26.3 C
Surakarta
Regional Pemkot Surakarta Izinkan Balita, Ibu Hamil dan Lansia Masuk Mal

Pemkot Surakarta Izinkan Balita, Ibu Hamil dan Lansia Masuk Mal

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Pemkot Surakarta mengizinkan balita, ibu hamil dan lansia kembali memasuki mal, pusat perbelanjaan modern, tempat hiburan dan tempat wisata di Kota Solo.

Kebijakan ini dilatarbelakangi penularan Covid-19 yang relatif terkendali dalam beberapa waktu belakangan.

Pelonggaran tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 067/1653 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Peran Satuan Tugas Tingkat Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Surakarta.

Sebelumnya larangan bagi balita, ibu hamil dan lansia untuk memasuki pusat perbelanjaan, tempat hiburan dan tempat wisata diberlakukan Pemkot sejak tahun lalu. Kebijakan ini bertujuan untuk menekan potensi kelompok rentan terinfeksi Covid-19.

“Larangan masuk mal, termasuk tempat wisata seperti Jurug dan Balekambang, untuk balita memang sudah kami cabut,” kata Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, Rabu (2/6).

Wali Kota menegaskan, kebijakan itu tidak dilatarbelakangi desakan dari masyarakat. “Kami melihat angka penyebaran (Covid-19) sudah membaik. Pascalebaran juga tidak ada lonjakan-lonjakan yang menakutkan.”

Meski demikian Wali Kota menandaskan jika realisasi pelonggaran tersebut masih harus menunggu pertemuan antara pengelola dengan Pemkot. Apalagi Gibran menilai jika balita tetap rentan terpapar Covid-19.

“SOP-nya akan kami perketat dan karyawan mal-mal juga kami vaksin dulu. Nanti setiap dua minggu juga dievaluasi. Kamis adalah hari terakhir vaksin di mal dan kami akan memanggil pengelola dulu karena SOP akan diperketat,” urainya.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Ahyani menjelaskan jika pengelola mal, pusat perbelanjaan modern, tempat wisata dan tempat hiburan harus bertanggung jawab dalam menekan potensi penularan Covid-19 di lokasi mereka. “Jika ada kerumunan yang berlebihan atau pengunjung yang tidak menerapkan prokes, ya pengelolanya yang akan disanksi,” tegas Ahyani. (F Pradipta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait