Read more about the article KP Siswantodiningrat Pimpinan Utusan-dalem “Nyadran” di Makam Ki Ageng Selo
MEMBERI SAMBUTAN : KP Siswantodiningrat yang memimpin utusan-dalem dari Kraton Mataram Surakarta, mendapat kesempatan memberi sambutan saat berlangsung ritual haul Ki Ageng Selo di kompleks makam Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo, semalam. (foto : iMnews.id/Dok)

KP Siswantodiningrat Pimpinan Utusan-dalem “Nyadran” di Makam Ki Ageng Selo

Pakasa Cabang Jepara "Nyadran" ke Lima Lokasi Makam SURAKARTA, iMNews.id - Bebadan Kabinet 2004 mengutus rombongan yang dipimpin KP Siswantodiningrat (Wakil Pengageng Sasana Wilapa) untuk "nyadran" di beberapa lokasi makam…

0 Comments
Read more about the article Semalam, Pakasa Cabang Kudus Menggelar Ritual “Ganti Luwur” Makam Kyai Glongsor
KEDIAMAN IBUNDA : Kediaman Ibunda, Nyi MT Hj Tarmini Budayaningtyas menjadi lokasi doa dan tahlil yang dipimpin langsung KRRA panembahan Didik Singonegoro, semalam. Karena, hujan deras menghadang dan ruang cungkup makam Kyai Glongsor sempit. (foto : iMNews.id/Dok)

Semalam, Pakasa Cabang Kudus Menggelar Ritual “Ganti Luwur” Makam Kyai Glongsor

Sebelum dan Sesudahnya Dihadang Hujan, Juga tak Gunakan Keris "Singkir" KUDUS, iMNews.id - Senin (3/2/2026) semalam, warga Pakasa Cabang Kudus menggelar ritual "Nyadran" di makam luluhur trah Sunan Kudus, yaitu…

0 Comments
Read more about the article Era Baru Perjalanan Kraton Mataram Surakarta, Mengikuti “Irama” Republik (seri 5 – bersambung)
LEGITIMASI ADAT : :Legitimasi adat atas status adat yang disandang dua tokoh di atas, adalah mutlak hak otonom internal masyarakat adat setempat yang didukung oleh semua elemen masyarakat adat sesuai paugeran adatnya. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Era Baru Perjalanan Kraton Mataram Surakarta, Mengikuti “Irama” Republik (seri 5 – bersambung)

Tak Sepenuhnya Benar, Karena Pengadilan di Luar Legitimasi Status Adat IMNEWS.ID - SEORANG pakar hukum tata negara senior terkenal di Tanah Air terutama dalam satu dekade terakhir menyebut, hingga kini belum…

0 Comments
Read more about the article Perubahan Nama di PN Surakarta Bersifat Adiministratif Individual
NEGARA HADIR : Menara Panggung Sangga Buwana yang kini tampak cantik di malam hari setelah direvitalisasi Kemenbud, membuktikan kehadiran negara di Kraton Mataram Surakarta. Ini menjadi awal kerja badan pengelola yang butuh legitimasi adat. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Perubahan Nama di PN Surakarta Bersifat Adiministratif Individual

Tak Ada Hubungan Konsekuensi Legitimasi Adat, Bisa Menimbulkan Sengketa SURAKARTA, IMNews.id - Lembaga Hukum Kraton (Mataram) Surakarta (LHKS) maupun Lembaga Dewan Adat (LDA) Kraton Mataram Surakarta berharap, publik secara luas…

0 Comments
Read more about the article “Satu-satunya” Wanita Pelukis Wayang Beber di Tanah Air, Kini Berpulang
PIAGAM DAN PIN EMAS : Piagam dan pin emas, adalah salah satu penghargaan yang diterima Mbah Ning dari Kemenbud 2022. Sebuah pengakuan terhadap ketokohannya sebagai maestro lukis wayang beber dan satu-satunya wanita pelukis jalur itu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Satu-satunya” Wanita Pelukis Wayang Beber di Tanah Air, Kini Berpulang

Sekitar Setahun Menderita "Disfungsi Otak", Setelah "Ditinggal" Mbah Tris SURAKARTA, iMNews.id - "Satu-satunya" wanita pelukis (penyungging) wayang beber di Tanah Air, Hermin Istiariningsih yang akrab disapa Mbah Ning, telah "berpulang".…

0 Comments
Read more about the article Gusti Moeng Gugat Perubahan Nama Sinuhun PB “Empat Belas” di PN Surakarta
DARI PESANGGRAHAN : Sinuhun PB XIV Hangabehi dan rombongan tampak berjalan akan melewati pintu gerbang "plengkung" Pesanggrahan Langenharja yang sudah menjadi kawasan cagar budaya. Mereka akan shalat Jumat ke Masjid Cipta Sidi, siang tadi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Gusti Moeng Gugat Perubahan Nama Sinuhun PB “Empat Belas” di PN Surakarta

Sinuhun PB XIV Hangabehi Bersama Rombongan, Shalat Jumat di Masjid Cipta Sidi SURAKARTA, iMNews.id - Gusti Moeng (GKR Wandansari Koes Moertiyah) selaku Pengageng Sasana Wilapa/Pangarsa LDA menggugat perdata perubahan nama…

0 Comments
Read more about the article Era Baru Perjalanan Kraton Mataram Surakarta, Mengikuti “Irama” Republik (seri 4 – bersambung)
TEKNOLOGI MODERN : Untuk mendapatkan citra yang jelas dari sosok Sinuhun PB XIV Hangabehi, di zaman yang super modern ini bisa menggunakan teknologi "artificial intelligence" (AI). Citra pribadinya menjadi semakin menyenangkan. (foto : iMNews.id/Dok)

Era Baru Perjalanan Kraton Mataram Surakarta, Mengikuti “Irama” Republik (seri 4 – bersambung)

Harus Menyelesaikan di Pengadilan, Untuk Memastikan Hak Atas Tahta IMNEWS.ID - KETIKA usia Kraton Mataram Surakarta menginjak 281 tahun masehi (1745-2026) atau 289 tahun Jawa, dan 81 tahun di zaman republik…

0 Comments
Read more about the article Era Baru Perjalanan Kraton Mataram Surakarta, Mengikuti “Irama” Republik (seri 3 – bersambung)
JADI PERBINCANGAN : Foto-foto penampilan Sinuhun PB XIV Hangabehi berdua dengan KGPAA MN X di acara tingalan wiyosan ke-5 di Pendapa Kadipaten Mangkunegaran, kemarin, menjadi perbincangan hangat warganet yang sangat positif dan konstruktif. (foto : iMNews.id/Dok)

Era Baru Perjalanan Kraton Mataram Surakarta, Mengikuti “Irama” Republik (seri 3 – bersambung)

Tuntutan Spiritual Kebatinan untuk Menunggu 100 Hari Wafat PB XIII IMNEWS.ID - HITUNGAN 100 hari yang dijadikan pedoman untuk menentukan sikap, keputusan atau tindakan sering kita dengar melalui berbagai media. Terutama,…

0 Comments
Read more about the article Dihadang Hujan Deras, Pakasa Cabang Kudus Menggelar Ritual “Buka Luwur”
KONDISI BASAH : Dalam kondisi masih basah dari hujan, KRRA Panembahan Didik Singonegoro mengajak berdoa 59 warga cabang di gang sebelah kompleks makam Kyai Glongsor, Senin (26/1) semalam. Karena, ruang makam hanya berukuran 3x4 meter. (foto : iMNews.id/Dok)

Dihadang Hujan Deras, Pakasa Cabang Kudus Menggelar Ritual “Buka Luwur”

Dirangkai Jamasan Terompet Pusaka di Makam Kyai Glongsor di Rendeng Wetan KUDUS, iMNews.id - Dihadang hujan deras, Senin Pon (26/1) semalam, 59 warga Pakasa Cabang Kudus menggelar ritual "Buka Luwur"…

0 Comments
Read more about the article Era Baru Perjalanan Kraton Mataram Surakarta, Mengikuti “Irama” Republik (seri 2 – bersambung)
JATUH-BANGUN : Gusti Moeng jatuh-bangun berjuang bersama seluruh elemen masyarakat adat di bawah Bebadan Kabinet 2004 dan LDA, sedang "melawan" kesewenangan dalam "insiden mirip operasi militer" (IMOM) 2017 yang berinfiltrasi melalui PB XIII. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Era Baru Perjalanan Kraton Mataram Surakarta, Mengikuti “Irama” Republik (seri 2 – bersambung)

Insiden 2017 "Melahirkan" Ontran-ontran "Raja Kembar Kedua" Tahun 2025. IMNEWS.ID - PERKEMBANGAN situasi dan kondisi akibat langsung dan ekses negatif dari persaingan tahta antara dua tokoh "keturunan" Sinuhun PB XIII, pelan-pelan…

0 Comments