28.4 C
Surakarta
Regional Pandemi Covid-19, Perayaan Imlek 2572/2021 Dibatalkan

Pandemi Covid-19, Perayaan Imlek 2572/2021 Dibatalkan

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO – iMNews.id – Lantaran pandemi Covid-19 belum selesai, Panitia Bersama Imlek 2572/2021 memilih meniadakan perayaan Imlek yang selama ini digelar rutin di Kota Solo.

Ketua Panitia Bersama Imlek 2572/2021, Sumartono Hadinoto, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkot sebelum memutuskan untuk meniadakan ritual tahunan tersebut. “Kami mempertimbangkan berbagai hal, utamanya adalah keamanan dan kesehatan masyarakat. Adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini berarti keadaan sudah semakin serius,” bebernya.

Selain itu penerapan PPKM juga diprediksi berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Berdasarkan pertimbangan tersebut, panitia lantas menghapus serangkaian acara Imlek yang puncak perayaannya akan jatuh pada 12 Februari tersebut.

Biasanya perayaan Imlek di Kota Bengawan selalu dimeriahkan dengan berbagai event. Tak terkecuali pemasangan ribuan lampion di seputaran Pasar Gede, yang menjadi magnet bagi khalayak dan dipilih menjadi lokasi swafoto.

“Dengan tidak adanya acara Imlek di Solo teman-teman pengusaha bisa tetap berbagi dalam bentuk apapun, sebesar atau sekecil apapun untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan. Mungkin dengan mengubah konsep acara Imlek menjadi acara berbagi untuk yang membutuhkan.”

Sumartono pun mengimbau agar masyarakat bisa berkontribusi besar dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ia berharap masyarakat lebih berkomitmen dan berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Yang terpapar Covid-19 terus naik angkanya. Yang bisa menyelesaikan adalah kita semua, masyarakat sendiri. Mari bersama-sama kita lebih serius untuk disiplin menjalankan 4 M (memakai masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun) serta lebih serius untuk menjalankan Jogo Tonggo. Karena virus ini bisa selesai dari upaya kita sendiri,” jelas Sumartono. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait