Di WA Grup Pangarsa Pakasa Mulai Ramai “Membahas” Baliho Sinuhun PB XIV

  • Post author:
  • Post published:June 4, 2026
  • Post category:Regional
  • Reading time:5 mins read
You are currently viewing Di WA Grup Pangarsa Pakasa Mulai Ramai “Membahas” Baliho Sinuhun PB XIV
DARI SINI : Bermula dari pojok perempatan Gladag ini, baliho Sinuhun PB XIV Hangabehi mulai menyebar luas di wilayah Kabupaten Kudus. Dalam sehari hingga malam ini, diteruskan penyebarannya oleh Pakasa Cabang Kudus dan cabang lain. (Foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Pakasa Cabang Kudus Malam Ini Mulai Memasang 100 Baliho Ukuran 1,5×2 Meter

SURAKARTA, iMNews.id – Grup “whatsapp” (WA) pimpinan pengurus (Pangarsa) Pakasa cabang, hari ini mulai ramai membahas baliho sosialisasi penampilan pemimpin baru Kraton Mataram Surakarta, Sinuhun PB XIV Hangabehi. Di grup itu, bahkan dibuka layanan pesanan bagi kalangan Pakasa cabang yang membutuhkan baliho, dengan mendaftarkan diri ke pengurus Punjer, dan mengisi jumlah baliho yang butuhkan.

KPH Edy Wirabhumi yang dimintai konfirmasi iMNews.id soal dibukanya layanan pesan baliho sosialisasi Sinuhun PB XIV Hangabehi itu hari ini (Kamis, 4/6), menjawab singkat “iya” (benar). Sementara, KRMH Suryo Kusumo Wibowo (Wakil Pengageng Sasana Prabu) yang berada di grup WA tersebut saat dimintai konfirmasi, juga membenarkan adanya kesibukan para “pangarsa” Pakasa sedang “membahas” baliho.

MALAM HARI : Memanfaatkan suasana sepi malah hari, sejumlah santri warga Pakasa Cabang Kudus bisa menggelar baliho ukuran 3×3 meter di tengah jalan desa untuk memasang tali yang akan dikaitkan ke kerangka bambu pemancangnya, kemarin. (Foto : iMNews.id/Dok)

“Ini tadi sudah ada enam Pakasa cabang mendaftarkan diri minta baliho. Rata-rata minta 5 buah dan sanggup akan memasang di daerahnya masing-masing. Karena pertimbangan efisiensi pemasangan, rata-rata minta yang ukuran 3×4 meter. Kalau pesannya hari ini, mungkin besok baru bisa jadi dan diambil. Alhamdulillah warga Pakasa bergotong-royong ikut membantu menyebar-luaskan,” ujar KRMH Suryo Kusumo.

KRMH Suryo Kusumo Wibowo yang dihubungi iMNews.id siang tadi menambahkan, jumlah Pakasa yang akan membantu menyebar-luaskan baliho pemimpin baru Kraton Mataram Surakarta itu dimungkinkan akan terus bertambah. Karena, jumlah Pakasa cabang yang mendaftar baru 6, sementara jumlah pengurus Pakasa yang eksis ada 30-an cabang dari 40-an yang pernah dibentuk oleh Pakasa Punjer.

Fenomena penyebarluasan atau sosialisasi baliho pemimpin baru Sinuhun PB XIV Hangabehi ini, akan dimungkinkan akan terus bergulir menjadi kegiatan daya dukung legitimatif di kalangan Pakasa cabang. Namun kegiatan sosialisasi ini akan sangat efisien bagi cabang-cabang Pakasa, bila dilakukan dengan inisiatif pribadi baik produksi maupun pembiayaannya, terutama bagi cabang yang jauh dari Punjer.

“Misalnya satu cabang baru punya 30-an warga. Kalau urunan Rp 30 ribu/orang, sudah terkumpul Rp 900 ribu. Biaya cetak ukuran 3×4 meter, hanya sekitar Rp 300 ribu. Berarti bisa bikin dua buah atau bisa terpasang di dua titik lokasi. Sisanya untuk beli bambu bahan membuat kerangka. Berarti irit waktu, tenaga dan sebagainya, kalau dibanding energi yang dikeluarkan untuk mengambil ke Solo”.

SAMPAI DEMAK : Pemasangan baliho sosialisasi Sinuhun PB XIV Hangabehi secara mandiri, sudah sampai di wilayah Kabupaten Demak. Baliho ukuran 3×3 meter itu dipasang di teras rumah seorang santri KRRA Panembahahan Gilingwesi Hadinagoro. (Foto : iMNews.id/Dok)

“Pakasa Kudus berinisiatif mandiri. Selain meringankan beban kraton, ‘kan bisa menyemangati Pakasa cabang lain. Ya sedapat mungkin tidak njagakne Punjer. Tapi memang perlu pertimbangan efisiensi. Kalau mau pasang 1-5 buah, ya lebih irit urunan biaya cetaknya. Soal pemasangan, ya kerja-bhakti. La, kalau harus ke Solo mengambil barangnya, apa tidak keluar biaya?,” jelas KRRA Panembahan Gilingwesi.

KRRA Panembahan Didik Alap-alap Gilingwesi Singonegoro (Ketua Pakasa Cabang Kudus), Kamis (4/6) siang tadi menandaskan beberapa hal di atas. Trah darah-dalem grade 4 Sinuhun PB X itu juga mengabarkan, pihaknya sedang merubah rencana dan tahapan sosialisasi baliho yang dimulainya sejak Selasa malam (2/6). Karena ada kesulitan memasang baliho ukuran 4×4 meter dan 5×5 meter yang disiapkannya.

Menurutnya, untuk sementara baliho ukuran 4×4 meter dan 5×5 meter itu sementara disimpan dan kembali memesan balihi ukuran 1,5×2 meter. Baliho ukuran kecil ini dimungkinkan lebih mudah pemasangannya dan lebih aman terpasang, di lokasi terbuka atau terlindung. Tetapi, pilihan terakhir yang dinilai lebih tepat ini, prioritasnya tetap akan dipasang di lokasi rumah/pekarangan warga Pakasa/santri.

Selebihnya, baliho akan dipasang di warung-warung dan tempat keramaian lain yang tak perlu berizin resmi. Untuk rencana baru ini KRRA Panembahan Gilingwesi Singonegoro sudah memesan 140 buah baliho ukuran 1,5×2 meter. Baliho yang dipesan , diharapkan malam ini bisa diambil dan siap dipasang di berbagai lokasi. Dia merencanakan akan memasang sebuah untuk tiap desa/kelurahan se-Kabupaten Kudus.

EMPAT KECAMATAN : Kalau Selasa (2/6) malam Pakasa Cabang Kudus sudah memasang baliho sosialisasi Sinuhun PB XIV Hangabehi di empat kecamatan, malam ini mungkin sudah masuk ke desa-desa dari kecamatan terdekat sebelum rata se Kabupaten Kudus. (Foto : iMNews.id/Dok)

“Siang tadi kami berunding dan mengevaluasi. Ternyata, muncul insiden untuk baliho yang ukuran 4×4 meter. Karena, bingkai bambunya kalah saat diterpa angin. Akhirnya kami ganti yang ukuran 3×3 meter dan 6 buah yang kamis pesan sudah terpasang semuanya. Itupun, ada sebagian yang terpaksa kami pasang dengan besi holo. Tetapi, biayanya akan sangat besar kalau menggunakan besi holo semua”.

“Dari pada untuk membeli besi, siang tadi kami putuskan untuk memesan 140 baliho ukuran 1,5×2 meter. Kami sudah menghitung, dari 9 kecamatan di Kabupaten Kudus, ada lebih dari 130 desa/kelurahan. Kami memesan 140 baliho, nanti dipasang satu di tiap desa/kelurahan. Malam ini kami akan gerilya lagi, sampai beberapa malam semua bisa terpasang, tak masalah. La wong waktunya masih panjang kok,” jelasnya.

LEBIH 50 ORANG : Malam ini, para santri anggota Pakasa Kudus bisa berkumpul lebih 50 orang. Karena, karena baliho sosialisasi Sinuhun PB XIV Hangabehi yang harus dipasang ada 140-an buah. Walaupun selesainya baru beberapa hari kemudian. (Foto : iMNews.id/Dok)

Disebutkan, rencana pemasangan di warung-warung selain minta izin kepada pemilik warung juga direncanakan ada kompensasi berupa uang Rp 100 ribu/warung. Sambil menitipkan baliho, juga diharapkan dukungan doanya untuk Sinuhun PB XIV Hangabehi dan kraton serta seluruh isi dan masyarakat adatnya. Diharapkan baliho tetap terpasang sampai selesainya bulan Sura Tahun Be 1960/Muharam Tahun 1448 Hijriyah.

KRRA Panembahan Gilingwesi Singonegoro tidak menyebut rinci berapa biaya yang dikeluarkan untuk membiayai “inisiatif gerakan mandirinya” ini, tetapi menyatakan Rp 10 juta untuk memesan 140 baliho ukuran 1,5×2 meter lebih efektif. Ia juga menyebutkan, akan mengirim doa secara khusus untuk jumenengan-nata Sinuhun PB XIV Hangabehi setelah semua urusan pasang baliho selesai dalam seminggu ke depan. (won-i1)