Read more about the article Spekulasi Tetap Bermunculan di Sekitar Panggung Suksesi, Nilai-nilai Kearifan Budaya Akan Menjelaskan
MASIH KOSONG : Di Bangsal Parasedya Pendapa Sasana Sewaka, selain hiasan foto Sinuhun PB XIII (alm) dan hiasan karangan bunga, ada sebuah kursi tampak kosong di dekat meja kecil. Ini adalah isyarat tegas dan jelas, bahwa kepemimpinan di Kraton Mataram Surakarta masih kosong, dianggap belum ada penggantinya.(foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Spekulasi Tetap Bermunculan di Sekitar Panggung Suksesi, Nilai-nilai Kearifan Budaya Akan Menjelaskan

Pemimpin Selalu Disiapkan dengan "Tuntunan" Positif dan Ideal, Bukan Hasil dari Ambisi dan "Kebetulan" IMNEWS.ID - SETELAH lima pimpinan cabang Pakasa memberikan pandangan, saran dan masukannya mengenai hal-ikhwal proses suksesi atau…

0 Comments
Read more about the article Generasi Dalang Penganut Idealisme “Nggelar Jagad Pakeliran” Sudah Habis (seri 4 -bersambung)
RISIKO PILIHAN : Ki Joko Sabdolelono sudah meyakini ada risiko atas pilihannya menekuni jenis pedalangan "wayang ruwat". Walau frekuensi job pentas ruwatan sangat sedikit, tetapi dia dikenal sebagai dalang yang konsisten menjaga marwah wayang kulit sebagai seni doa yang sakral. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Generasi Dalang Penganut Idealisme “Nggelar Jagad Pakeliran” Sudah Habis (seri 4 -bersambung)

Rezim yang Membiayai Desakralisasi Tumbang, Para Dalang Kehilangan "Juragan" IMNEWS.ID - ZAMAN keemasan seni pertunjukan wayang kulit yang telah membuat sukses Ki Anom Suroto (alm) dan Ki Manteb Soedharsono (alm), juga…

0 Comments
Read more about the article Generasi Dalang Penganut Idealisme “Nggelar Jagad Pakeliran” Sudah Habis (seri 3 -bersambung)
SANG MAESTRO : Sang maestro dalang Ki Anom Suroto saat menikmati masa jaya keemasannya sebelum tahun 2.000. Kehadirannya di manapun terutama saat pentas, selalu membuat siapapun yang melihatnya "kagum" pada penampilannya yang serba "glamor" untuk ukuran seni pedalangan saat itu. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Generasi Dalang Penganut Idealisme “Nggelar Jagad Pakeliran” Sudah Habis (seri 3 -bersambung)

Dua Maestro Dalang, Pepadi dan Senawangi "Sukses" Mendesakralisasi dan Demitologisasi Wayang IMNEWS.ID - "BERPULANGNYA" Ki Anom Suroto (iMNews.id, 23/10/205) terkesan menggenapi "kepergian" dua maestro dalang yang memiliki ciri kemampuan menonjol berbeda.…

0 Comments
Read more about the article Upacara Adat Wilujengan Nagari Mahesa Lawung Menunjukkan Islam yang “Pengayom” (seri 4 – habis)
MENGGALI POTENSI : Sinuhun PB II menggali seluruh potensi sumber keuangannya termasuk dari keluarga sang ibu (KR Kentjana Kudus), untuk membiayai perencanaan pindah dan membangun Ibu Kota baru bagi Mataram Islam di Surakarta, dan disisakan untuk PB III saat membangun Panggung Sangga Buwana. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Upacara Adat Wilujengan Nagari Mahesa Lawung Menunjukkan Islam yang “Pengayom” (seri 4 – habis)

Menggali Potensi Ekonomi untuk Membangun Peradaban, tak Mungkin Membiayai "Agenda Perang" IMNEWS.ID - UPACARA adat "Wilujengan Nagari Sesaji Mahesa Lawung" yang hingga kini sudah 280 tahun dijalankan secara rutin tiap tahun…

0 Comments
Read more about the article Generasi Dalang Penganut Idealisme “Nggelar Jagad Pakeliran” Sudah Habis (seri 2 -bersambung)
SAAT BERBAGI : Para dalang generasi maestro Ki Anom Suroto dan Ki Manteb Soedharsono di awal tahun 2000-an masih sering berkumpul saling berbagi, salah asah-asih dan asuh antar sesama, bahkan dengan generasi dalang di atas dan di bawahnya, di Pondok Seni Timasan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Generasi Dalang Penganut Idealisme “Nggelar Jagad Pakeliran” Sudah Habis (seri 2 -bersambung)

Generasi Dalang Muda rata-rata Miskin Nilai Kapujanggan dan Pengetahuan Umum IMNEWS.ID - "KEPERGIAN" dua maestro dalang yang masih konsisten pada nilai-nilai idealistik mampu "menggelar" sekaligus "menggulung jagad pakeliran", berarti generasi sumber…

