26.3 C
Surakarta
Budaya Mbah Ning Bikin Kandang untuk Mobil Kesayangannya Karena Begitu Dekat dengan Gang

Mbah Ning Bikin Kandang untuk Mobil Kesayangannya Karena Begitu Dekat dengan Gang

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO – iMNews.id – Wanita pelukis otodidak spesialis wayang beber yang akrab disapa mbah Ning (69), kini sedang meminta tolong bengkel kerajinan konstruksi besi ”Riska Iron” untuk membuat kandang mobil kesayangannya buatan Jepang, keluaran 2018. Kandang yang dirancang hanya memanfaatkan teras rumahnya, hanya berupa pagar alias pintu dorong untuk membatasi antara pekarangan kediaman  yang sudah mepet gang di Kampung Wonosaren, Jagalan, Jebres.

Kemarin, dua pekerja dari bengkel las tersebut sedang mengukur luas untuk menentukan panjang pagar/pintu dorong dimaksud yang ditunggui mbah Tris, suami mbah Ning. Selain teduh karena ada atap teras, pagar/pintu dorong dimaksud untuk melindungi dari lalu-lalang pengguna gang di dekatnya.

”Nggih nak, mobil sing tumbas ngangge hasil kringet nglukis, mugi-mugi enggih dados berkah. Kersane gampang sing wira-wiri golek bahan lukisan, gampang yen ajeng nyekar bapak (veteran RI, Peltu TNI Soekarman alm), mboten ngrepoti sederek sanes. Niki empun mboten kodanan, ning nggih perlu didamelke pager, ben aman,” ujar Mbah Ning yang dibenarkan Mbah Tris, saat ditengok iMNews.id, tadi pagi.

Seperti diberitakan, mbah Ning mengalami sedikit perubahan dalam perjalanan hidupnya di usia senja belakangan ini. Karena, beberapa lukisannya dibeli setidaknya oleh tiga orang yang sama sekali tidak dikenal sebelumnya, hingga terkumpul sedikitnya Rp 100 juta, beberapa waktu lalu. (iMNews.id,29/11).

Hasil menjual lukisan itu, lalu dibelikan mobil minibus buatan Jepang buatan 2018 seharga lebih Rp 70 juta. Mobil warna merah itu tampak membuatnya makin bersemangat untuk terus berkarya, karena sudah dirasakan manfaatnya, antara lain mempemudah saat hendak mencari bahan-bahan untuk melukis, mengantar lukisan dan keperluan lain. (won)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait