Pakasa Cabang Boyolali Gelar Donga Wilujengan di Kediaman Ketua Harian

  • Post author:
  • Post published:December 7, 2025
  • Post category:Regional
  • Reading time:3 mins read
You are currently viewing Pakasa Cabang Boyolali Gelar Donga Wilujengan di Kediaman Ketua Harian
MEMBERI SAMBUTAN : KP Siswantodiningrat (Wakil Pengageng Sasana Wilapa) selaku Penasihat pengurus Pakasa Cabang Boyolali, memberi sambutan di acara peringatan HUIT ke-94 Pakasa yang digelar di kediaman ketua harian, Jumat malam (5/12). (foto : iMNews.id/Dok)

Pengurus Makam Pangeran Puger Koordinasi Pakasa Cabang Kudus Urus Surat Makam

SURAKARTA, iMNews.id – Pengurus Pakasa Cabang Boyolali yang dipimpin Dwi Fajar Nirwana (Wakil Bupati Boyolali) menggelar “donga wilujengan” untuk memperingati HUT ke-94 Pakasa. Peringatan terbatas dihadiri hanya 30-an orang pengurus dan warga itu, berlangsung di Pendapa Joglo Pawiwahan, Cepogo, Jumat malam (5/12).

Peringatan HUT ke-94 Pakasa yang digelar secara sederhana di pendapa yang sekaligus kediaman pribadi Ketua Harian Pakasa Cabang Boyolali (H Sugihartono ST) di Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo itu, tanpa sajian pengisi acar apapun. Hanya doa dipimpin Gus Hanafi (ulama Pakasa Boyolali) dan sarasehan (“jagongan”) santai.

SUASANA KENDURI : Suasana kenduri wilujengan peringatan HUT ke-94 Pakasa, yang digelar Pakasa Cabang Boyolali di kediaman pribadi ketua harian cabang, Jumat malam (5/12). Pesanggrahan Pracimoharjo sempat dibahas sebagai lokasi sekretariat. (foto : iMNews.id/Dok)

“Kegiatan peringatan ini sifatnya ‘climen’. Sederhana sekali. Karena, kami semua  menghormati masa berkabung, karena surud-dalem Sinuhun PB XIII. Jadi, donga wilujengan peringatan HUT ke-94 Pakasa, Jumat malam (5/12) itu, ya hanya kenduri, sambutan ketua dan diskusi santai,” ujar Raden Riya (RR) Samuel Gigih Prakoso.

RR Samuel Gigih Prakoso selaku Sekretaris 2 dan Bidang Sastra Pakasa Cabang Boyolali, ketika dihubungi iMNews.id hingga Minggu (7/12/205) siang tadi membenarkan informasi tersebut. Salah satu hal penting yang dicatat dari diskusi yang ia dengar langsung malam itu, adalah membahas kantor sekretariat cabang.

POTONGAN TUMPENG : Potongan tumpeng tanda peringatan 94 tahun Pakasa, diserahkan H Sugihartono ST (Ketua Harian Pakasa Cabang Boyolali) kepada KP Siswantodiningrat selaku Penasihat pengurus cabang di Pendapa Joglo Pawiwahan, Cepogo, Jumat (5/12). (foto : iMNews.id/Dok)

Pengurus Pakasa Cabang Boyolali sejak dilantik dan ditetapkan di rumah dinas Bupati Boyolali, beberapa waktu lalu (iMNews.id, 9/11/2025), disebutkan sedang melakukan penyesuaian diri di antara kalangan sesama organ pengurusnya. Tetapi hal mendesak yang segera diwujudkan sebagai program jangka pendek adalah, sekretariat.

“Pesanggrahan Pracimoharjo di Desa Paras, Kecamatan Cepogo, menjadi lokasi utama untuk kegiatan kantor kesekretariatan Pakasa Cabang Boyolali. Tentu atas seizin kraton dan kami harus mengikuti dan menyesuaikan aturan dari kraton. Karena pesanggrahan itu milik kraton yang dilindungi UU Cagar Budaya,” ujar RR Samuel.

LOKASI MAKAM : KRT Arif dan istri saat mengabadikan ziarahnya bersama rombongan Pekasa Cabang Kudus di lokasi Makam Pangeran Puger di Desa Demaan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, beberapa waktu lalu. Ada ancaman “pencaplokan” lahan makam itu.(foto : iMNews.id/Dok)

Sementara itu, sebelum memberi sambutan, H Sugihartono ST (Ketua Harian Pakasa Boyolali) menandai wilujengan yang dipimpinnya dengan potong tumpeng. Anggota DPRD Boyolali yang hadir, ikut menyaksikan penyerahan potongan tumpeng kepada Penasihat Pengurus Pakasa Boyolali, KP Siswantodiningrat (Wakil Pengageng Sasana Wilapa).

Di tempat terpisah, KRRA Panembahan Didik Alap-alap Gilingwesi Singonegoro (Ketua Pakasa Cabang Kudus) semalam menyebutkan, pengurus cabang kedatangan tamu dari pengurus Yayasan Makam Pangeran Puger di Desa Demaan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Beberapa orang pengurus yayasan makam itu dipimpin Yuli Setiawan (Ketua).

MEMBAHAS MAKAM : Yuli Setiawan (Ketua Yayasan) dan pengurus makam Pangeran Puger, saat bertemu dan berdiskusi dengan KRRA Panembahan Didik Singonegoro (Ketua Pakasa Kudus) semalam. Kedua pihak ingin ke kraton untuk menyelamatkan lahan makam. (foto : iMNews.id/Dok)

Baik KRRA Panembahan Didik Singonegoro maupun Yuli Setiawan secara terpisah menjelaskan kepada iMNews.id, bahwa sebenarnya kedua pihak berencana ke kraton untuk menemui Gusti Moeng. Kedua pihak ingin segera mengurus surat-surat tanda lahan makam aset kraton, karena ada ancaman “pencaplokan” oleh lembaga desa. (won-i1)