Untuk Memaknai Momentum Bulan April dan Nama Besar RA Kartini
JEPARA, iMNews.id – Pakasa Cabang Jepara akan menggelar dua agenda event, yang semuanya “kreasi” dari tatacara tradisi dalam Budaya Jawa yang berkiblat ke Kraton Mataram Surakarta. Dua event “Grebeg” itu akan digelar di dua lokasi dan waktu terpisah, untuk memaknai momentum bulan April dan nama besar “RA Kartini” yang telah menjadi simbol kebanggaan masyarakat Kabupaten Jepara.

KP Bambang S Adiningrat (Ketua Pakasa Cabang Jepara) selaku pemrakarsa dan pendukung penuh dua event itu, menjelaskan persiapannya saat dihubungi iMNews.id, siang tadi. Persiapan yang dilakukan pengurus Pakasa bersama beberapa unsur elemen lain pendukung event, masing-masing membentuk panitia pelaksana dan membahas materi kegiatannya, yang digelar Rabu (8/4) dan Kamis (9/4).

Rabu (8/4), rapat koordinasi pengurus Pakasa yang dipimpin KRT Anam Setyopuro bersama berbagai unsur pendukung di kediaman nyonya Sri Setyowati selaku juru-kunci Pertapan Donoroso, Desa Pengkol, Kecamatan Kota. Rakor ini, membahas event kreatif dan inovatif yang diberi judul/tema “Grebeg Sekar Kencana”, yang akan digelar dengan kirab budaya di lokasi kawasan kota Kabupaten Jepara, 14 April.

Sedangkan rapat koordinasi antara pengurus Pakasa cabang dengan berbagai unsur elemen di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan, Kamis (9/4), lanjutnya, berlangsung di kompleks Ruko UMKM di desa setempat. Rakor yang dilanjutkan “donga wilujengan” dan dihadiri Petinggi (Kades) Ngabul, Sholekan SE, melibatkan beberapa abdi-dalem “Kanca-Kaji” yang dipimpin MNg Agus Puspodiprojo.

“Donga wilujengan dengan panyuwunan untuk pemberian nama Gallery Nguntara Praja, di showroom dan kantor ruko. Di dalamnya akan diisi display karya lukis, mebel, handycraft, aksesoris, pusaka, batu mulia dan sebagainya. Kami sempat sowan ke kraton selain minta doa restu untuk event Grebeg Sekar Kencana, juga tandatangan Gusti Moeng untuk prasasti sendang patirtan,” ujar KP Bambang S Adiningrat.

Untuk event peresmian “Sendang Glagahsari Tirta Panguripan” setelah selesai direkonstruksi dan difungsikan kembali, diberi tema “Grebeg Sekar Kencana”. Event ini akan digelar di kawasan objek sendang Desa Pengkol, 30 April. Kirab budaya akan digelar melibatkan berbagai undsur elemen masyarakat menandai peresmian sendang Donoroso, yang jaraknya sekitar 500 meter dari Pendapa Pemkab Jepara itu.

“Jadi, agenda pertama event Grebeg Tumpeng Telon, peresmian showroom dan kantor tempat usaha bersama warga Pakasa cabang di Desa Ngabul, 14 April. Berbagai jenis karya seni akan dipamerkan sebagai usaha dagang bersama (KUB) di sana. Sedang Grebeg Sekar Kencono, di Desa Pengkol, 30 April. Kami berharap ada rombongan dari kraton rawuh menyaksikan peresmian ini,” harap Ketua Pakasa Jepara itu.

Menurut KP Bambang, dibukanya pusat kegiatan pameran dan dagang aneka karya seni di Gallery Nguntara Praja, diharapkan menjadi cara pemberdayaan bagi warga Pakasa cabang di bidang ekonomi dagang. Dari kegiatan ini, diharapkan menjadi sumber penghasilan yang bisa mendukung kegiatan pelestarian budaya dan pengembangan organisasi Pakasa. Slogannya, “Saiyek saekapraya, mikir budaya ya mikir weteng”.

Bentuk-bentuk kegiatan yang sudah dilakukan Pakasa Cabang Jepara dalam beberapa tahun terakhir, adalah upaya pelestarian budaya yang diimbangi dengan pemikiran upaya menjaga kesinambungannya secara mandiri jauh ke depan. Dua event ini, sudah dirancang dengan berbagai kegiatan yang dijadwalkan selama sebulan penuh, April ini. Berbagai unsur elemen masyarakat Jepara dilibatkan berekspresi. (won-i1)
