26.3 C
Surakarta
Regional Taman Balekambang Kembali Dibuka untuk Wisatawan

Taman Balekambang Kembali Dibuka untuk Wisatawan

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLOiMNews.id –  Setelah ditutup selama beberapa bulan akibat pandemi Covid-19, Taman Balekambang kembali dibuka untuk umum mulai awal bulan ini.

Kasubag Tata Usaha UPT Kawasan Wisata Dinas Pariwisata Surakarta, Nina Herlina, menjelaskan jika aktivitas kepariwisataan di Taman Balekambang sudah dibuka bagi pengunjung per 1 Januari. “Namun kami tetap menerapkan pembatasan dengan protokol kesehatan,” kata dia, Kamis (6/1).

Berbagai pentas seni dan gelaran budaya pun rencananya dilaksanakan sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Sendratari Ramayana misalnya, tetap dipentaskan pada malam bulan purnama pukul 19.30. Adapun Ketoprak Balekambang dipentaskan pada Sabtu malam pukul 20.00 WIB.

Masyarakat yang ingin menyaksikan langsung bisa membeli tiket secara online, melalui situs loket.com. Mereka juga bisa menyaksikan pertunjukan lewat kanal Youtube Balkam TV.

“Untuk kegiatan rutin seperti pentas ketoprak maupun sendratari, kami masih membatasi jumlah penontonnya. Mereka juga harus menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” terang Nina.

Kepala UPT Kawasan Wisata, Sumeh, berharap bahwa dibukanya kembali Taman Balekambang untuk umum bisa meningkatkan jumlah pengunjung. Sekalipun ada pembatasan-pembatasan selama berada di lokasi tersebut.

 “Jumlah kunjungan saat pandemi Covid-19 terbilang sepi. Rata-rata hariannya hanya seratusan orang. Padahal sebelum korona (Januari-Maret 2020) tingkat kunjungan tembus hingga 150 ribu orang,” bebernya. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait