Kamis, 2 Desember 2021
Pendidikan UMS Kukuhkan Prof Waston Sebagai Guru Besar Bidang Agama Dan Filsafat

UMS Kukuhkan Prof Waston Sebagai Guru Besar Bidang Agama Dan Filsafat

Baca Juga

Seakan tak Mengenal Lelah, Terus Bergerak Memimpin Upaya Pelestarian Budaya

Belum Selesai Menggelar Hari Jadi Pakasa, Sudah Diselingi Ritual Mahesa Lawung SOLO, iMNews.id – Seakan tak mengenal lelah, belum selesai...

Golkar “Memberanikan Diri” Membuka Sejarah Para Pahlawan Lewat Sarasehan

Jadi Ajang ‘’Menagih Janji’’ Wali Kota Gibran Rakabuming SOLO, iMNews.id – Dalam sepanjang sejarah NKRI lahir (1945) hingga kini, baru...

Wakil Wali Kota : “Kalau Tidak Mau Dihormati, ya………..”

Sumbang Rp 5 Juta untuk Pekan Seni 90 Tahun Pakasa SOLO, iMNews.id – Pembukaan Pekan Seni dan Ekraf (Ekonomi Kreatif)...
~Pariwara~

SUKOHARJO, iMNews.id – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menambah Guru Besar yang ke-32. Gelar itu disandang tenaga pendidik di Fakultas Agama Islam UMS yang bernama Prof Dr Waston MHum, setelah dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar secara luring dan daring di Gedung Auditorium Mohamad Djazman kampus pusat Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Sabtu (3/4).

Upacara pengukuhan dihadiri Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif MSi dan guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Yogya), Prof Dr H Musa Asy’arie selaku mentor dan pembimbing. Selain itu juga hadir secara daring Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA, Kopertais Wilayah X Jateng Prof Dr H Imam Taufiq MAg, serta Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashier MSi.

Profesor Waston dalam pidato pengukuhannya berjudul “Masa Depan Kemanusiaan dan Keberagamaan: Era Pasca Pandemi Di Indonesia Dalam Teropong Filsafat” menyebutkan, peradaban seolah terhenti, atau justru mundur selangkah sejak covid 19 menjadi global pandemik.

Namun peradaban sebetulnya tidak sedang berhenti. Justru jika dicermati, pandemi ini mempercepat laju peradaban. Seolah semua sedang melakukan sebuah loncatan, sebuah peralihan yg cepat.

”Seluruh dunia, dari pembelajar termuda di level paling dini hingga pengajar tertua, para profesor sepuh di perguruan tinggi, dipaksa menggunakan internet untuk pembelajaran. Sebuah pemaksaan, yang tampaknya tidak akan terjadi jika tidak sedang dilanda pandemi,” katanya.

Sementara itu, Rektor Sofyan Anif dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya guru besar yang pertama di Fakultas Agama Islam UMS, bahkan akan bertambah lagi setelah hari raya Idul Fitri. “Alhamdulillah Prof Waston menjadi guru besar di FAI, khususnya di bidang filsafat dan agama,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA menyampaikan selamat atas dikukuhkan menjadi guru besar ke 96 di lingkunan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, saat diberi kesempatan memberi sambutan.

Sedangkan Kopertais Wilayah X Jawa Tengah Prof Dr H Imam Taufiq MAg juga menyampaikan ucapan selamat atas pengukuhan Prof Waston. Dia berharap, pengukuhannya sebagai guru besar di bidang agama dan filsafat, dapat berkontribusi secara positif di masyarakat dan lingkungan akademik kampus.

Tak ketinggalan, Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashier MSi, menyampaikan ucapan selamat kepada UMS yang telah melahirkan guru besar di bidang filsafat dan agama. Melalui daring dia berharap, Guru Besar yang baru bisa melakukan penelitian kritik post-modern. (won)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Seakan tak Mengenal Lelah, Terus Bergerak Memimpin Upaya Pelestarian Budaya

Belum Selesai Menggelar Hari Jadi Pakasa, Sudah Diselingi Ritual Mahesa Lawung SOLO, iMNews.id – Seakan tak mengenal lelah, belum selesai...

More Articles Like This