Sabtu, 27 November 2021
Regional Ganjar Ajak di Rumah Saja, Rudy Usul Efektifkan PPKM

Ganjar Ajak di Rumah Saja, Rudy Usul Efektifkan PPKM

Baca Juga

Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif Jadi Ciri Peringatan 90 Tahun Pakasa

Didirikan Sinuhun PB X, Sebagai Embrio Demokrasi SOLO, iMNews.id - Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif akan digelar Lembaga Dewan Adat...

Kerja-Bhakti Resik-resik Alun-alun dan Pagelaran, Awali HUT 90 Tahun Pakasa

Para Sesepuh Ajak KGPH Mangkubumi Pimpin Adik-adiknya Bergabung SOLO, iMNewsid – Setelah berhenti ketika memasuki Lebaran 2021 dan beristirahat beberapa...

Gusti Moeng Diminta Bicara Soal Pelestarian Bahasa Jawa di FGD pra-KBJ VII

Bahasa Daerah Lainnya Wajib Dipelihara Negara SOLO, iMNews.id – Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Mataram Surakarta GKR Wandansari Koes...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menawarkan solusi guna menekan angka penyebaran Covid-19 dengan mengajak seluruh warga Jateng tetap di rumah saja selama dua hari.

Menurut Ganjar, strategi itu patut dicoba lantaran kasus Covid-19 tetap meningkat. Sekalipun sejumlah kebijakan antisipatif telah dirumuskan pihak terkait.

“Saya ingin mengusulkan, bisa tidak masyarakat menahan diri di rumah secara serentak. Namanya program Jateng di Rumah Saja. Kebijakan ini sedang disiapkan, syukur-syukur weekend ini kita di rumah saja semuanya. Jadi saya ingin melihat Jawa Tengah sepi, minimal dua hari saja,” kata Gubernur, saat memimpin rapat koordinasi penanggulangan Covid-19 di Semarang, Senin (1/2).

Ia menambahkan bahwa gerakan Jateng di Rumah Saja dapat mengurangi mobilitas masyarakat di luar rumah. Usulan itu telah disampaikannya kepada seluruh Bupati/Wali Kota dan minta ditindaklanjuti.

Sementara itu Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, mengaku belum yakin jika gerakan Jateng di Rumah Saja mampu menekan laju penularan Covid-19. “Buat saya nggak perlu dua hari di rumah. Nanggung itu, apalagi hanya Sabtu dan Minggu,” tandasnya di Balai Kota Surakarta, usai mengikuti rapat koordinasi yang berlangsung virtual.

Sebaliknya Wali Kota justru menganjurkan supaya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dimaksimalkan. “Kalau PPKM di Solo kondisinya saat ini masih berjalan sesuai harapan. Hanya saja memang masih ada pelanggar-pelanggar yang mendapatkan peringatan keras bahkan ditutup. Namun kalau untuk kegiatan-kegiatan, kerumunan dan sebagainya masih bisa diatasi semua,” beber dia.

Wali Kota yang biasa disapa Rudy ini khawatir, tanpa kajian yang komprehensif gerakan Jateng di Rumah Saja justru bisa kontraproduktif. “Sabtu itu waktunya buruh gajian. Kalau Minggu biasanya pedagang kecil waktunya membayar barang. Ini hal-hal yang juga harus diperhatikan betul-betul,” terangnya. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif Jadi Ciri Peringatan 90 Tahun Pakasa

Didirikan Sinuhun PB X, Sebagai Embrio Demokrasi SOLO, iMNews.id - Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif akan digelar Lembaga Dewan Adat...

More Articles Like This