Pakasa Ancab Delanggu Gelar “Umbul Donga” untuk Sinuhun PB XIV Hangabehi

  • Post author:
  • Post published:December 30, 2025
  • Post category:Regional
  • Reading time:3 mins read
You are currently viewing Pakasa Ancab Delanggu Gelar “Umbul Donga” untuk Sinuhun PB XIV Hangabehi
UBA-RAMPE : Sebuah prosesi yang membawa masuk "uba-rampe" wilujengan menjadi awal acara ritual "Rasulan Umbul Donga" yang digelar Pakasa Ancab Delanggu bersama PWS LS setempat. Ritual itu juga didukung paguyuban paranormal dan SBBJ setempat. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Dihadiri Wakil Pengageng Sasana Wilapa dan Rombongan dari Kraton

KLATEN, iMNews.id – Pengurus Pakasa Anak Cabang (Ancab) Delanggu, Cabang (Kabupaten) Klaten semalam (Senin, 29/12 malam) menggelar ritual spiritual religi “Umbul Donga Rasulan” di Resto Joglo Kebon Mburi toko Mebel Ismoyo, Delanggu. Ritual itu dihadiri Wakil Pengageng Sasana Wilapa bersama rombongan dari kraton.

KRRA Dr H Haryanto Budayaningrat SE SH MM MSi (Ketua Pakasa Ancab Delanggu) selaku Ketua Panitia “Rosulan Umbul Donga” menyatakan, kegiatan spiritual religi ini digelar Pakasa Ancab Delanggu tiap tiga bulan sekali. Untuk kali ini, dibarengi tahlil dan dzikir shalawat Barjanji dan syahadat Qurez karena alasan khusus.

SHALAWAT BARJANJI : Dalam ritual “Rasulan Umbul Donga” yang digelar Pakasa Ancab Delanggu bersama PWS LS setempat, juga diisi pengajian yang bershalawat Barjanji selain tahlil, dhzikir dan syahadat Qurez. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Karena, kebetulan bersamaan dengan imbauan Gusti Moeng (Pangarsa Lembaga Dewan Adat) yang meminta semua warga Pakasa untuk ikut mendoakan kraton dan kelembagaan yang mengelolanya. Agar LDA selalu diberi kekuatan untuk menjaga kraton yang menjadi tempat suwita sekaligus mengayomi para kawulanya, termasuk Pakasa”.

“Berikut, kami ikut mendoakan LDA dan kelembagaan pengelola (Bebadan Kabinet 2004) yang akan njumenengaken Sinuhun PB XIV. Semoga diberi kekuatan dan keselamatan untuk bisa mewujudkan cita-cita itu. Jadi, Umbul Donga Rasulan ini memang untuk mendoakan KGPH Hangabehi, jumeneng nata sebagai PB XIV,” ujar KRRA Dr Haryanto.

DI SEBUAH RESTO : Ritual “Rasulan Umbul Donga” dan tahlil-dzikir untuk kraron, Sinuhun PB XIV Hangabehi, LDA dan Pangarsa Pakasa Punjer, digelar Ancab Pakasa Delanggu di sebuah resto Joglo Kebon Mburi toko Mebel Ismoyo, Delanggu, semalam.(foto : iMNews.id/Won Poerwono)

dalam wawancara singkat sebelum acara ritual dimulai puk0l 20.00 WIB itu, lebih lanjut diungkapkan Wakil Benadahara Pakasa Cabang Klaten yang juga Ketua I Pakasa Cabang Boyolali itu, ritual juga disertai khataman Alqur’an 30 juz. Sebelum memasuki acara inti ritual, dilakukan prosesi membawa masuk uba-rampe wilujengan.

Sebelum Romo Kyai Jumika memimpin tahlil dan dzikir, prosesi yang membawa uba-rampe wilujengan berupa nasi tumpeng, ingkung dan pisang “Raja” diarak masuk ke tempat upacara yang dipimpin KRT Bambang Lebda Budaya. Di acara rutin PWSI Laskar Sabilillah (LS) Delanggu itu, juga diselingi tembang Macapat oleh Ririt Rengganis.

MEMBERI SAMBUTAN : KP Siswantodiningrat (Wakil Pengageng Sasana Wilapa) didampingi BRM Suryo Mulyoputro (cucu Sinuhun PB XIII) dan KPH Bimo Djoyo Adilogo (Bupati Juru Kunci Imogiri) saat memberi sambutan pada ritual “Rasulan Umbul Donga”, semalam. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Dalam tahlil dan dzikir yang dipandu tiga tokoh ulama setempat sekaligus itu, juga mendoakan para tokoh leluhur Mataram Islam hingga Mataram Surakarta, Gusti Moeng dan KPH Edy Wirabhumi selain lembaga kraton dan Sinuhun PB XIV Hangabehi. Ritual dalam tema pengajian rutin itu, dihadiri sekitar 100-an termasuk rombongan kraton.

Dalam kesempatan itu, KP Siswantodiningrat (Wakil Pengageng Sasana Wilapa/Ketua Pasipamarta) selaku pimpinan rombongan menyampaikan sambutan mewakili Gusti Moeng. Disebutkan, kraton membutuhkan dukungan doa karena yang sedang bersiap mewujudkan jumenengan nata bagi KGPH Hangabehi sebagai Sinuhun PB XIV agar selamat dan lancar.

TEMBANG MACAPAT : Ririt Rengganis yang dikenal sebagai Youtuber, mengisi acara Ritual “Rasulan Umbul Donga” dengan sajian tembang “Macapat”. Kidung tolak-bala “Singgah-singgah Kala Singgah” juga disajikan paguyuban paranormal, semalam. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Menurutnya, Bebadan Kabinet 2004 dan LDA bersama seluruh masyarakat adat, berusaha
agar tetap memegang teguh paugeran adat dalam menjalankan tugas pelestarian Budaya Jawa dan menjaga kelangsungan kraton. Termasuk dalam proses “nglengser keprabon”, karena Sinuhun PB XIII tidak punya permasiuri, putra tertua menjadi penggantinya. (won-i1)