Sabtu, 4 Desember 2021
Regional Tiket Masuk Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Naik Per 1 Januari 2021

Tiket Masuk Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Naik Per 1 Januari 2021

Baca Juga

Seakan tak Mengenal Lelah, Terus Bergerak Memimpin Upaya Pelestarian Budaya

Belum Selesai Menggelar Hari Jadi Pakasa, Sudah Diselingi Ritual Mahesa Lawung SOLO, iMNews.id – Seakan tak mengenal lelah, belum selesai...

Golkar “Memberanikan Diri” Membuka Sejarah Para Pahlawan Lewat Sarasehan

Jadi Ajang ‘’Menagih Janji’’ Wali Kota Gibran Rakabuming SOLO, iMNews.id – Dalam sepanjang sejarah NKRI lahir (1945) hingga kini, baru...

Wakil Wali Kota : “Kalau Tidak Mau Dihormati, ya………..”

Sumbang Rp 5 Juta untuk Pekan Seni 90 Tahun Pakasa SOLO, iMNews.id – Pembukaan Pekan Seni dan Ekraf (Ekonomi Kreatif)...
~Pariwara~

SOLO – smnusantara.com – Manajemen Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) menaikkan harga tiket masuk bagi pengunjung lokasi konservasi tersebut, mulai Jumat (1/1).

Kini wisatawan harus membeli tiket senilai Rp 25.000, sebelum memasuki TSTJ. Direktur Utama Perumda TSTJ Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso menerangkan, kenaikan tiket sebesar Rp 5.000 tersebut akan dibarengi  peningkatan pelayanan bagi pengunjung.

“Solo Zoo (TSTJ) tetap buka pada libur panjang Tahun Baru 2021. Jam operasional selama pandemi adalah pukul 08.00-16.00,” kata dia.

Meski harga tiket masuk naik, Bimo memastikan jika tiket pre sale  yang sudah terjual, saat penggalangan donasi untuk pengelolaan satwa TSTJ tetap berlaku dan bisa digunakan hingga 31 Desember. Tiket tersebut sebelumnya dijual manajemen dengan harga lama, yakni Rp 20.000 per lembar.

“Yang perlu dipahami adalah aturan dan pembatasan kunjungan masih berlaku. Anak di bawah usia 15 tahun tetap tidak diizinkan untuk masuk, begitu juga lansia dan ibu hamil.”

Pengunjung juga diwajibkan menjaga jarak fisik, mengenakan masker dan mencuci tangan sebelum memasuki lokasi konservasi.

Bimo menerangkan, per 1 Januari diskon tiket masuk TSTJ menggunakan kartu BPJS Kesehatan maupun Ketenagakerjaan tidak lagi berlaku. Sebelumnya calon pengunjung yang menunjukkan kartu kepesertaan BPJS saat membeli tiket di loket, akan mendapatkan rabat senilai 20 persen dari manajemen.

“Dibandingkan dengan liburan Tahun Baru 2020, jumlah pengunjung memang berkurang jauh karena kami membatasinya. Dulu bisa mencapai 21.000 orang, tapi saat ini kami batasi hanya 1.000 orang,” terang Bimo. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Seakan tak Mengenal Lelah, Terus Bergerak Memimpin Upaya Pelestarian Budaya

Belum Selesai Menggelar Hari Jadi Pakasa, Sudah Diselingi Ritual Mahesa Lawung SOLO, iMNews.id – Seakan tak mengenal lelah, belum selesai...

More Articles Like This