26.3 C
Surakarta
Regional Sebagian Warga Sumber Diizinkan Pulang, Lockdown Tetap Dilanjutkan

Sebagian Warga Sumber Diizinkan Pulang, Lockdown Tetap Dilanjutkan

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Sebagian warga Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah diizinkan pulang dari lokasi karantina ke rumah masing-masing.

Namun kebijakan lockdown (isolasi wilayah) di RT 5 dan RT 6 RW 7 tetap dilanjutkan oleh Pemkot Surakarta.

“Tadi pagi ada 15 warga yang diperbolehkan pulang, karena dinyatakan sudah sembuh. Sebelumnya juga ada enam warga yang diizinkan pulang,” beber Sekretaris Kelurahan Sumber, Winarno, Jumat (21/5).

Meski demikian, lanjut dia, isolasi wilayah di kedua RT tersebut tetap dilanjutkan. “Karantina selama 14 hari tetap dilanjutkan, sebab wilayah itu tergolong zona merah. Warga yang sudah pulang pun diminta tetap melakukan karantina di rumah.”

Isolasi wilayah yang dimulai 19 Mei tersebut akan berakhir 1 Juni.

Seperti diketahui, puluhan warga RT 5 dan RT 6 RW 7 Kelurahan Sumber dinyatakan terinfeksi Covid-19, usai mengikuti buka puasa bersama pada Ramadan kemarin. Hingga Jumat pagi, terdapat 42 warga yang diisolasi di Asrama Haji Donohudan maupun dirawat di rumah sakit. Kebijakan lockdown pun diberlakukan guna menekan penularan virus di wilayah tersebut, sejak Rabu (19/5).

Sementara itu Wali Kota Gibran Rakabuming Raka berjanji mengoptimalkan testing dan tracing kontak warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut. “Harus bisa ketahuan nyebarnya sampai ke mana saja,” tandas Gibran.

Wali Kota mengaku kecolongan atas peristiwa tersebut. “Pemkot akan mengevaluasi agar kasus serupa tidak terulang. Ramadan kemarin  sebenarnya bukber sudah dilarang, tapi warga tetap menggelarnya. Akhirnya muncul klaster bukber di Solo, kata dia. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait