Selasa, 30 November 2021
Regional Langgar Aturan PPKM, Resepsi Pernikahan Dibubarkan

Langgar Aturan PPKM, Resepsi Pernikahan Dibubarkan

Baca Juga

Istana Maimun Medan Akan Dikembalikan Menjadi Ikon Kota

Dikunjungi Ketua DPD RI dan Disaksikan Ketua MAKN MEDAN, iMNews.id – Ketua DPD RI AA LaNyala Mahmud Mattalitti yang belakangan...

Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif Jadi Ciri Peringatan 90 Tahun Pakasa

Didirikan Sinuhun PB X, Sebagai Embrio Demokrasi SOLO, iMNews.id - Pekan Seni dan Ekonomi Kreatif akan digelar Lembaga Dewan Adat...

Kerja-Bhakti Resik-resik Alun-alun dan Pagelaran, Awali HUT 90 Tahun Pakasa

Para Sesepuh Ajak KGPH Mangkubumi Pimpin Adik-adiknya Bergabung SOLO, iMNewsid – Setelah berhenti ketika memasuki Lebaran 2021 dan beristirahat beberapa...
~Pariwara~

SOLO – iMNews.id – Lantaran dinilai melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), dua resepsi pernikahan di Solo terpaksa dibubarkan petugas Satpol PP dan aparat kepolisian, Minggu (24/1).

Kedua hajatan itu berlangsung di Kelurahan Gandekan Kecamatan Jebres dan Kelurahan/Kecamatan Banjarsari. “Hari ini ada dua lokasi dan langsung kami hentikan. Beberapa hari sebelumnya sudah kami peringatkan, agar tidak menggelar acara yang bisa menimbulkan kerumunan,” tegas Kasi Opdal Satpol PP, Semino.

Menurutnya pembubaran itu merupakan tindaklanjut atas penerbitan SE Wali Kota Surakarta Nomor 067/036, yang melarang hajatan pernikahan selama PPKM. “Kami harus tegas. Kegiatan hajatan memang tidak boleh.”

Dalam hajatan yang berlangsung di wilayah RT 3 RW 4 Kelurahan Gandekan, petugas membubarkan acara sekitar pukul 11.00. Begitu tiba di lokasi mereka langsung mencari penyelenggara resepsi, serta meminta agar acara terseut segera dihentikan. Adapun warga setempat segera menata kursi dan sebagian tamu memilih meninggalkan lokasi.

Lurah Gandekan, Arik Rahmadani, menerangkan jika pihaknya telah memanggil penyelenggara acara pada Rabu (20/1). Sehari sesudahnya giliran polisi memperingatkan penyelenggara, agar tidak diadakan resepsi.

Dalam pertemuan tersebut, imbuhnya, disepakati jika acara hanya sebatas akad nikah dengan peserta lima orang. “Ternyata kami kecolongan karena hajatan tetap dilaksanakan. Makanya kami berkoordinasi dengan Satpol PP dan akhirnya dibubarkan,” bebernya.

Di sisi lain Ketua RT 4 RW 14 Kelurahan Banjarsari, Wito Mulyono, mengklaim jika hajatan di wilayah tersebut tidak sampai menimbulkan kerumunan.

Menurutnya penyelenggara tidak menyiapkan sajian untuk dimakan di tempat. Jumlah tamu pun dibatasi sekitar 100 orang serta berasal dari daerah tersebut. “Tadi acaranya hanya tamu datang, dikasih kardus, lalu pulang,” kata dia. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Istana Maimun Medan Akan Dikembalikan Menjadi Ikon Kota

Dikunjungi Ketua DPD RI dan Disaksikan Ketua MAKN MEDAN, iMNews.id – Ketua DPD RI AA LaNyala Mahmud Mattalitti yang belakangan...

More Articles Like This