Jumat, 3 Desember 2021
Kesehatan Tinjau Vaksinasi, Kapolri Tekankan Pentingnya Protokol Kesehatan

Tinjau Vaksinasi, Kapolri Tekankan Pentingnya Protokol Kesehatan

Baca Juga

Seakan tak Mengenal Lelah, Terus Bergerak Memimpin Upaya Pelestarian Budaya

Belum Selesai Menggelar Hari Jadi Pakasa, Sudah Diselingi Ritual Mahesa Lawung SOLO, iMNews.id – Seakan tak mengenal lelah, belum selesai...

Golkar “Memberanikan Diri” Membuka Sejarah Para Pahlawan Lewat Sarasehan

Jadi Ajang ‘’Menagih Janji’’ Wali Kota Gibran Rakabuming SOLO, iMNews.id – Dalam sepanjang sejarah NKRI lahir (1945) hingga kini, baru...

Wakil Wali Kota : “Kalau Tidak Mau Dihormati, ya………..”

Sumbang Rp 5 Juta untuk Pekan Seni 90 Tahun Pakasa SOLO, iMNews.id – Pembukaan Pekan Seni dan Ekraf (Ekonomi Kreatif)...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pendapi Gede Balai Kota Surakarta, Kamis (25/3).

Kapolri berpesan, penerima vaksin Covid-19 tetap menerapkan protokol kesehatan, usai mendapatkan suntikan cairan kekebalan tubuh tersebut. “Kami harapkan vaksinasi bisa lancar sehingga upaya pemerintah membentuk herd immunity bisa diwujudkan. Tentunya setelah melaksanakan kegiatan vaksin, tetap melaksanakan 5M sehingga bisa saling jaga satu sama lain,” kata Kapolri.

Kapolri juga berharap, vaksinasi di Kota Solo bisa segera tuntas sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas. “Apalagi dalam waktu dekat pembelajaran tatap muka mulai dilaksanakan.”

Selama meninjau vaksinasi, Kapolri didampingi Wali Kota Gibran Rakabuming Raka berkeliling Pendapi Gede dan berdialog dengan sejumlah peserta vaksinasi. Vaksinasi itu dilakukan terhadap ratusan tokoh lintas agama, dosen serta guru

Kepala Dinas Kesehatan Surakarta, Siti Wahyuningsih, menjelaskan jika vaksinasi tersebut merupakan vaksinasi lanjutan dari kegiatan serupa selama beberapa waktu terakhir. “Kemarin ada 300 dosen dan 430 tokoh agama yang sudah divaksin,” terang dia.

Menurut Siti, vaksinasi di Solo dilakukan bertahap menyesuaikan ketersediaan vaksin. “Yang diutamakan adalah mereka yang bekerja di sektor pelayanan dan berhadapan langsung dengan masyarakat. Selain itu yang berusia di atas 50 tahun. Prinsipnya semua akan tersentuh (vaksinasi) tapi terjadwal,” beber Siti. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Seakan tak Mengenal Lelah, Terus Bergerak Memimpin Upaya Pelestarian Budaya

Belum Selesai Menggelar Hari Jadi Pakasa, Sudah Diselingi Ritual Mahesa Lawung SOLO, iMNews.id – Seakan tak mengenal lelah, belum selesai...

More Articles Like This