28.4 C
Surakarta
Regional Webinar Jadi Puncak Mabit Ramadhan Secara Online yang Digelar Tapak Suci UMS

Webinar Jadi Puncak Mabit Ramadhan Secara Online yang Digelar Tapak Suci UMS

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SUKOHARJO, iMNews.id – Tapak Suci Universitas Muhamadiyah Surakarta (UMS) menggelar Webinar untuk umum melalui platform zoom meeting, Minggu (25/4), sebagai puncak acara Mabit yang diselenggarakan tanggal 18-19 April 2021. Acara itu dihadiri pembina Tapak Cuci, Wildan Hanif Amri SPd yang kerap disapa mas Wildan.

Dalam sambutannya Wildan Hanif sempat menyayangkan, Mabit kali ini harus dilaksanakan secara online karena memang kondisi pandemi Covid-19. Namun situasi dan kondisi yang memaksa pelaksanaannya dilakukan secara online, diharapkan tidak mengurangi esensi acara Mabit itu sendiri.

”Saya selaku pembina Tapak Suci, juga ingin bertatap-muka langsung dengan kalian seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun karena pandemi, kita hanya bisa bertemu secara online. Meskipun pertemuan kita seperti ini, tidak akan mengurangi esensi dari kegiatan ini. Saya berharap kegiatan ini tetap menghasilkan output yang diharapkan” pintanya.

Webinar yang mengambil tema”Membina Iman dalam Balutan Cinta Ramadhan”, dipandu oleh Wiwin Sawinda dan menghadirkan pembicara Ustaz Hamdan Maghribi STh I MPhi. Pembicara tunggal itu adalah seorang dosen di IAIN Surakarta, yang dikenal dengan karya penulisannya berjudul”Bukan Untuk yang Pacaran”.

Mengutip pernyataan pembina Tapak Suci UMS tentang tujuan utama sebuah kegiatan adalah bagaimana bisa menghasilkan output yang sesuai dengan temanya, Hamdan menegaskan bahwa yang terpenting dari bulan Ramadhan adalah membangun kebiasaan baru yang lebih baik. Seperti misalnya, mengutamakan kesederhanaan, terbiasa membaca Alquran dan amalan-amalan lain, yang bisa menjadi bekal sesudah menjalani ibadah di bulan Ramadhan.

Webinar yang dibuka Nur Faizah selaku pemandu acara, dimulai pukul 15.30 hingga menjelang berbuka puasa dan diikuti 105 peserta, dari kalangan pengurus anggota Tapak Suci UMS dan peserta umum dari kalangan mahasiswa STIE Surakarta, Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Ahmad Dahlan serta perwakilan dari setiap UKM UMS. (won)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait