31.3 C
Surakarta
Kesehatan Pembelajaran Tatap Muka, Disiplin Protokol Kesehatan Dimulai dari Guru

Pembelajaran Tatap Muka, Disiplin Protokol Kesehatan Dimulai dari Guru

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menekankan pentingnya para guru untuk mencontohkan kedisiplinan penerapan protokol kesehatan kepada para siswa, selama pembelajaran tatap muka (PTM).

Hal itu ditegaskannya usai mengecek uji coba PTM di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Surakarta, Senin (29/3). “Harapan saya prosedur operasional standar (SOP) PTM bisa ditegakkan. Saya selalu titip kepada bapak/ibu guru yang memulai (disiplin menerapkan protokol kesehatan),” tegasnya.

Menurut Ganjar, pesan itu dilatarbelakangi pengalaman PTM di sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Saat itu bermunculan klaster sekolah yang bermula dari guru yang terinfeksi  Covid-19.

”Kenapa bapak/ibu guru? Pengalaman kami di SMK Jateng gurunya tertular terus (menularkan) ke murid. Makanya kami berhati-hati.”

Selain itu Gubernur meminta para siswa agar terus berlatih menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Pemkot Surakarta juga diharapkan bersikap tegas kepada pengelola sekolah, untuk memberlakukan protokol kesehatan secara ketat.

“Kalau tidak, maka kita tidak akan disiplin. Makanya kami tidak akan gambling untuk uji coba ini biar orang tua, guru dan siswa nyaman,” terang dia.

Untuk diketahui, uji coba PTM tingkat SMA/SMK di Jawa Tengah rencananya digelar serentak pada 5 April. Sedikitnya 140 sekolah akan dilibatkan dalam simulasi tersebut.

“Kalau berhasil akan ditambah. Bisa ditambah siswanya, bisa ditambah kelasnya. Tapi kami akan melihat situasinya. Kalau tidak memungkinkan, kami tidak akan gambling,” tandas Ganjar.

Para guru saat ini masih dalam proses vaksinasi, yang diharapkan mampu memberikan kekebalan terhadap virus korona. “Guru sudah vaksin tahap satu. Tahap dua (dimulai) minggu depan. Tetap jaga protokol kesehatan dan dengan cara itu semoga bisa berjalan baik,” beber Gubernur. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait