“Ada Aroma” Memperkenalkan Pemimpin Baru Sinuhun PB XIV Hangabehi
SURAKARTA, iMNews.id – Bebadan Kabinet 2004 akan menggelar “Silaturahmi Raja-raja Nusantara”, Sabtu (5/9). Dari catatan DPP Majelis Adat Kraton Nusantara (MAKN) terdapat 50-an kraton/kesulatanan/ledatuan/pelingsir adat di Nusantara yang tersisa dari 250-an yang tercatat sebelum tahun 1945. Jumlah itu hampir sama dengan data jumlah anggota FKIKN yang dipimpin Gusti Moeng selaku Sekjen.
“Kalau soal jumlah raja-raja yang akan datang besok Sabtu (6/9), silakan tanya kepada KRT Pramudijanto. Karena, sampai hari ini memang masih berlangsung pendataan konfirmasi yang bisa hadir dan tidak. Saya lebih banyak mengurusi perangkat uba-rampe penyambutannya secara adat. Termasuk, mempersiapkan gamelan pakurmatan untuk menyambut tamu raja-raja itu,” ujar KRMH Suryo Kusumo Wibowo.

KRMH Suryo Kusumo Wibowo (Wakil Pengageng Sasana Prabu) yang ditemui iMNews.id di kompleks Pendapa Sitinggil Lor, siang tadi menambahkan, sampai Kamis (3/9) hari ini, persiapan upacara penyambutan raja-raja Nusantara sudah banyak dilakukan. Tetapi, masih ada tambahan persiapan yang diagendakan selesai di hari terakhir, Jumat (4/). Termasuk menyesuaikan rute parade prajurit kraton.
Seperti diketahui, silaturahmi di antara raja-raja Nusantara masih erat terjalin dan secara periodik melakukan pertemuan sebagai anggota DPP MAKN maupun FKIKN. Karena, MAKN yang dipimpin KPH Edy Wirabhumi selaku ketua umum, punya agenda tahunan festival seni budaya kraton Nusantara (FSBKN). Sedangkan Forum Komunikasi dan Informasi Kraton Nusnatara (FKIKN) dipimpin Gusti Moeng.

FKIKN yang sekretariatnya masih berada di Surakarta (Kraton Mataram Surakarta) sejak didirikan tahun 1990-an, dimpimpin Gusti Moeng selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen). FKIKN hanya sebagai paguyuban dan pembentukannya berdasar kesepakatan para raja yang berkumpul di Surakarta kali pertama di tahun 1990-an, dan bersepakat menjadikan Kraton Mataram Surakarta sebagai sekretariat dan Sekjen.
“Oleh Sinuhun PB XII, waktu itu, saya yang mendapat dawuh untuk aktif sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen), sampai sekarang. Jadi, semata-mata sebagai penghormatan para raja terhadap Sinuhun PB XII dan Kraton Mataram Surakarta yang dianggap punya peran atas kemerdekaan RI. Apalagi, saat itu juga disepakati membuat kegiatan event Festival Kraton Nusantara (FKN),” ujar Gusti Moeng.

Dalam perjalanan waktu, event FKN yang semula berlangsung 2 tahun sekali berubah menjadi tiap tahun, berkeliling di tiap kerajaan yang bergantian antara yang ada di dalam dan di luar pulau Jawa. Tetapi, dinamika politik dan kondisi ekonomi nasional yang tidak menentu, membuat event itu tak berjalan rutin. Terlebih ketika ada pandemi Corona, event MAKN-pun juga sempat terpengaruh.
Sementara itu, KRT Pramudijanto (staf Setjen FKIKN) yang dimintai konfirmasi, Kamis (3/9) siang tadi menyatakan, ada 25 raja dan permaisurinya yang sudah memberi kabar akan hadir pada silaturahmi raja-raja Nusantara yang digelar Kraton Mataram Surakara, Sabtu (5/9). Menurutnya, sangat mungkin acara Sabtu lusa menjadi kesempatan para raja untuk mengenal Sinuhun PB XIV Hangabehi.

“Biasanya, setiap ada pemimpin baru kerajaan/kesultanan/kedatuan/pelingsir adat, lalu ada pertemuan silaturahmi untuk berkumpul dan memperkenalkan diri. Karena, Kraton Mataram Surakarta sudah punya pemimpin baru (Sinuhun PB XIV Hangabehi), mungkin saja pertemuan silaturahmi itu menjadi ajang perkenalan. Ada 25 raja-permaisuri yang menyatakan akan hadir,” ujar KRT Pramudijanto.
Di tempat terpisah, kehadiran para raja anggota MAKN maupun FKIKN yang bersilaturahmi di Kraton Mataram Surakarta, Sabtu pagi hingga siang (5/9) lusa, disambut baik kalangan masyarakat adat elemen Pakasa. KRRA Panembahan Gilingwesi Singonegoro (Ketua Pakasa Cabang Kudus), salah satu pimpinan Pakasa cabang yang mendukung kesempatan silaturahmi dan perkenalan pemimimpin baru itu. (won-i1)
