28.4 C
Surakarta
Hiburan Cak Diqin dan Nyimut Mengisi Kekosongan Parodi Jawa Ajak Pelawak Rabiyes Bikin...

Cak Diqin dan Nyimut Mengisi Kekosongan Parodi Jawa Ajak Pelawak Rabiyes Bikin Karya ”Dimut Yess”

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO – smusantara.com – Kelompok musik campursari pimpinan pelawak Cak Diqin yang kini berdomisili di kawasan umbul Pengging, Boyolali, belum lama ini menggebrak kekosongan hiburan parodi Jawa yang diselingi tembang-tembang campursari. Kekosongan secara riil karena tokoh-tokoh generasi muda belum muncul, dan kekosongan akibat pandemi Corona selama hampir setahun ini, belum lama diisi Cak Diqin dengan karya parodi berjudul ”Dimut Yess” yang disebarluasakan melalui siaran streaming YouTube.

”La piye, isane bergerak mung ngono kuwi. Sing penting tetap mengikuti protokol Covid 19, ora nglanggar aturan. La yen mung meneng wae, sing mikir seniman sapa mas? Ora eneng. Mula, ya gawe karya sing isa dilempar lewat medsos. Merga kuwi yang saiki lagi ditonton pubik secara luas, khususnya kalangan milenial,” jelas Cak Diqin menjawab pertanyaan smnusantara.com, tadi pagi.

Aktivitas menyusun karya yang sekaligus bisa menuangkan kemampuannya melawak dan mendendangkan lagu-lagu campursari karyanya, menurut Cak Diqin memang sedang kosong saat ini. Baik di dunia maya (medsos), maupun panggung-panggung pertunjukan live on air maupun off air, akibat pandemi Corona dan beberapa faktor penyebab lainnya.

Karya yang sedang viral di medsos berjenis parodi lagu itu, diberi tajuk ”Dimut Yess”. Judul itu terkesan berkonotasi aneh, tetapi sebenarnya merupakan singkatan dari tiga nama tokoh sentral, yaitu Cak Digin (”Di”), sang istri penyanyi/pesinden yang akrab disapa Nyimut (”mut”), bersama seorang pelawak terkenal asal Jogja bernama Rabies.

Bersamaan dengan itu, pelawak/musisi yang telah memproduksi sejumlah album tunggal dan kompilasi itu, merancang kemunculannya kini sekaligus untuk memberi penghormatan kepada seorang dalang wayang kulit purwa asal Jogja, Ki Seno Nugroho, yang belum lama meninggal di usianya 50-an tahun. Cak Diqin mencipta dan menyebarluaskan lagi lewat YouTube berjudul ”Sugeng Tindak Ki Seno Nugroho”.

”Saya juga sedang menyusun kegiatan sejenis parodi yang diberi tajuk ”Umbul Sholawat kunjuk Ki Seno Nugroho (alm), yang akan diluncurkan lewat medsos. Itu juga jadi judul lagu yang saya cipta dan perkenalkan lewat acara life streaming, 7 Desember itu,” jelas Cak Diqin. (won) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait