Sabtu, 27 November 2021
Regional Pedagang Takjil Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Pedagang Takjil Harus Patuhi Protokol Kesehatan

Baca Juga

Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif Jadi Ciri Peringatan 90 Tahun Pakasa

Didirikan Sinuhun PB X, Sebagai Embrio Demokrasi SOLO, iMNews.id - Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif akan digelar Lembaga Dewan Adat...

Kerja-Bhakti Resik-resik Alun-alun dan Pagelaran, Awali HUT 90 Tahun Pakasa

Para Sesepuh Ajak KGPH Mangkubumi Pimpin Adik-adiknya Bergabung SOLO, iMNewsid – Setelah berhenti ketika memasuki Lebaran 2021 dan beristirahat beberapa...

Gusti Moeng Diminta Bicara Soal Pelestarian Bahasa Jawa di FGD pra-KBJ VII

Bahasa Daerah Lainnya Wajib Dipelihara Negara SOLO, iMNews.id – Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Mataram Surakarta GKR Wandansari Koes...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Pemkot Surakarta memberikan kelonggaran memberi kelonggaran bagi pedagang takjil untuk berjualan selama Ramadan, asalkan mereka mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Dinas Perdagangan, Heru Sunardi, menguraikan bahwa ketentuan-ketentuan yang wajib dipatuhi pedagang diantaranya adalah tidak berjualan di pinggir jalan yang bisa mengganggu arus lalu-lintas, wajib menjaga jarak antarpedagang serta wajib mengemas makanan atau minuman yang dijajakan.

“Pedagang tidak boleh mengemas jajanan saat berada di jalan atau saat pembeli datang. Pedagang yang berjualan di lapak juga dilarang menyediakan fasilitas makan di tempat, karena itu hanya dikhususkan bagi warung makan dan sejenisnya,” beber Heru.

Pemkot, imbuh Heru, juga akan mengantisipasi pasar tiban di sejumlah titik yang pengelolaannya dilakukan kelompok kerja (pokja) tingkat kelurahan. Biasanya aktivitas pasar tiban itu digelar di beberapa wilayah seperti Kemlayan, Serengan dan sebagainya.

“Kami akan menggandeng kelurahan agar pelaksanaannya tetap sesuai protokol kesehatan dan tidak melanggar aturan.”

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Ahyani mengatakan bahwa aturan bagi pedagang takjil merupakan bagian dari pembatasan aktivitas masyarakat selama Ramadan. “Penjual takjil dan sebagainya tetap diperbolehkan asalkan tidak berkerumun. Kalau melanggar kita tegur, lebih dari tiga kali melanggar akan dilarang jualan,” tegas Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 ini. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif Jadi Ciri Peringatan 90 Tahun Pakasa

Didirikan Sinuhun PB X, Sebagai Embrio Demokrasi SOLO, iMNews.id - Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif akan digelar Lembaga Dewan Adat...

More Articles Like This