Sabtu, 4 Desember 2021
Kesehatan Ratusan Atlet yang Bertanding di Piala Menpora Divaksin

Ratusan Atlet yang Bertanding di Piala Menpora Divaksin

Baca Juga

Seakan tak Mengenal Lelah, Terus Bergerak Memimpin Upaya Pelestarian Budaya

Belum Selesai Menggelar Hari Jadi Pakasa, Sudah Diselingi Ritual Mahesa Lawung SOLO, iMNews.id – Seakan tak mengenal lelah, belum selesai...

Golkar “Memberanikan Diri” Membuka Sejarah Para Pahlawan Lewat Sarasehan

Jadi Ajang ‘’Menagih Janji’’ Wali Kota Gibran Rakabuming SOLO, iMNews.id – Dalam sepanjang sejarah NKRI lahir (1945) hingga kini, baru...

Wakil Wali Kota : “Kalau Tidak Mau Dihormati, ya………..”

Sumbang Rp 5 Juta untuk Pekan Seni 90 Tahun Pakasa SOLO, iMNews.id – Pembukaan Pekan Seni dan Ekraf (Ekonomi Kreatif)...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Para atlet yang bertanding di Piala Menpora divaksin Covid-19 oleh Pemkot Surakarta di Pendapi Gede Balai Kota, Selasa (23/3).

Vaksinasi itu digelar usai Pemkot berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).  “Vaksinasi ini jadi tanggung jawab bersama. Karena mereka bertanding di Solo, ya divaksin di Solo juga,” jelas Kepala Dinas Kesehatan, Siti Wahyuningsih, di sela-sela memantau proses vaksinasi.

Jumlah atlet penerima vaksin tersebut yakni 297 orang. Sebagian dari mereka menerima suntikan vaksin kedua, lantaran sebelumnya sudah divaksin dosis pertama di kota asal. Adapun sebagian lainnya baru mendapatkan suntikan dosis pertama di Solo.

“Mereka yang baru mendapatkan suntikan dosis pertama, bisa disuntik dosis kedua di Solo kalau memang masih berada di Solo (saat jadwal penyuntikan berikutnya). Tapi kalau sudah kembali ke kota asal, ya nanti biar dilanjutkan di sana.”

Vaksinasi terhadap seluruh atlet tersebut selesai dalam sehari. Siti meminta para atlet tersebut tetap menaati protokol kesehatan, pascavaksinasi.

Seorang atlet dari klub Arema FC, Bruno Smith Nogueira Camargo, mengaku beruntung mendapat suntikan vaksin tersebut. Pemain bola asal Brazil ini merasa lebih nyaman usai divaksin, karena bisa leluasa berinteraksi dengan pemain lainnya. Apalagi di negara asalnya ketersediaan vaksin Covid-19 masih terbatas.

“Kalau vaksin di negara saya masih diprioritaskan untuk lansia. Jadi saya belum dapat kesempatan divaksin  di negara saya,” ungkapnya. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Seakan tak Mengenal Lelah, Terus Bergerak Memimpin Upaya Pelestarian Budaya

Belum Selesai Menggelar Hari Jadi Pakasa, Sudah Diselingi Ritual Mahesa Lawung SOLO, iMNews.id – Seakan tak mengenal lelah, belum selesai...

More Articles Like This