Guru-guru TK dan PAUD dari Beberapa Wilayah di DIY Latihan Karawitan di Sanggar Pustaka Laras

  • Post author:
  • Post published:July 5, 2024
  • Post category:Regional
  • Reading time:4 mins read
You are currently viewing Guru-guru TK dan PAUD dari Beberapa Wilayah di DIY Latihan Karawitan di Sanggar Pustaka Laras
KARENA DALANG : Sebagai seorang yang punya latar-belakang profesi dalang, Dr Purwadi selalu bertugas sebagai pengendang saat berlatih bersama para guru TK dan PAUD, rutin seminggu sekali di kediamannya Sanggar Seni Pustaka Laras, Jalan Kakap Raya, Minomartani, Jogja, seperti yang berlangsung Selasa lalu. (foto : iMNews.id/dok)

Bentuk Pengenalan Budaya Jawa Paling Ringan dan Mendasar Bagi Kalangan Siswa

JOGJA, iMNews.id – Sekitar 15 guru TK dan PAUD dari beberapa wilayah di DIY, punya kegiatan rutin belajar dan berlatih bersama karawitan dan tembang-tembang dolanan anak di Sanggar Seni “Pustaka Laras”, tiap Selasa siang antara pukul 12.00-15.00 WIB. Latihan itu dimaksudkan sebagai “pembekalan” para guru untuk keperluan pembelajaran di kalangan siswanya.

Kegiatan latihan rutin yang sudah berjalan beberapa tahun itu, diakomodasi Dr Purwadi di kediamannya, di Jalan Kakap Raya, Minomartani, Jogya yang juga menjadi Sanggar Seni Pustoko Laras. Di bagian teras rumah peneliti sejarah (Ketua Lokantara Pusat di Jogja) itu, disediakan seperangkat gamelan yang menjadi ajang latihan bersama tersebut.

ANAK DAN ISTRI : Dr Purwadi yang mendirikan Sanggar Seni Pustoko Laras sejak beberapa tahun lalu, memiliki semangat melestarikan budaya Jawa yang tinggi dan total. Maka, latihan bersama seni karawitan dan tembang para Guru TK dan PAUD yang diinisiasinya, juga didukung anak-anak dan istrinya. (foto : iMNews.id/dok)

“Latihan ini rutin berjalan sejak beberapa tahun lalu, tiap Selasa, antara pukul 12.00 sampai 14.00 WIB. Para Guru TK dan PAUD itu berasal dari wilayah Kota Jogja, Kabupaten Sleman, Kulon Progo dan Kabupaten Bantul. Latihan ini gratis, karena untuk kebutuhan guru dan para siswanya,” ujar Dr Purwadi, menjawab pertanyaan iMNews.id, siang tadi.

Dalam latihan itu, para guru banyak yang menjadi penyanyi atau “gerong” dan sebagian lagi ikut menambuh gamelan. Tak ketinggalan istri dan anak-anak tuan rumah juga ikut menabuh gamelan untuk mengiringi tembang/gendhing yang dinyanyikan. Sementara, Dr Purwadi yang sejak masa muda menekuni profesi dalang dan karawitan, siang tadi “memegang” kendang.

BERFOTO BERSAMA : Semua yang terlibat dalam latihan bersama seni karawitan dan tembang yang diinisiasi dan diakomodasi Dr Purwadi di kediamannya, Sanggar Seni Pustoko Laras Jalan Kakap Raya, Minomartani, Jogja, Selasa lalu, menutup kegiatannya dengan berfoto bersama. (foto : iMNews.id/dok)

Anggota Pakasa Cabang Jogja itu saat dimintai konfirmasi siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB, dirinya baru saja ikut berlatih bersama pata guru TK dan PAUD tersebut. Gendhing-gendhing dolanan yang dinyanyikan antara lain “Sekar Gambuh”, “Gugur Gunung”, “Menthog-menthog”, “Yo Pra Kanca”, “Mubeng Desa”, “Lindri”, “Sregep Sinau”, “Numpak Sepur” dan sebagainya.

Pelatihan seni karawitan dan tembang yang diinisiasi dan diakomodasi Dr Purwadi itu, juga didukung dua tokoh sahabatnya yaitu Dr Afendy Widayat MPhil dan Galang Prastowo SPd MA. Keduanya bertindak sebagai nara-sumber dalam diskusi untuk mengantar latihan. Selain itu juga menjadi pemandu membaca notasi dan lirik tembang, sedangkan Dr Purwadi menjadi “pengendangnya”. (won-i1).