Warga Pasipamarta Gelar Halal-bihalal di Ndalem Kayonan

  • Post author:
  • Post published:April 25, 2026
  • Post category:Regional
  • Reading time:2 mins read
You are currently viewing Warga Pasipamarta Gelar Halal-bihalal di Ndalem Kayonan
IKRAR MEMAAFKAN : Halal-bihalal menurut tradisi di kraton untuk kalangan masyarakat adat, tatacaranya hanya berupa ikrar memaafkan seperti yang digelar Pasipamarta, Jumat (24/4). Berbeda dengan ngabekten dan sungkeman kepada "Raja". (foto : iMNews.id/Dok)

Sekitar 100 Siswa Babaran 43 Sanggar Pasinaon Jalani Pendadaran

SURAKARTA, iMNews.id – Warga Pasipamarta yang menjadi wadah para lulusan Sanggar Pasinaon Pambiwara Kraton Mataram Surakarta, Jumat siang (24/4) kemarin menggelar halal-bihalal di ndalem Kayonan, Baluwarti. Acara silaturahmi dalam rangka Lebaran 2026 ini, khusus hanya untuk keluarga besar Pasipamarta dan dihadiri para pamong sanggar, dwija dan Gusti Moeng selaku Ketua Yayasan Pawiyatan Kabudayan.

Acara halal-bihalal di lingkungan kraton yang kali pertama diperkenalkan oleh Sinuhun PB X (1893-1939) di Gedung Habipraya, Singosaren, ada sedikit perbedaan dalam tatacara bermaaf-maafannya. Jika digelar oleh “Raja” Paku Buwana di dalam kraton, disebut “ngabekten” yang berupa sembah-sungkem kepada Sinuhun dan seterusnya, sedangkan di level masyarakat adat berupa ikrar saling memaafkan.

PENDADARAN SISWA : Gusti Moeng (Ketua Yayasan Sanggar Pawiyatan Kabudayan) selaku dwija penguji, saat “ndadar” seorang peserta ujian Babaran 43 Sanggar Pambiwara Kraton Mataram Surakarta tahun 2026 di Bangsal Smarakata, Minggu (19/4). (foto : iMNews.id/Dok)

Sementara itu, Sanggar Pasinaon Pambiwara yang dipimpin KPH Raditya Lintang Sasangka selaku Ketuanya, Minggu (19/4) menggelar pendadaran (ujian) akhir kepada semua siswanya. Ujian “tumindak” (praktik) itu diikuti para siswa Babaran (angkatan) 43 (Punjer) sebanyak 52 orang, cabang Blitar 46 orang dan cabang Semarang 5 orang. Ujian digelar dua hari oleh para dwija di Bangsal Smarakata.

Dalam pendadaran itu, tampak Gusti Moeng (Ketua Yayasan Pawiyatan Kabudayan) ikut menguji dan memberikan sambutan pada pembukaan. KP Budayaningrat selaku dwija penguji menyebutkan, pendadaran berlangsung dua kali seperti tahun-tahun lalu. Pembagian waktu ujian dua kali, untuk membagi jumlah peserta yang keseluruhan bisa mencapai sekitar 100 orang, tetapi masing-masing harus selesai dalam sehari. (won-i1/)