Read more about the article Siang Ini, Beberapa Pakasa Cabang Meriahkan Event Kirab Budaya “Grebeg Mulud Njeporonan”
PESONA JEPARA : Penampilan para prajurit Bregada Nguntara Praja dan korp musik Bregada Sura Praja milik Pakasa Cabang Jepara, adalah pesona baru dan tersendiri yang khas, simbolik dan ikonik Kabupaten Jepara. Pesonanya akan mewarnai kirab event "Grebeg Mulud Njeporonan", Sabtu (7/9) siang ini, yang diinisiasi dan didukung penuh Pakasa Jepara. (foto : iMNews.id/Dok)

Siang Ini, Beberapa Pakasa Cabang Meriahkan Event Kirab Budaya “Grebeg Mulud Njeporonan”

Pakasa Ngawi Bawa Empat Dhadhak-Merak, Pakasa Kudus Akhirnya Hadir Walau tak Ikut Kirab JEPARA, iMNews.id - Sabtu siang (7/9) mulai pukul 13.00 WIB ini, pengurus Pakasa Cabang Jepara bersama beberapa…

0 Comments
Read more about the article “Sekaten 2024” yang “Serba Darurat”, tak Bisa Menampung Tobong Pertunjukan Dangdut
"CANTHANG-BALUNG" : Lukisan grafis prajurit "Canthang-Balung" yang tugasnya mengawal prosesi Gunungan, menjadi simbol ikonik "Sekaten Garebeg Mulud 2024", menghiasi gapura pintu masuk utama kawasan event "Maleman Sekaten 2024" di Gapura Gladag. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Sekaten 2024” yang “Serba Darurat”, tak Bisa Menampung Tobong Pertunjukan Dangdut

Alun-alun Kidul Juga Tidak Bisa, Karena Kedua Alun-alun Sedang Finalisasi Proyek Revitalisasi SURAKARTA, iMNews.id - "Sekaten Garebeg Mulud 2024" yang terlaksana "serba darurat" karena kekurangan ruang untuk menampung kegiatan keramaian…

0 Comments
Read more about the article Pagar Seng Penutup Alun-alun Lor Dibuka Sedikit, Untuk Lewat Prosesi Gunungan Garebeg Mulud
PINTU MASUK : Pintu masuk barat di kompleks Pendapa Pagelaran Sasana Sumewa, adalah pintu masuk kedua setelah yang berada di sisi timur. Lebih 50 persen keramaian pasar "Maleman Sekaten" tahun 2024 ini terpusat di belakang gapura pintu masuk itu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Pagar Seng Penutup Alun-alun Lor Dibuka Sedikit, Untuk Lewat Prosesi Gunungan Garebeg Mulud

Pakasa Cabang Ngawi Akan Bawa Empat Unit Reog ke Acara Kirab "Grebeg Mulud Njeporonan" SURAKARTA, iMNews.id - Pagar seng yang menutup rapat Alun-alun Lor selama beberapa bulan karena ada pekerjaan…

0 Comments
Read more about the article Pakasa Cabang Jepara Juga Akan Gelar “Grebeg Mulud”, Berupa Ziarah di Lima Makam Tokoh
PUNYA KEAGUNGAN : Walau berada dalam suasana "serba darurat" dan prihatin di masa transisi finalisasi proyek revitalisasi (dua alun-alun-Red), tetapi ritual "Sekaten Garebeg Mulud 2024" yang dipusatkan di kompleks Pendapa Pagelaran Sasana Sumewa, tetap tampak punya keagungan, kemegahan dan berwibawa. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Pakasa Cabang Jepara Juga Akan Gelar “Grebeg Mulud”, Berupa Ziarah di Lima Makam Tokoh

Puncak Acara 7 September, Mengundang Pengurus dari Enam Cabang Pakasa SURAKARTA, iMNews.id - Sementara "Bebadan Kabinet 2004" Kraton mataram Surakarta mempersiapkan agenda ritual "Sekaten Garebeg Mulud" 2024 dengan mengeluarkan "dhawuh",…

0 Comments
Read more about the article Sekaten 2024 Event Ritual “Fenomenal” di Ujung “Berakhirnya Ontran-ontran”
PINTU UTAMA : Pintu masuk kompleks Pendapa Pagelaran Sasana Sumewa menjadi pintu masuk utama ke arena "Maleman Sekaten Garebeg Mulud" 2024. Karena, hampir semua kegiatan pengisi keramaian pasar malam mulai 25 Agustus hingga 23 September nanti, dipusatkan di tempat itu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sekaten 2024 Event Ritual “Fenomenal” di Ujung “Berakhirnya Ontran-ontran”

Para Pedagang "Gerabah" yang Tetap Setia Hadir, Walau Hasilnya tak Bisa Diandalkan SURAKARTA, iMNews.id - Upacara adat Sekaten Garebeg Mulud 2024 adalah tradisi menyambut hari besar Maulud Nabi Muhammad SAW…

0 Comments
Read more about the article “Makloemat SP Pakoe Boewana XII”, 1 September 79 Tahun Lalu Akan Tetap Menjadi Hutang Negara (seri 2 – habis)
TOKOH KUNCI : Sebuah lukisan sosok Sinuhun PB XII (1945-2004) tokoh kunci dalam "utang-piutang" NKRI dengan Kraton Mataram Surakarta, diserahkan oleh Dani Saptoni (Komunitas Societeit Solo) kepada KPH Edy Wirabhumi dalam sebuah diskusi sarasehan tentang "Makloemat SP PB XII" di Bangsal Smarakata, tahun lalu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Makloemat SP Pakoe Boewana XII”, 1 September 79 Tahun Lalu Akan Tetap Menjadi Hutang Negara (seri 2 – habis)

"Bukti Utang-Piutang" Sudah Jelas, Siapapun Presiden dan Pemerintahannya Wajib Membayar IMNEWS.ID - "MAKLOEMAT SP Pakoe Boewana (PB) XII yang diterbitkan pada 1 September 79 tahun lalu, yang juga sama isi dan…

0 Comments
Read more about the article “Makloemat SP Paku Boewana XII”, 1 September 79 Tahun Lalu Akan Tetap Menjadi Hutang Negara ( seri 1 -bersambung)
HANYA SEORANG : Setelah tahun 2004, mungkin hanya Gusti Moeng seorang yang peduli dan di berbagai kesempatan tak segan-segan mengingatkan pemerintah, bahwa negara masih punya hutang yang sudah 79 tahun belum dibayar, yaitu kedudukan Surakarta sebagai Daerah Istimewa setara provinsi, sesuai isi Makloemat SP PB XII, 1 September 1945. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Makloemat SP Paku Boewana XII”, 1 September 79 Tahun Lalu Akan Tetap Menjadi Hutang Negara ( seri 1 -bersambung)

Bagaimana Penyelesaian "Utang-Piutang" Antara NKRI dan Kraton Mataram Surakarta? IMNEWS.ID - SOAL utang-piutang bagi bangsa Indonesia, mungkin sudah dikenal sejak lama, atau setidaknya sejak peradaban di wilayah manapun di Nusantara ini…

0 Comments
Read more about the article “Petualangan Kramaleya” di Balik Nama Besar Mbah Glongsor, Hikmah Terompet yang “Ketelisut” (seri 6 – habis)
HABIS DIBERSIHKAN : Terompet kuno peninggalan "Mbah Glongsor Alap-alap Gilingwesi" saat habis dibersihkan menjelang akan diarak Pakasa cabang Kudus dalam kirab budaya mengangkat nama besar "Mbah Glongsor" tahun 2023 lalu, sekitar setahun sebelum dinyatakan "ketelisut", pertengahan Juni 2024. (foto : iMNews.id/Dok)

“Petualangan Kramaleya” di Balik Nama Besar Mbah Glongsor, Hikmah Terompet yang “Ketelisut” (seri 6 – habis)

Keris Kiai Bledheg Pamor "Carita Bungkem" Seakan Melukiskan Gerakan Tutup Mulut IMNEWS.ID - SAMPAI akhir Agustus ini, sudah dua bulan lebih dari waktu yang diperkirakan "ketelisutnya" terompet peninggalan Mbah Glongsor dari…

0 Comments
Read more about the article Semalam Ada Kegiatan di Empat Lokasi Berbeda, Kraton Mataram Surakarta Benar-benar “Tampak Hidup”
RENCANA SEMINAR : Gusti Moeng (Pengageng Sasana Wilapa/Pangarsa LDA) sedang menerima rombongan tamu panitia "Seminar Tata Busana" yang dipimpin Sri Windari Tahayu di ruang tamu Kori Sri Manganti, malam Jumat (29/8) semalam. Mereka mempersiapkan seminar yang akan digelar di Hotel Haris, 29 Oktober. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Semalam Ada Kegiatan di Empat Lokasi Berbeda, Kraton Mataram Surakarta Benar-benar “Tampak Hidup”

Berbagai Agenda Acara Berlangsung Silih-Berganti, dari Tahlilan Sampai Rapat Prajurit SURAKARTA, iMNews.id - Kamis (29/8) semalam, di empat lokasi berbeda di Kraton Mataram Surakarta berlangsung setidaknya empat agenda acara, baik…

0 Comments
Read more about the article “Petualangan Kramaleya” di Balik Nama Besar Mbah Glongsor, Hikmah Terompet yang “Ketelisut” (seri 5 – bersambung)
"YANG DISABOTASE" : Terompet peninggalan Mbah Glongsor yang diduga "disabotase"seseorang yang sudah dikenal di lingkungan makamnya, pertengahan Juni. Sebelum "ketelisut", terompet menjadi simbol kebanggaan saat digelar kirab budaya mengangkat nama Mbah Glongsor di lingkungan kampung Rendeng Wetan, beberapa tahun lalu. (foto : iMNews.id/Dok)

“Petualangan Kramaleya” di Balik Nama Besar Mbah Glongsor, Hikmah Terompet yang “Ketelisut” (seri 5 – bersambung)

Banyak Pihak Bisa Dirugikan Akibat "Sabotase" Terompet Berkategori Benda Cagar Budaya Itu IMNEWS.ID - KALAU disebut sudah bisa "mengikhlaskan" mungkin antara ucapan dan isi hati, akan berbeda. Tetapi, kalau tidak bisa…

0 Comments