28.4 C
Surakarta
Regional Bengawan Solo Meluap, Puluhan Rumah Terendam

Bengawan Solo Meluap, Puluhan Rumah Terendam

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu Bengawan Solo, menyebabkan permukaan sungai tersebut naik. Akibatnya puluhan rumah di tepi sungai tersebut terendam, Kamis (4/2).

Rumah-rumah yang terendam itu berada di daerah langganan banjir. Yakni Kelurahan Sewu dan Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres.

“Rabu malam sekitar pukul 19.00 permukaan Bengawan Solo mulai naik. Air mulai masuk ke rumah-rumah warga pada pukul 22.10,” kata Sri Mahanani Budi Utomo, selaku Ketua Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) Sewu.

Di rumah warga, ketinggian air mencapai 80 cm. “Kamis dini hari warga sudah mengungsi ke tenda di atas tanggul. Sebagian lainnya memilih mengungsi ke rumah saudara.”

Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surakarta, Hananto, menjelaskan jika korban banjir akibat luapan Bengawan Solo tersebut berjumlah 55 kepala keluarga (KK). Di Kelurahan Sewu korban banjir sebanyak 25 KK, adapun 30 KK lainnya adalah warga Kampung Gulon, Kelurahan Jebres.

“Warga Kampung Gulon sudah mengungsi di tempat yang aman,” terang dia.

Pantauan terhadap kondisi Bengawan Solo terus dilakukan BPBD, hingga beberapa waktu ke depan. Warga yang masih tinggal di sekitar sungai juga diminta waspada, karena curah hujan masih tinggi.

Sementara itu Petugas Pos Pantau Jurug, Joko Widodo, menerangkan bahwa tinggi muka air (TMA) Bengawan Solo mencapai 9,07 meter, sejak Kamis dini hari hingga Kamis pagi. Ketinggian permukaan air di pos tersebut sudah mencapai level siaga kuning mulai Rabu malam dan siaga merah pada Kamis dini hari. Kondisi ini dipicu kiriman air dari Kali Samin Sukoharjo dan Kali Dengkeng Klaten. (FP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait