Kamis, 2 Desember 2021
Pendidikan Prof Sofyan Anif Kembali Jabat Rektor UMS untuk Periode Kedua

Prof Sofyan Anif Kembali Jabat Rektor UMS untuk Periode Kedua

Baca Juga

Golkar “Memberanikan Diri” Membuka Sejarah Para Pahlawan Lewat Sarasehan

Jadi Ajang ‘’Menagih Janji’’ Wali Kota Gibran Rakabuming SOLO, iMNews.id – Dalam sepanjang sejarah NKRI lahir (1945) hingga kini, baru...

Wakil Wali Kota : “Kalau Tidak Mau Dihormati, ya………..”

Sumbang Rp 5 Juta untuk Pekan Seni 90 Tahun Pakasa SOLO, iMNews.id – Pembukaan Pekan Seni dan Ekraf (Ekonomi Kreatif)...

Istana Maimun Medan Akan Dikembalikan Menjadi Ikon Kota

Dikunjungi Ketua DPD RI dan Disaksikan Ketua MAKN MEDAN, iMNews.id – Ketua DPD RI AA LaNyala Mahmud Mattalitti yang belakangan...
~Pariwara~

Sampaikan 6 Strategi Penunjang Pengembangan Kampus

SUKOHARJO, iMNews.id – Prof Dr Sofyan Anif MSi kembali menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), untuk kali kedua. Dia dilantik Prof Lincolin Arsyad MSc PhD yang mewakili Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, dalam sebuah upacara yang digelar di Gedung Edutorium kampus pusat UMS, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Kamis (8/4).

Dalam upacara itu, setiap tamu yang hadir diwajibkan menggunakan masker dan harus menjalani tes Ge-Nose atau Antigen, sebelum memasuki ruang Edutorium. Panitia mengatur setiap round table hanya diisi tiga kursi saja, sehingga jarak masing-masing hadirin bisa terjaga.

Dalam pidatonya, Prof Dr Sofyan Anif MSi menyampaikan 6 strategi guna menunjang pengembangan UMS jangka menengah. Strategi itu adalah, pengembangan lembaga dan sistem tata kelola secara profesional dan modern yang berorientasi pada “good governance” berbasis IT dan terintegrasi.

Pakasa

Kemudian, pengembangan SDM (dosen dan tenaga kependidikan) melalui Penguatan Lembaga HRD (Human Resource Development) secara proporsional, komprehensif dan berkelanjutan. Berikut, adalah penguatan Lembaga Kerjasama Luar Negeri dengan melakukan peningkatan dan pengembangan program internasional, baik untuk mahasiswa maupun dosen.

Strategi berikutnya, berupa reaktualisasi pengembangan Iptek berbasis nilai-nilai Al-Islam dan ke-Muhammadiyahan, dengan pengembangan sistem kurikulum berkelanjutan. Strategi itu juga akan diikuti dengan internalisasi nilai-nilai AIK yang sarat nilai-nilai karakter.

Penguatan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat secara masif dan visioner juga menjadi strategi penting. Dan terakhir, adalah strategi pengembangan sinergitas antara LPIK (Lembaga Pengembangan Al-Islam Kemuhammadiyahan) dengan fungsi pondok (3 pondok), yang berbasis pada sistem perkaderan persyarikatan.

Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Prof Dr Ir Muhammad Zaenuri DEA yang menyaksikan pelantikan rektor dalam pidatonya menegaskan, bahwa UMS telah menjadi universitas tonggak, universitas pemandu, universitas percontohan terhadap pendidikan tinggi di Jawa Tengah.

“Prestasi UMS luar biasa. Karena telah menjadi universitas tonggak, universitas pemandu sekaligus universitas percontohan bagi perguruan tinggi di Jawa Tengah,” Kata Zaenuri. (won)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Golkar “Memberanikan Diri” Membuka Sejarah Para Pahlawan Lewat Sarasehan

Jadi Ajang ‘’Menagih Janji’’ Wali Kota Gibran Rakabuming SOLO, iMNews.id – Dalam sepanjang sejarah NKRI lahir (1945) hingga kini, baru...

More Articles Like This