Read more about the article Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 5 – habis)
FORUM PENGINGAT : Ritual "wilujengan nagari" Mataram Surakarta yang selalu digelar kraton setiap tanggal 17 Sura/Muharam kalender Jawa/Hijriyah, merupakan forum pengingat yang patut dipahami publik peradaban secara luas. Karena, doa yang dipanjatkan di hari lahir Kota Surakarta itu, juga memohon keselamatan untuk bangsa dan republik ini. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 5 – habis)

Trah Sunan Kudus dan Keluarga Bupati Lamongan, Andil Besar pada Lahirnya Kota Surakarta IMNEWS.ID - SUNAN Kudus atau Kandjeng Soesoehoenan Koedoes Djakpar Sodik yang hidup antara tahun 1400-an hingga 1550-an (M),…

0 Comments
Read more about the article Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 4 – bersambung)
TIDAK LUPA : Gusti Moeng tidak pernah lupa untuk selalu memberitahukan hal yang paling penting dalam setiap gelar ritual peringatan adeging nagari Mataram Surakarta pada 17 Sura tahun Je 1670 atau 20 Februari 1745 sebagai hari lahir Kota Surakarta Hadiningrat, yang sebelum 1945 menjadi Ibu Kota Kraton Mataram Surakarta. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 4 – bersambung)

Lahirnya Kota Surakarta Juga Ditandai Pemberian Gelar "Mas Ngabehi" Kepada Ki Singandaka IMNEWS.ID - SETELAH arak-arakan panjang "boyong kedhaton" Kraton Mataram Islam yang dilakukan Sinuhun PB II tiba di Ibu Kota…

0 Comments
Read more about the article Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 3 – bersambung)
TUGU BERHIAS : Tugu Pemandengan yang tampak berhias, adalah bangunan monumen bersejarah sebagai tanda lahirnya nama Surakarta Hadiningrat sebagai kota dan Ibu Kota "negara" Mataram Surakarta pada 20 Februari 1745. Tetapi, apresiasi berbagai elemen masyarakat setempat termasuk pemerintahan daerah, tak menggembirakan. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 3 – bersambung)

Tanggal 17 Februari, Sinuhun PB II Baru Berangkat dari Kartasura IMNEWS.ID - TANGGAL 17 dalam rangkaian makna Hari Kemerdekaan RI yang lengkapnya 17 Agustus 1945, kini menjadi angka yang dianggap "keramat".…

0 Comments
Read more about the article Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 2 – bersambung)
JADI PEDOMAN : Kraton Mataram Surakarta yang masih menyimpan data-data informasi penting sejarah sebelum ada NKRI atau sebelum 1945, tentu sepatutnya dipedomani sebagai petunjuk yang meyakinkan, kalau hanya soal tanggal Hari Jadi Kota Surakarta. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 2 – bersambung)

Desa Sala Dijual 3.500 Gulden, Diganti Surakarta Hadiningrat Pada 17 Sura Tahun Je 1670 IMNEWS.ID - PERILAKU penguasa sejak zaman Orde Reformasi hingga kini berusia 25 tahunan itu, memang beda dengan…

0 Comments
Read more about the article Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 1 – bersambung)
ADEGING NAGARI : Gusti Moeng (Pengageng Sasana Wilapa/Pangarsa Lembaga Dewan Adat) menjelaskan soal ritual peringatan "adeging nagari" Surakarta Hadiningrat saat diwawancarai para aawak media, pada doa wilujengan tepat tanggal 17 Sura di tahun 2023 lalu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sinuhun Paku Buwana II, “Bapak Pendiri” Kota Surakarta Hadiningrat Pada 20 Februari 1745 (seri 1 – bersambung)

17 Sura Tahun Je 1670, Nama Kota Dideklarasikan untuk Mengganti Nama "Desa Sala" IMNEWS.ID - UNTUK kesekian kali sebuah peristiwa peringatan dan perayaan terjadi di Kota Surakarta sejak menjelang tahun 2000…

0 Comments
Read more about the article Masyarakat Tegal yang Minta, Jasad Sinuhun Amangkurat Agung Tidak Dipindah Ke Imogiri
PROSESI "NYADRAN" : Prosesi ritual "Nyadran" di Astana Pajimatan Imogiri, masih mengikuti tatacara adat yang dijaga ketat oleh "Bebadan Kabinet 2004" yang dipimpin Gusti Moeng sebagai Pengageng Sasana Wilapa/Pangarsa Lembaga Dewan Adat. "Nyadran" hari ini, mulai disambut Bupati Juru-Kunci yang baru, KPH Bimo Djoyo Adilaga. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Masyarakat Tegal yang Minta, Jasad Sinuhun Amangkurat Agung Tidak Dipindah Ke Imogiri

Akan Dijaga dan Dirawat, Karena "Label" Mataram Surakarta Menjadi Kebanggaan TEGAL, iMNews.id - Salah satu di antara jasad beberapa tokoh penting leluhur Dinasti Mataram yang "tidak direlokasi", adalah jasad Sinuhun…

0 Comments
Read more about the article Libur Sehari Untuk “Coblosan”, Besok Safari Nyadran Berlanjut ke Imogiri dan Kutha Gedhe
BERDOA DI PUSARA : Gusti Moeng saat berdoa di pusara RT Padmanagara, seorang tokoh leluhur Dinasti Mataram dari garis ibunda, KRAy Pradapaningrum di kompleks Astana Pajimatan Padmanagaran, Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, pada safari "nyadran" pertama, Selasa (13/2). (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Libur Sehari Untuk “Coblosan”, Besok Safari Nyadran Berlanjut ke Imogiri dan Kutha Gedhe

Semua Jasad Para Tokoh Leluhur Dinasti Mataram Sudah Dipindah ke Astana Pajimatan Imogiri SURAKARTA, iMNews.id - Perjalanan safari "Nyadran" tombongan Kraton Mataram Surakarta yang dipimpin Gusti Moeng, libur sehari pada…

0 Comments
Read more about the article Kompleks Makam Permaisuri Sinuhun PB III, “Njembrung” tak Terawat Saat Disadran Gusti Moeng
DOA DAN TAHLIL : Doa dan tahlil yang dipimpin RNg Hamidi Projodipuro berlangsung di Masjid Astana Pajimatan Laweyan, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, sebelum rombongan kraton yang dipimpin Gusti Moeng "Nyadran" di makam Kyai Ageng Henis dan para tokoh leluhur Dinasti Mataram yang ada kompleks makam itu, Selasa (13/2) siang tadi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Kompleks Makam Permaisuri Sinuhun PB III, “Njembrung” tak Terawat Saat Disadran Gusti Moeng

Sikap "Masa Bodoh" Terhadap Tokoh yang Membuat Industri "Cor Logam" Ceper Terkenal KLATEN, iMNews.id - Safari ritual "Nyadran" di bulan Ruwah tahun Jimawal 1957 dari Kraton Mataram Surakarta yang dipimpin…

0 Comments
Read more about the article Kraton Menggelar Wilujengan “Mapag Ruwah”, Sebagai Syarat Makam-makam Dibuka untuk “Nyadran”
DOA WILUJENGAN : Doa wilujengan dan tahlil tradisi "Mapag Ruwah" yang dipimpin abdi-dalem jurusuranata RNg Hamidi Pujodiprojo , digelar "Bebadan Kabinet 2004" di Bangsal Smarakata, Senin (12/2) siang tadi. Ritual yang dihadiri seluruh pejabat "Bebadan" itu, sebagai tanda dimulainya tradisi "Nyadran" atau "Ruwahan". (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Kraton Menggelar Wilujengan “Mapag Ruwah”, Sebagai Syarat Makam-makam Dibuka untuk “Nyadran”

Makam Kyai Ageng Henis dan Para Tokoh di Pengging, Target Pertama Safari "Nyadran" SURAKARTA, iMNews.id - Jajaran "Bebadan Kabinet 2004" yang dipimpin Gusti Moeng selaku Pengageng Sasana Wilapa/Pangarsa Lembaga Dewan…

0 Comments
Read more about the article Selasa 6 Februari, Tingalan Jumenengan Kedua di Era “Gusti Moeng Kondur Ngedhaton” Digelar (seri 5 – habis)
MASIH TERBUKA : Pengabdian atau "pasuwitan" di Kraton Mataram Surakarta, masih sangat terbuka di berbagai bidang. Di antaranya, melalui bidang keprajuritan yang sudah mulai diisi dari Pakasa Cabang Ponorogo. Prajurit sangat diperlukan di berbagai event, di antaranya ritual tingalan jumenengan. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Selasa 6 Februari, Tingalan Jumenengan Kedua di Era “Gusti Moeng Kondur Ngedhaton” Digelar (seri 5 – habis)

Patron Inti "Tidak Produktif" Karena Keberhasilan Program "Keluarga Berencana" IMNEWS.ID - EVENT upacara adat tingalan jumenengan ke-20 Sinuhun Suryo Partono untuk kali kedua di era baru "Bebadan Kabinet 2004", patut dicatat…

0 Comments