0 Comments
Read more about the article Upacara Adat Wilujengan Nagari Mahesa Lawung Menunjukkan Islam yang “Pengayom” (seri 3 – bersambung)
FORMASI TERBATAS : Walau bisa berjajar tiga, tetapi formasi barisan Bregada Prajurit Korsik Drumband Tamtama harus memangkas jarak agar lebih ringkas untuk menyesuaikan gang yang sempit. Seperti itulah gambaran akses gang menuju tempat upacara Sesaji Mahesa Lawung, "Alas Krendawahana". (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Upacara Adat Wilujengan Nagari Mahesa Lawung Menunjukkan Islam yang “Pengayom” (seri 3 – bersambung)

Mirip Upacara Adat "Adang Tahun Dal", Kurang Dikenal Internal Masyarakat Adat IMNEWS.ID - KARENA dari citra visualnya ada kesamaan pemandangannya dalam waktu yang panjang, maka ada pertanyaan yang sama antara yang…

0 Comments
Read more about the article Generasi Dalang Penganut Idealisme “Nggelar Jagad Pakeliran” Sudah Habis (seri 1 -bersambung)
"MEMBIMBING YUNIOR" : Dua maestro dalang Ki Anom Suroto dan Ki Manteb Soedharsono yang hadir saat Ki Purbo Asmoro menggelar pentas wayang "Sekaten" di Alun-alun Kidul Kraton Mataram Surakarta jauh sebelum 2017, memberi kesan dua senior maestro wayangan klasik itu sedang membimbing yuniornya. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Generasi Dalang Penganut Idealisme “Nggelar Jagad Pakeliran” Sudah Habis (seri 1 -bersambung)

Sikap Berkeseniannya Sudah Terlanjur Dihitung dengan Standar Industri Seni IMNEWS.ID - "WAYANG kulit adalah upacara adat yang sakral", begitu pernyataan singkat dan tandas Ki Dr Purwadi. Pernyataan itu tentu terarah pada…

0 Comments
Read more about the article Gusti Moeng Khawatir Benda-benda Bersejarah yang Tergeletak Malah Gampang “Menguap”
DONGA WILUJENGAN : Suasana setelah berlangsung "donga wilujengan" yang dipimpin abdi-dalem juru-suranata RT Irawan Wijaya Pujodipuro. "Pisowanan" kecil di Bangsal Smarakata, Rabu (22/10) siang tadi digelar Bebadan Kabinet 2004 sebagai syarat dan awal pekerjaan revitalisasi Museum Art Gallery kraton. (foto : iMNews.id/Dok)

Gusti Moeng Khawatir Benda-benda Bersejarah yang Tergeletak Malah Gampang “Menguap”

Siang Tadi Digelar Wilujengan, Untuk Memulai Revitalisasi Museum SURAKARTA, iMNews.id - Bebadan Kabinet 2004 Kraton Mataram Surakarta, Rabu (22/10) siang tadi menggelar "donga wilujengan" di Bangsal Smarakata. "Pisowanan" kecil untuk…

0 Comments
Read more about the article Upacara Adat Wilujengan Nagari Mahesa Lawung Menunjukkan Islam yang “Pengayom” (seri 2 – bersambung)
WALAU ADA KIRAB : Meskipun ada unsur kirab prosesi membawa uba-rampe "Wilujengan Nagari Sesaji Mahesa Lawung", namun ritual yang berada di luar kraton saat hendak menuju lokasi "punden berundak" tempat upacara di "Alas Krendawahana", tak punya daya tarik pengunjung seperti halnya Sekaten Garebeg Mulud.(foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Upacara Adat Wilujengan Nagari Mahesa Lawung Menunjukkan Islam yang “Pengayom” (seri 2 – bersambung)

Ritual yang "Masih Asing" Bagi Sebagian Besar Elemen Pakasa Cabang IMNEWS.ID - SEPENINGGAL tokoh-tokoh seperti KRMH Sapardi Rio Yosodipuro, KRT Kalinggo Honggodipuro dan KPA Winarno Kusumo, Kraton Mataram Surakarta benar-benar mengalami…

0 Comments
Read more about the article Upacara Adat Wilujengan Nagari Mahesa Lawung Menunjukkan Islam yang “Pengayom” (seri 1 – bersambung)
SUMBER INFORMASI : Gusti Moeng sebagai pemimpin dan pelopor pelestarian Budaya Jawa dan kraton sebagai lembaga sumbernya saat memimpin ritual Sesaji Mahesa Lawung di "Alas Krendawahana", Senin (20/10). Dia sangat ideal menjadi sumber informasi edukatif masa kini, karena berjuang untuk peradaban luas. (foto : iMNews.id/Won Poerwono)

Upacara Adat Wilujengan Nagari Mahesa Lawung Menunjukkan Islam yang “Pengayom” (seri 1 – bersambung)

Krisis "Kawruh" Budaya dan Sejarah Kraton Serta SDMnya, Juga Lumpuhnya Sumber Informasi IMNEWS.ID - SEIRING dengan pergantian zaman yang diikuti dengan pergantian generasi, terlebih paradigma tentang Kraton Mataram Surakarta yang juga…

0 Comments