Kamis, 2 Desember 2021
Budaya Pengurus Pakasa Cabang Banjarnegara Dilantik Disertai Wisuda 110 Anggota Setempat

Pengurus Pakasa Cabang Banjarnegara Dilantik Disertai Wisuda 110 Anggota Setempat

Baca Juga

Golkar “Memberanikan Diri” Membuka Sejarah Para Pahlawan Lewat Sarasehan

Jadi Ajang ‘’Menagih Janji’’ Wali Kota Gibran Rakabuming SOLO, iMNews.id – Dalam sepanjang sejarah NKRI lahir (1945) hingga kini, baru...

Wakil Wali Kota : “Kalau Tidak Mau Dihormati, ya………..”

Sumbang Rp 5 Juta untuk Pekan Seni 90 Tahun Pakasa SOLO, iMNews.id – Pembukaan Pekan Seni dan Ekraf (Ekonomi Kreatif)...

Istana Maimun Medan Akan Dikembalikan Menjadi Ikon Kota

Dikunjungi Ketua DPD RI dan Disaksikan Ketua MAKN MEDAN, iMNews.id – Ketua DPD RI AA LaNyala Mahmud Mattalitti yang belakangan...
~Pariwara~

SOLO-smnusantara.com – Pengurus Paguyuban Kulawarga Keraton Surakarta (Pakasa) Cabang Kabupaten Banjarnegara periode 2020-2025 terbentuk. Susunan pengurus cabang yang diketuai KRT Eko Budiharto Tirto Rumekso itu, akan ditetapkan dalam upacara pelantikan yang akan berlangsung di Balai Budaya Banjarnegara, Sabtu, 12 Desember, mulai pukul 10.00 WIB.

”Betul. Agenda terdekat pelantikan pengurus Pakasa Cabang Banjarnegara, Sabtu 12 Desember di Kabupaten Banjarnegara. Nanti disertai wisuda abdidalem Pakasa sekaligus penyerahan kekancingan untuk 110 anggota cabang,” jelas GKR Wandansari Koes Moertiyah selaku Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Mataram Surakarta, menjawab pertanyaan smnusantara.com, kemarin.

Disebutkan, dalam kesempatan wisuda abdidalem Pakasa cabang Banjarnegara yang akan digelar di gedung Balai Budaya setempat itu, akan disertai dengan ”tetepan” atau pelantikan pengurus cabang yang sudah mulai dibentuk beberapa waktu lalu. Untuk pelantikan pengurus cabang, akan dilakukan KPH Edy Wirabhumi selaku Pangarsa Punjer (Pimpinan Pusat) Pakasa yang berkedudukan di Keraton Mataram Surakarta sebagai pusatnya.

Dalam surat permohonan pelantikan yang diterima pengurus pusat Pakasa di Kota Solo disebutkan, susunan pengurus cabang terdiri KRT Eko Budiharto Tirto Rumekso (Ketua), KRT Budiyono Reksonagoro (Sekretaris) dan Moh Bahaudin (Bendahara). Bersamaan dengan itu, juga ditetapkan pengurus Pakasa Anak cabang yang baru terbentuk 12 dari 20 kecamatan yang ada di kabupaten banjarnegara.

PESERTA SUSULAN

Ketua LDA yang akrab disapa Gusti Moeng menambahkan, sebenarnya ada beberapa daerah di Jateng utamanya di wilayah eks Karesidenan Banyumas dan Kedu, sudah lama merintis terbentuknya pengurus Pakasa cabang dan ingin ditetapkan.Namun, belum sempat diagendakan, segera disusul datangnya pageblug Corona yang hampir setahun melanda hingga agenda dan rencana cabang-cabang itu terbengkalai.

Dari dua eks wilayah karesidenan itu, baru Kabupaten Banjarnegara yang sudah terbentuk cabang Pakasanya dan akan kepengurusannya dilantik 12 Desember nanti. Sedangkan beberapa kabupaten lain di eks karesidenan berbeda misalnya Temanggung, diagendakan menyusul kemudian.

Disebutkan, selain 110 abdidalem warga Pakasa Cabang Banjarnegara yang akan diwisuda nanti, ada susulan minta diwisuda abdidalem dari warga Pakasa Cabang Klaten sebanyak 18 orang dan dari Pakasa cabang Sidoarjo (Jatim) 7 orang. Mereka akan datang dari daerah masing-masing, bergabung mengikuti wisuda yang akan digelar di gedung Balai Budaya Kabupaten Banjarnegara itu.

”Padahal, warga Pakasa cabang Sidoarjo yang saya wisuda awal bulan lalu sudah 30 orang. Sehari sebelumnya, saya mewisuda abdidalem Pakasa Cabang Malang ada 140-an orang. Ini sungguh membuat kami trenyuh sekaligus bangga. Karena, kesadaran untuk mencintai dan melestarikan budaya Jawa yang dipancarkan dari Mataram Surakarta bermunculan di mana-mana. Peradaban Jawa yang telah ikut membentuk cirikhas kepribadian bangsa ini, memang harus disengkuyung bersama-sama, bahu-membahu,” ajak Gusti Moeng.(won)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Golkar “Memberanikan Diri” Membuka Sejarah Para Pahlawan Lewat Sarasehan

Jadi Ajang ‘’Menagih Janji’’ Wali Kota Gibran Rakabuming SOLO, iMNews.id – Dalam sepanjang sejarah NKRI lahir (1945) hingga kini, baru...

More Articles Like This