Tiga Prodi UMS Raih Akreditasi Internasional dari AUN-QA

  • Post author:
  • Post published:April 7, 2021
  • Post category:Pendidikan
  • Reading time:3 mins read

SUKOHARJO, iMNews.id — Tiga Program Studi (Prodi) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), berhasil meraih akreditasi internasional versi ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA). Ketiga prodi tersebut adalah Teknik Arsitektur, Farmasi dan Keperawatan.

”Belum lama ini, kami mendapat kabar hasil akreditasi internasional versi AUN-QA. Kami mengajukan empat prodi tapi tiga yang sudah lolos. Yang belum lolos (akreditasi) Prodi Teknik Sipil,” jelas Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif kepada wartawan, Sabtu (3/4).

Mengenai prodi Teknik Sipil yang belum lolos akreditasi, rektor mengatakan prodi tersebut masih ada catatan-catatan yang harus diperbaiki. Tetapi diyakini, dalam waktu dekat prodi Teknik Sipil akan segera menyusul mendapatkan pengakuan serupa dari AUN-QA.

Ditambahkan, AUN-QA adalah salah satu lembaga sertifikasi yang akan menjadi batu loncatan menuju akreditasi internasional di tingkat global. Manfaat bagi universitas dan program studi yang telah disertifikasi oleh AUN-QA, akan mendapat kesetaraan dengan program studi universitas berkualitas tinggi lainnya di ASEAN.

“Seluruh civitas akademik patut bersyukur, dan berterima kasih kepada pimpinan lembaga AUN-QA (Asean University Network). Karena telah memberikan sertifikat akreditasi kepada tiga prodi di UMS. Yaitu Farmasi, Nurse (Keperawatan) dan Arsitektur”, tutur Sofyan Anif.

Menurutnya, diraihnya akreditasi internasional ini tidak bisa terlepas dari tenaga pendidik dan semua elemen yang sudah membantu dalam mewujudkan UMS meraih prestasi tersebut. Setelah ini, diharapkan dapat disusul program studi yang lain dan UMS siap menjadi akreditasi unggul.

Ditambahkan, di UMS ada 61 prodi dimana 36 prodi atau 65 persen sudah terakreditasi A. Dari prodi yang sudah terakreditasi A itu, siap untuk dikonversi menjadi akreditasi unggul.

Dengan pengakuan akreditasi internasional, tambah Rektor, diharapkan UMS semakin maju dan diakui internasional. Apalagi, selain prestasi akademik yang telah dicapai, saat ini jumlah guru besar di UMS juga semakin bertambah, yaitu 32 guru besar, yang dikukuhkan oleh UMS maupun di luar UMS.

”Ini tentu akan menjadi potensi tambahan bagi UMS, menuju world class university. Selain jumlah profesornya terbanyak untuk PTS, UMS juga terus menambah jumlah doktor. Jumlah karya ilmiah dari doktor dan guru besar juga menjadi penilaian untuk akreditasi,” ujarnya. (won)