Read more about the article Minggu Pagi Tadi, “Keren” Bekas Untuk “Adang” Tahun Dal 1959 Dibongkar
SELALU MENGAWALI : Gusti Moeng selalu mengawali dengan donga wilujengan saat melakukan kegiatan apapun yang berkaitdan dengan adat dan tradisi di Kraton Mataram Surakarta. Terlebih ketika hendak menjalani proses tahapan "adang" di Tahun Dal yang didahului membuat "keren" di Pawon Gandarasan. (foto : iMNews.id/Dok)

Minggu Pagi Tadi, “Keren” Bekas Untuk “Adang” Tahun Dal 1959 Dibongkar

Seluruh Rangkaian Ritual "Adang" Selesai, Tinggal "Dilabuh" di Parangkusuma   SURAKARTA, iMNews.id - "Keren" bekas digunakan ritual "adang sekul" di Tahun Dal 1959, Minggu malam (7/9) lalu, dibongkar oleh belasan…

0 Comments
Read more about the article Ritual “Adang” di Tahun Dal, Agenda Adat Kraton Mataram Surakarta yang Kaya Simbol (seri 3 – habis)
MEMIMPIN PROSESI : Gusti Moeng memimpin prosesi "miyosaken dandang" Kiai Dhudha dan tiga jenis dandang lain untuk dibawa ke Pawon Gandarasan, Sabtu (6/9) pafi. Prosesi sedang melewati depan Sasana Pustaka dan berjalan terus ke timur di teras "Koken" untuk menuju dapur di ujung utara kraton. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Ritual “Adang” di Tahun Dal, Agenda Adat Kraton Mataram Surakarta yang Kaya Simbol (seri 3 – habis)

Nilai "Perjuangan" dan Estetika Kraton Lebih Bermakna, dari pada Sisi "Konflik dan Intriknya"   IMNEWS.ID - Karena diciptakan sebagai prosesi ritual, maka upacara adat Sekaten Garebeg Mulud yang berlandaskan upacara keagaman…

0 Comments
Read more about the article Warga Pakasa Kota Bekasi Menciptakan Desain Batik Jarik “Tulak Balak”
KEPADA KGPH HANGABEHI : Produk jarik desain baru dari motif "Tulak Balak", diperkenalkan KRA Joko Murdianto (Ketua Pakasa Cabang Kota Bekasi) kepada KGPH Hangabehi (Pengageng Museum dan Alun-alun Lor) bersamaan dengan event "Jambore Nasional Tosan Aji" di kraton, awal Juli 2025 lalu. (foto : iMNews.id/Dok)

Warga Pakasa Kota Bekasi Menciptakan Desain Batik Jarik “Tulak Balak”

Sudah Diproduksi 100 Lembar, Proses Full Manual Dengan Tulis Canthing BEKASI (JABAR), iMNews.id - Warga yang juga Wakil Ketua Pakasa Kota Bekas (Jabar), KRAT Prabayaksa Mantranagoro, menciptakan desain baru motif…

0 Comments
Read more about the article Ritual “Adang” di Tahun Dal, Agenda Adat Kraton Mataram Surakarta yang Kaya Simbol (seri 2 – bersambung)
NILAI KERAKYATAN : Begitu banyak dan besarnya antusiasme masyarakat yang "ngalab berkah" hajad-dalem Gunungan Sekaten Garebeg Mulud 2025, menandakan nilai-nilai kerakyatan masih ada pada upacara adat yang digelar kraton untuk menyambut hari besar Maulud Nabi Muhammad SAW itu, belum lama ini. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Ritual “Adang” di Tahun Dal, Agenda Adat Kraton Mataram Surakarta yang Kaya Simbol (seri 2 – bersambung)

Kraton Juga Mengedukasi Soal Kesederhanaan, "Kelumrahan" dan Perjuangan Hidup IMNEWS.ID - MENURUT KP Budayaningrat, antara ritual "adang" di Tahun Dal (1959) dan ritual Sekaten Garebeg Mulud, "ada hubungannya", yaitu keduanya digelar…

0 Comments
Read more about the article Ritual “Adang” di Tahun Dal, Agenda Adat Kraton Mataram Surakarta yang Kaya Simbol (seri 1 – bersambung)
DANDANG PUSAKA : "Dandang" pusaka Kiai Tambur dipanggul seorang abdi-dalem sambil diseka sisa air jamasan dengan kain "kanebo" oleh Gusti Moeng. Peristiwa itu terjadi saat digelar tahak akhir rangkaian ritual "adang" di Tahu Dal dengan ritual jamasan di samping Pawon Gandarasan, Selasa siang (9/9). (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Ritual “Adang” di Tahun Dal, Agenda Adat Kraton Mataram Surakarta yang Kaya Simbol (seri 1 – bersambung)

"Kekayaan Baru" yang Harus Dipahami Generasi Masyarakat Adat Berbagai Elemen IMNEWS.ID - SELAMA hampir dua bulan sejak akhir Juli hingga awal September ini, Kraton Mataram Surakarta punya kesibukan yang di luar…

0 Comments
Read more about the article Tatacara “Ritual Adang” Tahun Dal Selesai, Prosesi “Ngonduraken Dandang” Kiai Dhudha
SEMPAT SELONJOR : Dua "abdi-dalem" yang tampak begitu akrab dan dekat, melepas rasa kesemutan dengan "selonjor" hingga sempat dipijat-pijat Gusti Moeng. Bersila hampir dua jam menahan 4 "dandang" yang dijamasi di Pawon Ganrasa, Selasa (9/9) siang tadi, membuat keduanya basah, dingin dan kesemutan. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Tatacara “Ritual Adang” Tahun Dal Selesai, Prosesi “Ngonduraken Dandang” Kiai Dhudha

"Keren" Akan Segera Dibongkar, Sisa Material yang Digunakan Akan Dilabuh SURAKARTA, iMNews.id - Seluruh rangkaian tatacara upacara adat "adang" atau "mbethak" di Tahun Dal 1959 yang digelar Bebadan Kabinet 2004…

0 Comments
Read more about the article “Adang” 60 Kg Beras Raja Lele Dengan Empat “Dandang”, Pukul 04.00 WIB Baru “Tanak”
BANGSAL PARASEDYA : Setelah selesai ditanak, nasi dari 60 Kg beras yang "di-bethak" dengan "dandang" Kiai Dhudha, dibawa dalam prosesi oleh para abdi-dalem Keparak Mandra Budaya dan abdi-dalem Juru-Kunci dari makam Ki Ageng Sela, menuju Bangsal Parasedya, untuk didoakan dan dibagi-bagikan, siang tadi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Adang” 60 Kg Beras Raja Lele Dengan Empat “Dandang”, Pukul 04.00 WIB Baru “Tanak”

Nasi Matang "Sempurna", 400-an Warga Masyarakat Adat "Ngalab Berkah" Siang Tadi SURAKARTA, iMNews.id - Serangkaian panjang peristiwa bersejarah yang hanya terjadi 8 tahun atau sewindu sekali di Kraton Mataram Surakarta,…

0 Comments
Read more about the article Nanti Malam, Dandang Kiai Dhudha Digunakan “Adang Sepisanan” di Tahun Dal 1959
AIR JAMASAN : Gusti Moeng menampung air bekas jamasan "dandang Kiai Dhudha" untuk diserahkan kepada para semua yang membutuhkan sebagai bentuk "ngalab berkah". Peristiwa itu terjadi saat berlangsung ritual jamasan "dandang" di samping Pawon Gandarasan, Sabtu (6/9). (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Nanti Malam, Dandang Kiai Dhudha Digunakan “Adang Sepisanan” di Tahun Dal 1959

Ritual yang Meneladani Tradisi Para Leluhur, Sesuai Konsep Ilahiyah Budaya Jawa SURAKARTA, iMNews.id - Setelah "dijamasi" bersih dan higienis, "dandang Kiai Dhdudha" malam mulai pkul 19.00 WIB ini diagendakan mulai…

0 Comments
Read more about the article Sebelum Untuk “Adang”, Dandang “Kiai Dhudha” Dijamasi di Samping Pawon Gandarasan
Jamasan Dandang : "Dandang" Kiai Dhudha dijamasi para abdi-dalem yang bertugas di samping utara Pawon Gandarasan. Gusti Mong memimpin "jamasan", bahkan aktif membersihkan lubang dandang yang 8 tahun tersimpan tak digunakan, digosok-gosok sampai bersih dengan pembersih alami agar siap digunakan besok.(foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Sebelum Untuk “Adang”, Dandang “Kiai Dhudha” Dijamasi di Samping Pawon Gandarasan

Untuk Mendoakan Sampai Proses "Adang", Para Abdi-dalem Harus "Menginap" di Kraton SURAKARTA, iMNews.id - Jenis upacara adat yang sangat langka khususnya bagi Kraton Mataram Surakarta sebagai penerus Mataram Islam yang…

0 Comments
Read more about the article Karena “Selalu Waspada”, Sepasang Gunungan Bisa Utuh Kembali ke Kraton
DI LUAR DUGAAN : Di luar dugaan, kewaspadaan "Manggala" prajurit dengan seluruh bregada pasukannya yang cepat memberangkatkan prosesi kembali ke kraton, malah bisa menyelamatkan sepasang "Gunungan" untuk dinikmati masyarakat yang "ngalab berkah" di halaman Kamandungan, Jumat (5/9) diang tadi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Karena “Selalu Waspada”, Sepasang Gunungan Bisa Utuh Kembali ke Kraton

Biasanya Habis "Diserbu" di Halaman Masjid Agung, Walau Doa Baru Dimulai SURAKARTA, iMNews.id - Puncak upacara adat hajad-dalem Gunungan Garebeg Mulud Sekaten 2025 di Tahun dal 1959 ini, Jumat (5/9)…

0 Comments