23.6 C
Surakarta
Regional Pakasa Cabang Sidoarjo Melakukan Restrukturisasi Susunan Pengurus

Pakasa Cabang Sidoarjo Melakukan Restrukturisasi Susunan Pengurus

Baca Juga

Jemput Bola Sambil Sosialisasi, Formula “Wiradat” yang Beda Lagi (3-habis)

Hanya Dilakukan Orang-orang yang Visioner, Misioner dan Berkepribadian IMNEWS.ID - KIRA-KIRA tiga bulan lagi atau tepatnya 15 April 2022, sudah hampir...

Jemput Bola Sambil Sosialisasi, Formula “Wiradat” yang Beda Lagi (2-bersambung)

Ziarah, Kirab Budaya, Pengajian Akbar dan ''Wisudan'' Warga Pakasa IMNEWS.ID - BERSAFARI ''tour de petilasan'' untuk mencari dan merawat jejak leluhur...

Jemput Bola Sambil Sosialisasi, Formula “Wiradat” yang Beda Lagi (1-bersambung)

Putra Mahkota Didaulat Foto Bersama di Tengah Para Penabuh Gamelan IMNEWS.ID - SEBUAH keniscayaan yang terbingkai dalam tema besar ''Nut jaman...
~Pariwara~

Agar Secepatnya Bisa Berkembang, Mengejar Kemajuan Cabang Lain

SOLO, iMNews.id – Kepengurusan Paguyuban Kawula Keraton Surakarta (Pakasa) Cabang Sidoarjo (Jatim) akan segera meresmikan proses restrukturisasi yang sudah dilakukan, dalam sebuah upacara pelantikan di wilayah cabang bersangkutan, dalam waktu dekat. Restrukturisasi atau penataan ulang susunan kepengurusan itu, dimaksudkan agar secepatnya bisa berkembang dan mengejar kemajuan cabang-cabang Pakasa di daerah lain.

Hal tersebut terungkap dalam audiensi pengurus (lama) cabang Pakasa Sidoarjo yang diketuai KMAyT Rizki Niswari Budayaningrum yang diterima KPH Edy Wirabhumi selaku Ketua Pakasa Punjer, didampingi GKR Wandansari Koes Moertiyah atau Gusti Moeng selaku Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Mataram Surakarta di kantor ”BP” Kamandungan, Baluwarti, kemarin. KMAyT Rizki bersama rombongan calon unsur pengurus baru, sebelumnya melakukan ziarah ke Pesanggrahan Langenharjo tempat meditasi Sinuhun PB IX di Desa Langenharjo, Grogol, Sukoharjo.

Dalam dialog dengan KPH Edy Wirabhumi dan Gusti Moeng, disampaikan KMAyT Rizki bahwa sudah sekitar 2 tahun pengurus Pakasa Cabang Sidoarjo terbentuk, tetapi merasa belum bisa berbuat banyak seperti diharapkan Pangarsa Punjer Pakasa yang berkedudukan di Keraton Mataram Surakarta. Padahal, terbentuknya pengurus cabang Pakasa Sidoarjo, diharapkan secepatnya berkembang dengan membentuk pengurus Pakasa anak cabang di tingkat kecamatan, agar tujuan jangka pendek hingga jangka panjang untuk pelestarian seni budaya secepatnya bisa dilakukan.

”Jadi mohon maaf Kanjeng (KPH Edy)…, Gusti (Gusti Moeng)…., kalau Pakasa (Cabang) Sidoarjo hingga kini belum bisa berbuat banyak seperti cabang-cabang di daerah lain. Selain karena hambatan internal pengurus, juga ada hambatan dari eksternal. Dari yang seharusnya kami bisa tampil di event kemarin sesuai rencana, tetapi mendadak berubah. Tetapi, alhamdulillah Pakasa Sidoarjo tetap bisa tampil, berjalan lancar dan sukses,” ujar KMAyT Rizki yang dibenarkan beberapa anggota rombongannya, yang di antaranya terlibat menyukseskan penampilan Pakasa Sidoarjo di event ”Pekan Seni dan Ekraf 90 Tahun Pakasa”, belum lama ini (iMNews.id, 1/12).

Dalam kesempatan itu, baik KPH Edy selaku Ketua Pusat (Pangarsa Punjer) Pakasa maupun Gusti Moeng (Ketua LDA) sekaligus Pengageng Sasana Wilapa tak banyak memberi pernyataan berkait masalah yang dihadapi Pakasa Cabang Sidoarjo dan proses restrukturisasi yang sedang dijalani. Keduanya hanya berharap mudah-mudahan dengan restrukturisasi, tugas-tugas Pakasa cabang bisa segera dijalankan dan organisasi cabang bisa berkembang seperti cabang-cabang di daerah lain.

Mengenai teknis penetapan susunan kepengurusan pasca-restrukturisasi, KPH Edy dan Gusti Moeng menyarankan agar KMAyT Rizki dan panitianya berkoordinasi dengan para calon pengurus Pakasa Cabang Nganjuk untuk mengatur waktu pelaksanaan, terutama soal jam berlangsungnya acara agar bisa berurutan dan sekali perjalanan. Seperti diketahui, kepengurusan Pakasa Cabang (Kabupaten) Nganjuk (Jatim) yang diinisiasi Dr Purwadi (Ketua Lokantara Pusat/Jogja) juga sudah terbentuk dan menunggu pengesahan dalam sebuah acara pelantikan.

”Yang jelas paling singkat ya Januari. Tetapi sebaiknya dilihat perkembangan situasinya. Februari juga enggak apa-apa. Untuk efektivitas waktu ya urut bergantian dari (Pakasa Cabang) Nganjuk, pagi, siangnya (pelantikan pengurus Pakasa Cabang) Sidoarjo. Atau siang kemudian sore, yang penting urut, bisa saya jagkau dalam sehari,” pinta Gusti Moeng yang dibenarkan KPH Edy dan disetujui KMAyT Rizki dan rombongan. (won)     

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Jemput Bola Sambil Sosialisasi, Formula “Wiradat” yang Beda Lagi (3-habis)

Hanya Dilakukan Orang-orang yang Visioner, Misioner dan Berkepribadian IMNEWS.ID - KIRA-KIRA tiga bulan lagi atau tepatnya 15 April 2022, sudah hampir...

Berita Terkait