Sabtu, 27 November 2021
Regional Sebagian Warga Sumber Diizinkan Pulang, Lockdown Tetap Dilanjutkan

Sebagian Warga Sumber Diizinkan Pulang, Lockdown Tetap Dilanjutkan

Baca Juga

Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif Jadi Ciri Peringatan 90 Tahun Pakasa

Didirikan Sinuhun PB X, Sebagai Embrio Demokrasi SOLO, iMNews.id - Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif akan digelar Lembaga Dewan Adat...

Kerja-Bhakti Resik-resik Alun-alun dan Pagelaran, Awali HUT 90 Tahun Pakasa

Para Sesepuh Ajak KGPH Mangkubumi Pimpin Adik-adiknya Bergabung SOLO, iMNewsid – Setelah berhenti ketika memasuki Lebaran 2021 dan beristirahat beberapa...

Gusti Moeng Diminta Bicara Soal Pelestarian Bahasa Jawa di FGD pra-KBJ VII

Bahasa Daerah Lainnya Wajib Dipelihara Negara SOLO, iMNews.id – Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Mataram Surakarta GKR Wandansari Koes...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Sebagian warga Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah diizinkan pulang dari lokasi karantina ke rumah masing-masing.

Namun kebijakan lockdown (isolasi wilayah) di RT 5 dan RT 6 RW 7 tetap dilanjutkan oleh Pemkot Surakarta.

“Tadi pagi ada 15 warga yang diperbolehkan pulang, karena dinyatakan sudah sembuh. Sebelumnya juga ada enam warga yang diizinkan pulang,” beber Sekretaris Kelurahan Sumber, Winarno, Jumat (21/5).

Meski demikian, lanjut dia, isolasi wilayah di kedua RT tersebut tetap dilanjutkan. “Karantina selama 14 hari tetap dilanjutkan, sebab wilayah itu tergolong zona merah. Warga yang sudah pulang pun diminta tetap melakukan karantina di rumah.”

Isolasi wilayah yang dimulai 19 Mei tersebut akan berakhir 1 Juni.

Seperti diketahui, puluhan warga RT 5 dan RT 6 RW 7 Kelurahan Sumber dinyatakan terinfeksi Covid-19, usai mengikuti buka puasa bersama pada Ramadan kemarin. Hingga Jumat pagi, terdapat 42 warga yang diisolasi di Asrama Haji Donohudan maupun dirawat di rumah sakit. Kebijakan lockdown pun diberlakukan guna menekan penularan virus di wilayah tersebut, sejak Rabu (19/5).

Sementara itu Wali Kota Gibran Rakabuming Raka berjanji mengoptimalkan testing dan tracing kontak warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut. “Harus bisa ketahuan nyebarnya sampai ke mana saja,” tandas Gibran.

Wali Kota mengaku kecolongan atas peristiwa tersebut. “Pemkot akan mengevaluasi agar kasus serupa tidak terulang. Ramadan kemarin  sebenarnya bukber sudah dilarang, tapi warga tetap menggelarnya. Akhirnya muncul klaster bukber di Solo, kata dia. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif Jadi Ciri Peringatan 90 Tahun Pakasa

Didirikan Sinuhun PB X, Sebagai Embrio Demokrasi SOLO, iMNews.id - Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif akan digelar Lembaga Dewan Adat...

More Articles Like This