Siang Tadi, KPH Bimo Djoyo Adilogo Pimpin Rombongan Nyadran di Tegalarum

  • Post author:
  • Post published:February 12, 2026
  • Post category:Regional
  • Reading time:3 mins read
You are currently viewing Siang Tadi, KPH Bimo Djoyo Adilogo Pimpin Rombongan Nyadran di Tegalarum
TANPA DIPANDU : Prosesi masuknya KPH Bimo Djoyo Adilogo dan rombongan utusan-dalem yang membawa uba-rampe "nyadran", tak dipandu dan dikawal para prajurit Bregada Korsik Drumband Tamtama dalam upacara adat "nyadran" di Tegalarum, siang tadi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

KMT drg Fitri Nursapti Tampil Menjamu Sebagai Ketua Pakasa Cabang Slawi

SLAWI, iMNews.id – Kamis (12/202026) siang tadi, Kraton Mataram Surakarta melanjutkan safari “nyadran” di bulan Ruwah tahun Dal 1959 di Astana Pajimatan Tegalarum, Desa Pasarean, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Slawi (Tegal). KPH Bimo Djoyo Adilogo mendapat tugas memimpin rombongan utusan-dalem “Tour de Ruwah” itu.

MENAIKI TANGGA : KPH Bimo Djoyo Adilogo meniti tangga ke arah pintu “cungkup” makam Sinuhun Amangkurat Agung, dalam ritual “nyadran” rombongan utusan-dalem dari kraton di Astana Pajimatan Tegalarum, Slawi/Tegal, siang tadi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Jalannya upacara adat “nyadran” atau “Ruwahan” siang tadi, agak berbeda dari biasanya. Karena, hampir selalu Gusti Moeng (Pengageng Sasana Wilapa/Pangarsa LDA) memimpin rombongan utusan-dalem dari Kraton Mataram Surakarta. Bahkan, saat gelar upacara adat Jamasan Makam Sinuhun Amangkurat Agung itupun, dia yang memimpin.

Menurut KP Siswantodiningrat selaku Wakil Pengageng Sasana Wilapa, Gusti Moeng yang sebelumnya diagendakan akan memimpin safari “nyadran” ke makam Sinuhun Amangkurat Agung itu, namun dibatalkan. Karena, GKR Wandansari Koes Moertiyah itu akan bertugas “nyadran” terakhir di Madura, Senin (16/2) dan acara lain Sabtu (14/2).

PERMAISURI RAJA : Makam garwa prameswari Sinuhun Amangkurat Agung, KR Kentjana yang ada di bawah “cungkup” Raja Mataram Islam di Kerta/Kartasura itu, dipasangi “sangsangan” melati oleh KPH Bimo Djoyo Adilogo, dalam ritual “nyadran”, siang tadi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

“Ya maklum, karena agenda acaranya begitu padat hampir tiap hari. Kalau tiba-tiba badan menjadi tidak fit, ya maklum. Apalagi cuacanya akhir-akhir ini termasuk kurang baik. Hujan hampir turun tiap hari disertai angin. Dari sekarang (Kamis, 12/3) hingga Minggu (15/2), tak ada hari kosong,” ujar KP Siswanto di Tegalarum.

WAYAH-DALEM : Dua wayah-dalem masing-masing putra KGPH Madu Kusumonagoro atau cucu Sinuhun PB XII dan BRM Suryo Mulyosaputro cucu Sinuhun PB XIII, sedang “nyekar” makam di “cungkup” BRA Kleting Kuning, putri Sinuhun Amangkurat Agung, siang tadi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Karena Gusti Moeng berhalangan, KPH Bimo Djoyo Adilogo selaku Bupati Juru-Kunci Astana Pajimatan Imogiri (Bantul/DIY) ditunjuk untuk menggantikan sebagai pimpinan utusan-dalem. Ia membawa rombongan sekitar 30-an dari kraton, tetapi tidak disertai beberapa bregada prajurit untuk “nyadran” dengan protokol “keprajuritan”.

Walau tidak dipandu Bregada Korsik Drumband Tamtama Kraton Mataram Surakarta, masuknya para pembawa uba-rampe “nyadran” dan para pendukungnya tetap dengan prosesi. Iring-iringan prosesi membawa uba-rampe “nyadran” berjalan dari halaman depan kompleks makam, yang dipimpin KPH Bimo yang berkalung untaian melati.

POSISI BERBEDA : KMT drg Fitri Nursapti Sp BBM MPH yang menjamu rombongan utusan-dalem dari kraton untuk “nyadran” di Astana Pajimatan Tegalarum, siang tadi, posisinya sudah berbeda. Karena, kini dipercaya sebagai Ketua Pakasa Cabang Slawi. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Di belakang KPH Bimo, tampak beberapa sesepuh sentana-dalem di antaranya KPP Wijoyo Adiningrat, BRM Suyo Mulyosaputro (wayah-dalem PB XIII) dan rombongan Pasipamarta serta Senapati Mataram. Tampak pula para pimpinan Pakasa Cabang Slawi di antaranya KMT drg Fitri Nursapti Sp BBM MPH (Ketua cabang) dan KRA Heriyanto.

BERSAMA CABANG TAMU : Mengakhiri acara “nyadran” di Astana Pajimatan tegalarum, siang tadi, rombongan utusan-dalem dari kraton berfoto bersama para pimpinan Pakasa Cabang Slawi/Tegal, bahkan bersama Pakasa Cabang Pekalongan sebagai tamu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Beberapa pengurus Pakasa Cabang Kota Pekalongan yang baru beberapa bulan dilantik, juga ikut menyambut siang tadi. Abdi-dalem ulama MNg Widododipuro mendapat tugas memimpin doa, dzikir dan tahlil, sebelum tabur bunga di dalam “cungkup” makam Sinuhun Amangkurat Agung. Tabur bunga juga dilakukan di beberapa pusara tokoh lain. (won-i1)