vaksinasi. Biar sesuai dengan kesibukan masing-masing puskesmas,” terang Siti. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Istana Maimun Medan Akan Dikembalikan Menjadi Ikon Kota

Dikunjungi Ketua DPD RI dan Disaksikan Ketua MAKN MEDAN, iMNews.id – Ketua DPD RI AA LaNyala Mahmud Mattalitti yang belakangan...

More Articles Like This