26.3 C
Surakarta
Seni Perlu Ada Penelitian Wayang dari Kajian Ekonomi

Perlu Ada Penelitian Wayang dari Kajian Ekonomi

Baca Juga

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Bupati Demak Gelisah Karena Warganya Sudah Kehilangan Tata-krama dan Sopan-santun

Pakasa Cabang Dibentuk untuk Diajak Bersama Hadapi Radikalisme dan Inteoleransi DEMAK, iMNews.id - Bupati Demak Hj dr Eistianah SE mengungkapkan...

“Ting-ting Hik, Jadah Jenang Wajik, Aja Lali Tinge Kobong….” (2-habis)

Dipindah ke Kupel Segaran untuk Meramaikan Kebon Raja IMNEWS.ID - UPACARA adat hajad dalem Malem Selikuran atau Lailatul Qadar untuk memperingati...
~Pariwara~

SOLO, iMNews.id – Kesenian wayang Indonesia memiliki potensi untuk bersaing dalam trend ekonomi (industri) kreatif dunia. Namun potensi itu harus didukung dengan pemikiran-pemikiran kreatif dari kajian ilmu ekonomi.

Dekan Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia Surakarta Dr Sugeng Nugroho mengatakan, di era industri kreatif sekarang diperlukan kajian wayang dalam perspektif ilmu ekonomi. Namun sayangnya, penelitian yang mengkaji kesenian wayang dari ilmu ekonomi masih langka kalau tidak bisa dikatakan belum ada.

“Saya belum pernah membaca adanya penelitian wayang dari kajian ekonomi. Kalu ada saya kira itu sangat bagus bagi perkembangan wayang di masa mendatang,’’ ujar dia, baru-baru ini.

Menurut penuturan dia, penelitian wayang dari sudut ilmu ekonomi bisa mengkaji misalnya tentang akuntabilitas pengelolaan pertunjukan. Dengan akuntabilitas maka manajemen wayang yang sebelumnya masih bersifat tradisional bisa dikelola dengan manajemen modern.

“Menejemen modern saya kira perlu dikaji apakah bisa diterapkan dalam pertunjukan wayang. Sebab dengan menejemen modern kesenian wayang akan mampu bersaing dengan kesenian lain termasuk dari wilayah seni populer,” ujar Dosen yang mengajar di Jurusan Pedalangan FSP ISI Surakarta itu.

Seperti telah diketahui, saat ini dunia sedang memasuki trend ekonomi (industri) kreatif dalam gelombang ekonomi dunia. Sementara salah satu sub sektor dari ekonomi kreatif tersebut adalah seni pertunjukan yang dimungkinkan memiliki potensi besar. “Wayang sebagai bagian dari seni pertunjukan saya kira memiliki potensi dalam ekonomi kreatif.  Namun harus didukung pemikiran-pemikiran kreatif di antaranya melalui kajian khususnya dari ilmu ekonomi,’’ tandasnya.(Krisna Dewata)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terkini

Sinyal-sinyal Kegelisahan Warga Kabupaten Demak, Cermin Kebutuhan Riil Nilai-nilai Budaya

Pakasa Diharapkan Menjadi Mitra Pemerintah, untuk Penguatan Ketahanan Budaya IMNEWS.ID - BILA menyimak ungkapan Bupati Demak KMAy Hj dr Eistianah  Retno...

Berita Terkait