Penghormatan Terhadap Jasa Pendiri Desa Sukodono
JEPARA, iMNews.id – Organisasi Pakasa Cabang (Kabupaten) Jepara akan menggelar kirab budaya untuk melengkapi prosesi ritual “Ganti Lurup Hinggil Eyang Sentono”, seorang tokoh cikal-bakal sekaligus pendiri Desa Sukodono, Sabtu 29 Oktober ini. Kegiatan yang dikemas dalam acara ritual haul tokoh yang diyakini berasal dari Mataram itu, akan ditutup dengan pentas wayang kulit yang digelar di halaman Pendapa Joglo Hadipuran, Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, malam Minggu.
“Pada saat pandemi (Corona) tahun 2021 kemarin, kami memberanikan diri menggelar haul untuk pertama kali. Sekarang, suasana pandemi sudah sangat longgar, kami lebih leluasa menggelar haul. Siangnya kirab, malamnya pentas wayang. Insya Allah diberi cuaca terang, lancar dan diberi selamatan. Ini untuk membangkitkan kembali masyarakat agar cinta budaya. Sekaligus membangkitkan kegiatan ekonomi mikro/UKM,” tunjuk KRA Bambang Setiawan Adiningrat selaku Ketua Pakasa Cabang Jepara, sekaligus pimpinan Sanggar Loka Budaya, menjawab pertanyaan iMNews.id, kemarin.

Disebutkan, kegiatan ritual religi dan budaya dalam rangka haul Eyang Sentono kali kedua nanti, akan dilibatkan ratusan orang yang terdiri dari warga Pakasa, elemen-elemen budaya dan spiritual religi serta jajaran Pemkab Jepara, baik dalam kepanitian maupun peraga kirab hingga larap atau upacara lurup selambu makam. Bahkan, semua terlibat pula dalam puncak acara berupa pentas wayang kulit yang digelar di helaman Pendapa Joglo Hadipuran yang juga menjadi pusat kegiatan Sanggar Loka Budaya.
Kirab budaya yang dirancang menempuh perjalanan beberapa ratus meter, akan finish di kompleks makam Eyang Sentono yang ada di Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan sebagai pusat kegiatan ritual haul. Sedangkan pentas wayang kulit yang menampilkan duet dalang Ki Aji Sumo dan Ki Agung Suryo L, mengambil lakon “Pandhu Swarga”, yang akan digelar di Sanggar Loka Budaya yang ada di kompleks kediaman KRA Bambang Setiawan Adiningrat.

Kegiatan ritual haul Eyang Sentono, dimaksudkan Ketua pakasa cabang Jepara sebagai pemanasan menyambut Hari Jadi Pakasa yang juga akan berlangsung kali kedua, akhir tahun 2022 nanti. Haul Eyang Sentono yang dirancanag setiap bulan Rabiulakhir atau Bakda Mulud yang kali ini jatuh 29 Oktober, hari Jadi Pakasa tepatnya pada tanggal 29 November. Rombongan Pakasa Jepara yang hadir pada rapat koordinasi pakasa di Surakarta sempat “ditantang” Ketua Paguyuban Reog Pakasa Ponorogo, KRAT Sunarso Suro Agul-agul, berapapun unit reog Ponorogo yang siap didukung.
“Iya. Tadi Kanjeng Narso (KRAT Sunarso Suro Agul-agul) menanyakan, butuh reog berapa unit?. Kami sangat terharu dan senang ditawari dukungan. Tetapi kami tidak bisa memutuskan. Informasi ini akan kami sampaikan kepada Ketua Pakasa Cabang, agar dibahas dalam rapat,” ujar KMAT Santi Puspaningrum mewakili utusan Pakasa Cabang jepara, menjawab pertanyaan iMNews.id, belum lama ini (iMNews.id, 16/10/2022). (won-i1)