28.4 C
Surakarta
Regional PPKM Darurat, Taman Satwa Taru Jurug Solo Tak Terima Pengunjung

PPKM Darurat, Taman Satwa Taru Jurug Solo Tak Terima Pengunjung

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Manajemen Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) tidak lagi menerima pengunjung selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, mulai 3-20 Juli.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Sekda (Sekretaris Daerah Surakarta, Ahyani) selaku Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 dan dewan pengawas. Per 3-20 Juli nanti kami tidak menerima pengunjung,” kata Direktur Utama (Dirut) Perumda TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, Jumat (2/7).

Ia menambahkan, keputusan itu adalah tindak lanjut atas penerapan PPKM Darurat di Solo. Salah satu konsekuensi pembatasan itu adalah penutupan tempat wisata, termasuk TSTJ.

Meski demikian kegiatan konservasi satwa di TSTJ tetap berjalan. “Sebagai lembaga konservasi kami tetap bekerja. Karena tidak lagi menerima pengunjung, nanti kami tinggal sesuaikan jam kerja karyawan dan menggeser tugas mereka. Baik utuk kegiatan kebersihan, arsip dan sebagainya.”

Keputusan untuk tidak menerima kunjungan wisatawan tersebut, imbuh Bimo, sudah disosialisasikan melalui akun Instagram resmi TSTJ, @jurugsolozoo.

“Semua kegiatan yang berhubungan dengan pengunjung kami hentikan, termasuk mancing dan gowes. Pokoknya kami beroperasi internal sebagai lembaga konservasi saja,” tegas Bimo. (F Pradipta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait